Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Analisis Tingkat Literasi Gizi Terhadap Pola Makan Pada Orang Dewasa Faizah, Alfia Nur; Prasetya Muninggar, Dian Luthfita; Larasati, Meirina Dwi; Jaelani, Mohammad; Yuniarti, Yuniarti
JURNAL RISET GIZI Vol 11, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v11i1.10771

Abstract

Latar Belakang: Literasi gizi merupakan kemampuan seseorang dalam memperoleh, mengolah, dan memahami informasi terkait gizi sehingga dapat mengambil keputusan mengenai pangan yang meliputi pengetahuan seseorang tentang kesehatan, motivasi, kemampuan mengakses, memahami, menilai dan menerapkan informasi kesehatan. untuk memelihara atau meningkatkan kesehatannya. Tingkat literasi gizi dapat mempengaruhi perilaku makan dan pola makan seseorang.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan tingkat literasi gizi terhadap pola makan.Metode : Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan desain studi cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara snowball sampling sehingga diperoleh 121 sampel. Data yang dikumpulkan adalah karakteristik sampel (umur, jenis kelamin, ras dan suku, status gizi, fakultas), tingkat literasi gizi, dan pola makan. Kuesioner yang digunakan adalah NLS (Nutrition Literacy Scale) untuk mengukur tingkat literasi, dan FFQ (Food Frekuensi Questionnaire) untuk melihat pola makan. Data diisi secara mandiri oleh responden melalui kuesioner online. Hasil analisis bivariat menggunakan Chi-Square.Hasil : Terdapat hubungan yang signifikan antara literasi gizi dengan pola makan (P = 0,000). dengan koefisien positif (CI = 95%, p0,05).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara literasi gizi dengan pola makan.
Edukasi Gizi Konsumsi Sayur dan Buah Untuk Pencegahan Obesitas Remaja Kelurahan Pedurungan Tengah Semarang Jaelani, Mohammad; Larasati, Meirina Dwi; Muninggar, Dian Luthfita Prasetya
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 5 No 2 (2025): JPMI - April 2025
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.3421

Abstract

Konsumsi 5 porsi sayur dan buah menjadi salah satu rekomendasi penerapan gizi seimbang sebagai upaya pencegahan penyakit tidak menular dan risiko obesitas. Sayangnya, hanya 2,5% remaja Indonesia konsumsi 5 porsi sayur dan buah setiap hari. Hanya 30% remaja Kelurahan Pedurungan Tengah yang mengonsumsi sayur dan buah setiap hari dan cenderung memilih makanan cepat saji. Upaya pencegahan obesitas melalui edukasi gizi pada remaja menjadi salah satu alternatif metode pencegahan risiko penyakit tidak menular sejak dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kebiasaan konsumsi sayur dan buah sebagai pencegahan obesitas remaja melalui kegiatan edukasi gizi dan pendampingan penerapan konsumsi sayur dan buah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan edukasi, demonstrasi dan praktik isi piring. Peserta kegiatan sejumlah 24 orang remaja yang didampingi oleh kader kesehatan di wilayah Kelurahan Pedurungan Tengah Kota Semarang. Hasil evaluasi pemahaman menunjukkan hasil yang sangat memuaskan sebesar 92% memiliki pengetahuan baik tentang konsumsi sayur dan buah. Hasil monitoring dan evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta dapat mendemonstrasikan model isi piring makan harian. Edukasi ini dapat meningkatkan pengetahuan dan penerapan porsi konsumsi sayur dan buah. Program edukasi gizi ini sangat penting untuk mendukung kebiasaan pola makan seimbang sebagai upaya pencegahan obesitas.
Gambaran Self-Management Diet dan Kadar Glukosa Darah Penderita Diabetes Mellitus Nofita Sari, Rista Angelina; Larasati, Meirina Dwi
NUTRITURE JOURNAL Vol. 4 No. 1 (2025): Nutriture Journal
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31290/nj.v4i1.4887

Abstract

Abstrak Latar belakang: Self-management Diabetes Melitus (DM) merupakan tindakan individu dalam pengelolaan penyakit DM. Salah satu aspeknya adalah manajemen diet yang efektif sebagai upaya mengontrol kadar glukosa darah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran self-management dan kadar glukosa darah pada penderita diabetes mellitus. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan rancangan cross-sectional. Pengambilan subjek menggunakan simple random sampling. Subjek yang digunakan yaitu 15 pasien DM di Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Cara pengumpulan data self-management diet menggunakan kuisioner The Self-Management Dietary Behaviors Questionnaire (SMDBQ) dengan 16 item pertanyaan dan dikategorikan menjadi 3, yaitu SMDB rendah (skor <32), SMDB sedang (skor 32-48), dan SMDB tinggi (skor 49-64) dengan teknik wawancara. Sedangkan data glukosa darah diperoleh melalui catatan rekam medis pasien dan dikategorikan menjadi 2, yaitu terkontrol (70-125 mg/dl) dan tidak terkontrol (? 126 mg/dl). Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil: Subjek penelitian memiliki self-manajement diet rendah (20%) dan sedang (80%). Subjek yang memiliki self-management diet kategori rendah memiliki kadar glukosa darah tidak terkontrol (100%). Simpulan: Subjek cenderung memiliki self-management kategori sedang dan kadar glukosa darah tidak terkontrol. Kata Kunci: Diabetes Mellitus; Kadar Glukosa Darah; Self-Management Diet
Pengaruh Edukasi Gizi dengan Media E-Modul terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Gizi pada Remaja Overweight dan Obesitas di SMP Negeri 3 Tasikmadu ardita, sahihsinda kurnia; Prihatin, Setyo; Tursilowati, Susi; Yuniarti, Yuniarti; Larasati, Meirina Dwi
JURNAL RISET GIZI Vol. 10 No. 1 (2022): Mei (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v10i1.7708

Abstract

   Background : Overweight and obesity are risk factors for chronic disease in adulthood. Factors that affect  problem of overnutrition is  level of knowledge. The national prevalence of overnutrition in adolescents aged 13-15 years has increased since 2013 to 2018.   Objective: To determine effect of nutrition education with e-module media on knowledge, attitudes, nutritional behavior of overweight and obese adolescents.   Methods: This is a nutrition science research with a quasi-experimental type of research and a pretest-posttest control group design. The number of respondents in each group amounted to 21 respondents. Research time for 4 weeks. The data collected are knowledge, attitudes,  nutritional behavior through filling out questionnaire with an online google form. The knowledge and attitude forms each consist of 20 nutrition questions. Nutritional behavior using Qualitative FFQ form. Statistical analysis using Independent t-test, Mann-Whitney Test, Linear Regression.   Results : There is an effect of nutrition education with e-module on nutrition knowledge (p < 0.05); nutritional attitude in the first, third, fourth week (p < 0.05); and nutrition frequency of consumption all  risk foodstuffs causing excess nutrition (p < 0.05) except for group of foods that are fat sources and their processed products (p > 0.05).    Conclusion : There is an effect of nutrition education with e-module media on nutrition knowledge and attitudes. There is no effect of nutrition education with e-module media on the nutritional behavior of the group of foodstuffs with fat sources and their processed products.
Analisis Tingkat Literasi Gizi Terhadap Pola Makan Pada Orang Dewasa Faizah, Alfia Nur; Prasetya Muninggar, Dian Luthfita; Larasati, Meirina Dwi; Jaelani, Mohammad; Yuniarti, Yuniarti
JURNAL RISET GIZI Vol. 11 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v11i1.10771

Abstract

Latar Belakang: Literasi gizi merupakan kemampuan seseorang dalam memperoleh, mengolah, dan memahami informasi terkait gizi sehingga dapat mengambil keputusan mengenai pangan yang meliputi pengetahuan seseorang tentang kesehatan, motivasi, kemampuan mengakses, memahami, menilai dan menerapkan informasi kesehatan. untuk memelihara atau meningkatkan kesehatannya. Tingkat literasi gizi dapat mempengaruhi perilaku makan dan pola makan seseorang.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan tingkat literasi gizi terhadap pola makan.Metode : Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan desain studi cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara snowball sampling sehingga diperoleh 121 sampel. Data yang dikumpulkan adalah karakteristik sampel (umur, jenis kelamin, ras dan suku, status gizi, fakultas), tingkat literasi gizi, dan pola makan. Kuesioner yang digunakan adalah NLS (Nutrition Literacy Scale) untuk mengukur tingkat literasi, dan FFQ (Food Frekuensi Questionnaire) untuk melihat pola makan. Data diisi secara mandiri oleh responden melalui kuesioner online. Hasil analisis bivariat menggunakan Chi-Square.Hasil : Terdapat hubungan yang signifikan antara literasi gizi dengan pola makan (P = 0,000). dengan koefisien positif (CI = 95%, p<0,05).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara literasi gizi dengan pola makan.
Pengaruh Pemberian Puding Wortel dan Mentimun Terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Prehipertensi Umaila, Lulu; Larasati, Meirina Dwi; Ambarwati, Ria
JURNAL RISET GIZI Vol. 11 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v11i1.10780

Abstract

Latar belakang: Penanganan hipertensi menggunakan obat antihipertensi memiliki efek samping gangguan gastrointestinal seperti kenaikan asam lambung, sakit perut, mual, muntah, mulut kering, gusi bengkak dan sariawan. Solusi untuk pencegahan dan penanggulangan hipertensi yaitu dengan terapi nonfarmakologis. Salah satu terapi nonfarmakologis adalah dengan meningkatkan asupan kalium. Wortel dan mentimun merupakan sayuran sumber kalium yang dapat dikonsumsi untuk mengontrol tekanan darah.Tujuan: mengetahui pengaruh pemberian puding wortel dan mentimun terhadap penurunan tekanan darah pada wanita dewasa prehipertensi.Metode: Jenis penelitian merupakan true eksperimen dengan rancangan randomized pretest-posttest with control group. Sampel sebanyak 23 wanita usia 35-45 tahun dibagi ke dalam kelompok perlakuan dan kontrol. Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Kelompok perlakuan menerima puding wortel dan mentimun sebanyak ± 180 gram perhari selama seminggu. Uji statistik menggunakan Independent T-Test, Mann Whitney, Paired T Test, Wilcoxon dan ANOVA Repeated Measure.Hasil: Tidak terdapat perbedaan tekanan darah sistolik (p=0,133) dan diastolik (p=0,313) yang signifikan sebelum dan sesudah pemberian puding wortel dan mentimun. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan terhadap perubahan tekanan darah sistolik (p=0,834) dan diastolik (p=0,487) yang dikontrol dengan faktor perancu. Kesimpulan: Pemberian puding wortel dan mentimun selama seminggu mampu menurunkan tekanan darah sistolik secara klinis sebesar -2,25 mmHg dan diastolik sebesar -1,5 mmHg meskipun secara statistik tidak signifikan. Penurunan tekanan darah terbesar terjadi pada hari ke 4 yaitu tekanan darah sistolik menjadi sebesar 109,83 mmHg dan diastolik sebesar 76,400 mmHg.
Efektifitas Kombinasi Buah Pisang Dan Jambu Biji Terhadap Daya Terima Dan Nilai Gizi Jus Sebagai Alternatif Selingan Bagi Pasien Hipertensi Azzahro, Afinsa Kumalasari; Jaelani, Mohammad; Larasati, Meirina Dwi
JURNAL RISET GIZI Vol. 11 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v11i1.10786

Abstract

Latar Belakang : Hipertensi merupakan penyebab kematian utama dan kecacatan tertinggi di Indonesia. Konsumsi 2 porsi buah per hari dikaitkan dengan penurunan risiko hipertensi sebesar 7%. Kandungan kalium pada pisang dapat menghambat reabsorpsi natrium di ginjal dan meningkatkan ekskresi natrium melalui urin. Penambahan jambu biji diharapkan dapat mencegah terjadinya browning dan menurunkan tekanan darah.Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh komposisi buah pisang dan jambu biji terhadap daya terima dan kandungan gizinya.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan rancangan acak lengkap (RAL). Data yang dikumpulkan adalah data kadar kalium dan vitamin C serta uji organoleptik dengan tingkat kesukaan. Uji Krukal Wallis untuk mengetahui pengaruh formula dengan uji organoleptik dan uji One Way Anova untuk mengetahui pengaruh formula terhadap kadar kalium dan vitamin C.Hasil: Kandungan kalium dan vitamin C dalam 1 porsi jus kombinasi adalah F1 (124.25; 59.71 mg), F2 (127.58 ; 57.23 mg) dan F3 (115.49 ; 51.24 mg). Terdapat perbedaan penerimaan panelis terhadap warna (p=0,008) dan rasa (p=0,014). Tingkat penerimaan jus kombinasi adalah 63% konsumen dapat menghabiskan 75% porsi F1, 23% pada F2, dan 43% pada F3.Kesimpulan: Berdasarkan hasil uji organoleptik dengan parameter warna, aroma, rasa dan kekentalan panelis, konsumen menyukai formula jus F1.
Edukasi Diet Diabetes Puasa untuk Mengendalikan Gula Darah Saat Menjalankan Puasa Ramadhan Jaelani, Mohammad; Larasati, Meirina Dwi; Muninggar, Dian Luthfita Prasetya; Rosidi, Ali
JURNAL RISET GIZI Vol. 12 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v12i1.11470

Abstract

Background: Fasting during Ramadan could have negative effects on individuals with Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM), as it would lead to hypoglycemia or hyperglycemia. Non-compliance with the recommended diet during fasting is one of the factors that can trigger these conditions. Knowledge about the appropriate diet plays a crucial role in successfully adhering to the diet.  Objective: The aim of this study is to assess the effect of providing T2DM education during Ramadan fasting on knowledge and fasting blood glucose levels.  Method: This study is an experimental research conducted using a randomized controlled trial design with a pretest-posttest control group design. The participants of this study were T2DM patients from Tlogosari Kulon Community Health Center and Kedungmundu Community Health Center who were enrolled in the Prolanis program and did not have any complications related to kidney failure or stroke. A total of 46 participants were divided into a treatment group and a control group. The treatment group received nutritional education on managing their diet while fasting during Ramadan. This education was provided one week prior to the start of Ramadan fasting. Data collection included assessing knowledge, food intake, nutritional status, and fasting blood glucose levels before and after Ramadan fasting. The collected data will be analyzed using univariate analysis to describe the research data and to test the impact of nutrition education on knowledge and fasting blood glucose levels levels. The independent t-test with a significance level of α=0.05 will be used for this analysis.Result: There was a significant difference before and after being given nutrition education in intervention group on increasing knowledge levels in the intervention group (p=0.029) also lowering the blood glucose levels                 (p = 0.000). Providing education to the intervention group increased the knowledge score from 68.56 +12.81 to 79.26+9.47. There was an increase in knowledge leves by 10.70+3.34 in the intervention group. Nutritioneducation also reduced fasting blood glucose levels in intervention gropus from 177.78 + 79.61 to 141.35 + 43.78. There was a lowering in the blood glucose levels by -36.43 + 71.89 in the intervention group.Conclusion: There is a relationship between fasting ramadhan diabetes education with knowledge and blood glucose levels.
Pengaruh Edukasi Gizi dengan Media E-Modul terhadap Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Gizi pada Remaja Overweight dan Obesitas di SMP Negeri 3 Tasikmadu ardita, sahihsinda kurnia; Prihatin, Setyo; Tursilowati, Susi; Yuniarti, Yuniarti; Larasati, Meirina Dwi
JURNAL RISET GIZI Vol. 10 No. 1 (2022): Mei (2022)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v10i1.7708

Abstract

   Background : Overweight and obesity are risk factors for chronic disease in adulthood. Factors that affect  problem of overnutrition is  level of knowledge. The national prevalence of overnutrition in adolescents aged 13-15 years has increased since 2013 to 2018.   Objective: To determine effect of nutrition education with e-module media on knowledge, attitudes, nutritional behavior of overweight and obese adolescents.   Methods: This is a nutrition science research with a quasi-experimental type of research and a pretest-posttest control group design. The number of respondents in each group amounted to 21 respondents. Research time for 4 weeks. The data collected are knowledge, attitudes,  nutritional behavior through filling out questionnaire with an online google form. The knowledge and attitude forms each consist of 20 nutrition questions. Nutritional behavior using Qualitative FFQ form. Statistical analysis using Independent t-test, Mann-Whitney Test, Linear Regression.   Results : There is an effect of nutrition education with e-module on nutrition knowledge (p < 0.05); nutritional attitude in the first, third, fourth week (p < 0.05); and nutrition frequency of consumption all  risk foodstuffs causing excess nutrition (p < 0.05) except for group of foods that are fat sources and their processed products (p > 0.05).    Conclusion : There is an effect of nutrition education with e-module media on nutrition knowledge and attitudes. There is no effect of nutrition education with e-module media on the nutritional behavior of the group of foodstuffs with fat sources and their processed products.
Analisis Tingkat Literasi Gizi Terhadap Pola Makan Pada Orang Dewasa Faizah, Alfia Nur; Prasetya Muninggar, Dian Luthfita; Larasati, Meirina Dwi; Jaelani, Mohammad; Yuniarti, Yuniarti
JURNAL RISET GIZI Vol. 11 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Poltekkes Kemenkes Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31983/jrg.v11i1.10771

Abstract

Latar Belakang: Literasi gizi merupakan kemampuan seseorang dalam memperoleh, mengolah, dan memahami informasi terkait gizi sehingga dapat mengambil keputusan mengenai pangan yang meliputi pengetahuan seseorang tentang kesehatan, motivasi, kemampuan mengakses, memahami, menilai dan menerapkan informasi kesehatan. untuk memelihara atau meningkatkan kesehatannya. Tingkat literasi gizi dapat mempengaruhi perilaku makan dan pola makan seseorang.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan tingkat literasi gizi terhadap pola makan.Metode : Penelitian ini menggunakan metode survei analitik dengan desain studi cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara snowball sampling sehingga diperoleh 121 sampel. Data yang dikumpulkan adalah karakteristik sampel (umur, jenis kelamin, ras dan suku, status gizi, fakultas), tingkat literasi gizi, dan pola makan. Kuesioner yang digunakan adalah NLS (Nutrition Literacy Scale) untuk mengukur tingkat literasi, dan FFQ (Food Frekuensi Questionnaire) untuk melihat pola makan. Data diisi secara mandiri oleh responden melalui kuesioner online. Hasil analisis bivariat menggunakan Chi-Square.Hasil : Terdapat hubungan yang signifikan antara literasi gizi dengan pola makan (P = 0,000). dengan koefisien positif (CI = 95%, p<0,05).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara literasi gizi dengan pola makan.