Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Developing Strategies for Improving The Performance of Educational Institutions Using The European Excellence Model: Pengembangan Strategi Peningkatan Kinerja Institusi Pendidikan Menggunakan European Excellence Model Rudi Nurdiansyah; Muhammad Izzul Aufa; Nikmatus Sholikha; Chintia Dwi Wangsa Kuswardani; Tamara Rahma Widowati
PROZIMA (Productivity, Optimization and Manufacturing System Engineering) Vol. 9 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/prozima.v9i2.1693

Abstract

This study aims to develop performance improvement strategies for educational institutions based on theEuropean Excellence Model (EEM). The research is conducted at an upper secondary-level educational institution in Malang City using a self-assessment method and a questionnaire constructed based on seven criteria and 32 subcriteria of the EEM. The analysis involves scoring and examining correlations between the Direction and Execution dimensions with the Results dimension, particularly stakeholder perceptions. The institution scores a total of 360 points, identifying several priority areas for improvement, such as organizational culture and performance transformation. The proposed strategies leverage significant internal strengths to address the identified weaknesses
Pembuatan Tempat Pemilah Sampah sebagai Strategi Peningkatan Kualitas Lingkungan pada Desa Mangliawan Rudi Nurdiansyah; Zaky Salman Alfarisi; Risma Salaza Yuniashafa; Abdul Muid; Anik Dwiastuti; Nikmatus Sholikha; Chintia Dwi Wangsa Kuswardani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan aplikasi Teknologi Vol. 4, No. 1: March 2025
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.adipati.2025.v4i1.6878

Abstract

Desa Mangliawan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, memiliki potensi besar dalam pengembangan masyarakat dan lingkungan. Namun, desa ini menghadapi tantangan dalam pengelolaan sampah akibat rendahnya partisipasi masyarakat dalam memilah sampah serta keterbatasan fasilitas tempat sampah. Observasi menunjukkan bahwa banyak sampah yang dibuang sembarangan, menimbulkan bau tidak sedap dan berpotensi mencemari lingkungan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tempat pemilah sampah perlu dibuat untuk membantu masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah dengan lebih efektif. Selain penyediaan fasilitas fisik, juga dilakukan pelatihan dan demonstrasi pemilahan sampah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Hasil implementasi menunjukkan bahwa adanya tempat pemilahan sampah mendorong masyarakat untuk lebih sadar dalam memilah sampah sejak dari sumbernya. Hal ini berdampak pada pengurangan jumlah sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir, serta meningkatkan potensi daur ulang dan pemanfaatan sampah sebagai sumber ekonomi. Dengan demikian, program ini tidak hanya berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, tetapi juga membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.