Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penguatan Kapasitas Ekonomi UMKM melalui Pelatihan Teknologi Digital Dasar sebagai Strategi Adaptasi Digital Yomeini Margareth; Denny Nabawi; Rahellia Panjaitan; Ahmad Khoirun Najib; Hamira Hamira
ALMUJTAMAE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): April
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/almujtamae.v6i1.23861

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, namun tingkat adopsi teknologi digital, khususnya pada kelompok usaha ibu rumah tangga, masih relatif rendah. Keterbatasan literasi digital dan keterampilan teknis menjadi hambatan utama dalam pemanfaatan platform digital untuk meningkatkan kinerja usaha. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas ekonomi UMKM melalui pelatihan teknologi digital dasar sebagai strategi adaptasi digital. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan aplikatif melalui ceramah, tutorial pendampingan, dan diskusi. Kegiatan dilaksanakan secara luring pada 28 Juni 2025 di Kota Palembang dengan melibatkan 25 pelaku UMKM ibu rumah tangga sebagai peserta. Materi pelatihan difokuskan pada peningkatan literasi digital, pemanfaatan marketplace Shopee, serta pembuatan video singkat promosi produk. Evaluasi dilakukan secara deskriptif dan kualitatif melalui observasi, kuesioner pra dan pasca kegiatan, hasil praktik peserta, serta umpan balik selama diskusi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan, keterampilan teknis, dan sikap positif peserta terhadap pemanfaatan teknologi digital. Peserta mampu mengelola toko daring sederhana dan menghasilkan konten promosi digital yang aplikatif. Selain itu, kegiatan ini meningkatkan kepercayaan diri dan kesiapan peserta dalam mengadopsi teknologi digital secara mandiri. Simpulan utama menunjukkan bahwa pelatihan teknologi digital dasar efektif dalam mendukung adaptasi digital UMKM.
Analisis Motivasi Kerja Gen Z Dengan Landasan Teori Atribusi: Studi Tinjauan Literatur di Indonesia Denny Nabawi; Hamira Hamira; Ahmad Khoirun Najib; Ana Yanovi
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1069

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis motivasi kerja Generasi Z (Gen Z) di Indonesia dengan menggunakan teori atribusi sebagai kerangka untuk menafsirkan pengaruh faktor internal maupun eksternal. Penelitian dilakukan melalui tinjauan sistematis terhadap 36 artikel ilmiah terbitan 2019–2025 yang diperoleh dari Google Scholar, SINTA, dan Garuda. Hasil analisis menunjukkan bahwa faktor eksternal memiliki pengaruh lebih dominan sebesar 58% dibandingkan faktor internal sebesar 42%. Faktor eksternal, seperti lingkungan sosial, budaya organisasi, teknologi digital, fleksibilitas kerja, dan pengembangan karir, mendorong motivasi Gen Z melalui terciptanya keterhubungan, efisiensi, keseimbangan hidup, dan peluang berkembang. Sementara itu, faktor internal berupa pengembangan diri, otonomi, dan makna kerja memperkuat motivasi intrinsik mereka. Temuan ini menegaskan bahwa organisasi di Indonesia perlu mengembangkan budaya kerja yang kolaboratif dan adaptif, sejalan dengan karakter Gen Z yang lebih menghargai kebersamaan dan kebermaknaan kerja, berbeda dengan kecenderungan Gen Z di beberapa negara Eropa yang lebih individualistis. Dengan demikian, kajian ini memberikan pemahaman praktis bagi dunia kerja Indonesia dalam merancang strategi pengelolaan SDM yang sesuai dengan ekspektasi generasi mendatang.   This study aims to analyze the work motivation of Generation Z (Gen Z) in Indonesia by using attribution theory as a framework to interpret the influence of internal and external factors. The study was conducted through a systematic review of 36 scientific articles published between 2019 and 2025 obtained from Google Scholar, SINTA, and Garuda. The analysis results show that external factors have a more dominant influence of 58% compared to internal factors of 42%. External factors, such as social environment, organizational culture, digital technology, work flexibility, and career development, drive Gen Z’s motivation through the creation of connectedness, efficiency, work-life balance, and growth opportunities. Meanwhile, internal factors, including self-development, autonomy, and meaningful work, strengthen their intrinsic motivation. These findings emphasize that organizations in Indonesia need to develop a collaborative and adaptive work culture, in line with the characteristics of Gen Z who value togetherness and meaningful work, in contrast to the tendency of Gen Z in some European countries who are more individualistic. Thus, this study provides practical insights for the Indonesian workplace in designing human resource management strategies that meet the expectations of the next generation.  
STRATEGI PENINGKATAN CAPACITY PRODUCTION DAN DIGITAL MARKETING UMKM RINJANI SNACKS MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA Sri Andaiyani; Dessy Yunita; Hamira Hamira
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5133-5140

Abstract

Perekonomian indonesia saat ini tentunya terus menerus berkembang di era digital ini. Sektor industri pengolahan terutama subsektor industri makanan dan minuman terus menerus dikembangkan karena mampu mendayagunakan penduduk usia produktif. Mitra UMKM Rinjani Snack yang bertempat di kota Palembang, merupakan sasaran mitra yang menjadi perhatian khusus dalam pengembangannya di aspek produksi, manajemen usaha, dan juga literasi keuangan. Mitra rinjani snack memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan melalui metode yang dilakukan baik dari sosialisasi, pelatihan, penggunaan teknologi tepat guna, dan juga evaluasi. Hasil dari pengabdian PKM ini ialah bahwa mitra telah mampu untuk memasarkan produknya lebih jauh dan lebih luas lagi melalui media sosial dan e-commerce. Serta mitra mampu melakukan peningkatan kapasitas produksi dalam jumlah yang lebih besar dengan menggunakan teknologi tepat guna yang diberikan.Â