misswar
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

ANALISA TERMODINAMIKA TERHADAP MESIN TOYOTA COROLLA munandar, aris; misswar; kamarullah; Teuku Zulfadli; Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 2 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan bidang teknologi mesin sekarang ini, khususnya otomotif berkembang dengan sangat pesat. Keadaan ini dipicu oleh adanya tren yang selalu berkembang dimasyarakat yang merupakan tuntutan teknologi itu sendiri. Hal ini dapat dilihat dari berbagai sudut pandang, salah satunya semakin banyak serta beragamnya teknologi-teknologi baru yang diciptakan. Kemajuan bidang otomotif secara prinsip merupakan implikasi dari adanya tuntutan pengguna otomotif itu sendiri. Tuntutan ini tentunya memerlukan pemenuhan baik dari segi kuantitas dan kualitas. Oleh karena itu perlu suatu usaha atau solusi agar mesin tersebut tetap bekerja dengan baik dan optimal. Dari permasalahan diatas, sehingga penelitian ini bertujuan untuk merencanakan suatu analisa termodinamika pada mesin mobil toyota corolla terhadap performa mesin Toyota tersebut. Hasil penelitian menunjukan dimana energi yang dibutuhkan sebesar 1,67 j/det sedangkan energi yang dibuang sebesar 50,1 j/det dan untuk nilai effisiensi termal diperoleh hasil sebesar 89%. Sehingga perlu suatu solusi untuk tetap menjaga kinerja dengan perawatan berskala supaya performa engine pada mesin Toyota corolla dengan nomor mesin 2E005 dapat terus ditingkatkan agar mesin tersebut dapat bekerja dengan baik dan optimal.
ANALISIS VISKOSITAS PADA SISTEM PELUMASAN TOTOYA HARDTOP: perbandingan temperatur minyak pelumas dan nilai viskositas dari penggunaan minyak pelumas Muhammad Daffa; kamarullah; misswar; Andi Mulkan
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 2 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi pada bidang otomotif khususnya motor pembakaran dalam, sirkulasi oli pada mesin berperan sebagai pelumas. Sistem pelumasan adalah suatu zat kimia yang umumnya berupa cairan yang diberikan di antara dua benda bergerak untuk mengurangi gaya gesek. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen, dimana tujuannya adalah untuk mengetahui seberapa besar perbandingan temperatur minyak pelumas dan nilai viskositas dari penggunaan minyak pelumas drum dan minyak pelumas MesranSuper. Pengujian ini dilakukan pada jarak 10 km, 20 km, 30 km, 40 km, 50 km. Data penelitian akan diolah dengan menggunakan rumus perbandingan persentase. Dari hasil penelitian diperoleh temperatur minyak pelumas drum sebesar 44,5˚C, 49,3˚C, 56,5˚C, 63,7˚C, dan 69,1˚C. Penelitian dengan minyak pelumas Mesran Super diperoleh suhu 43,5˚C, 47,9˚C, 54,5˚C, 59,7˚C, dan 62,1˚C. Dari hasil penelitian diketahui nilai kekentalan minya­k pelumas drum adalah 7,1 Pa.s, 6,71 Pa.s, 6,32 Pa.s, 6,00 Pa.s, 5,68 Pa.s. Penelitian dengan minyak pelumas Mesran Super diperoleh nilai viskositas sebesar 8,13 Pa.s, 7,86 Pa.s, 6,71 Pa.s, 6,19 Pa.s, 5,81 Pa.s. Temperatur yang tinggi dapat mengubah nilai kekentalan oli, selain temperatur yang tinggi, faktor lain yang mempengaruhi kekentalan adalah kecepatan putaran mesin dan tekanan pada mesin.
Uji Konduktivitas Termal Pada Papan Partikel Komposit Kayu Sembarang Dan Kayu Jati Munawar, Said; misswar; kamarullah; muhammad Nawawi
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 2 No. 1 (2025): Mei
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada industri mebel dan industri pengolahan serbuk kayu sembarang dan juga serbuk kayu jati yang merupakan hasil limbah dari kedua industri tersebut kurang termanfaatkan, maka upaya pemanfaatan limbah untuk dijadikan material alternatif berupa papan partikel yang akan digunakan sebagai isolator panas pada dinding, plapon maupun lantai pada bangunan bertingkat. Untuk memperoleh papan partikel dari pengolahan serbuk kayu yang akan digunakan sebagai isolator panas, maka perlu diketahui bagaimana komposisi dari papan partikel dan berapa besar konduktivitas termal dari papan partikel tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan suatu komposisi papan partikel yang terbuat dari serbuk kayu yang mempunyai sifat koduktivitas termal yang sesuai sebagai isolator panas. Dalam penelitian ini material yang digunakan adalah papan partikel yang masing-masing terbuat dari serbuk kayu jati dan serbuk kayu sembarang dengan ukuran (25x25x1,5) cm. Untuk setiap jenis material dibuat 3 sampel, dengan jumlah sampel dari kedua jenis material adalah 6 buah sampel. Proses pembuatan papan partikel dilakukan dengan cara dicetak setelah material, lem dan semen dicampur dan di aduk merata dalam satu wadah. Pengujian dilakukan dengan menggunakan alat Heat Insulation PHYWE SYSTEME GMBH 37070 Göttingen, Germany dengan cara mengikat papan partikel pada setiap sisi dari alat tersebut dan diukur temperaturnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa papan partikel yang memiliki nilai konduktivitas termal yang baik untuk isolator panas pada dinding gedung bertingkat adalah papan partikel serbuk kayu jati 0,032 W/m°C dan papan partikel serbuk sembarang 0,042 W/m°C.
SISTEM PERAWATAN SECARA PERIODIK MESIN DIESEL SULZER 12 ZV 40/48 PADA PT. PLN (PERSERO) LUENG BATA, KOTA BANDA ACEH misswar; kamarullah; Andi Mulkan
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel di PT. PLN (Persero) Sektor Lueng Bata merupakan mesin produksi listrik yang pengaplikasiannya secara kontinyu, oleh sebab itu pemeliharaan sebagai pencegah kegagalan/kerusakan mesin meri pazan hal utama di perusahaan penyedia listrik tersebut. Pemeliharaan ters, but merupakan fungsi yang sangat penting untuk menjamin kelancaran suatu pro..es karena pemeliharaan merupakan suatu kegiatan untuk menjaga fasilitas yang diperlukan agar beroperasi optimal sesuai dengan rencana. Penyebab yang paling mendasar dari kegagalan adalah kurangyna memperhatikan, menerapakan, dan mengimplementasikan dasar pemeliharaan mesin tersebut (Basic Maintenance). Tidak memahami falsafah maintenance dengan benar yang menyebabkan adanya pengmbilan keputusan operasi dan pemeliharaan yang menjurus ke kegagalan. Agar teraplikasinya pemeliharaan dengan baik dan benar maka penjadwalan maintenance tetap sangat diperlukan dengan menempatkan prediksi waktu dari pemeliharaan tersebut pada tahap akhir dalam rangka mencapai kondisi Zero Breakdown sehingga kondisi mesin dapat dipertahankan dan layak dalam penggunaannya serta mencapai hasil yang optimal.
ANALISA UNJUK KERJA PERFORMANCE MESIN DIESEL CATERPILLAR 3516 B PADA PLTD ANEUK LAOT SABANG misswar; Fatani; kamarullah; Andi Mulkan
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelangkan akan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi mendorong dilakukannya penelitian-penelitian untuk penghematan energi. Sebagai bangsa yang besar dengan jumlah penduduk lebih dari 235 juta jiwa, indonesia memiliki masalah energi yang cukup mendasar. Produksi minyak bumi yang terus menurun dan konsumsi yang terus meningkat. Secara rinci, proses pembakaran pada sebuah motor bakar torak perlu diteliti ulang untuk mengetahui peranan variabel-variabel yang dapat mempengaruhi prestasi motor bakar tersebut, dengan menggunakan asumsi-asumsi karakteristik ideal motor bakar yang merupakan dasar dari analisa kerja mesin diesel. Pada tulisan ini dibahas unjuk kerja atau efisiensi motor bakar torak mesin diesel Caterpillar 3516 B. Perhitungan unjuk kerja/performance mesin diesel Caterpillar 3516 B pada PLTD Aneuk Laot Sabang, berdasarkan data yang di ambil di lapangan dengan rasio jumlah pemakaian bahan bakar dan produksi kWh, kemudian di bandingkan dengan analisa efisiensi mesin secara unjuk kerja/performance, maka kita mendapatkan untuk kondisi At pada Cooler udara masuk untuk masing-masing 10°, 20°, 30°, maka kita memperoleh SFC pada At = 10° sebesar 0,232 kg/kwh, pada At = 20° sebesar 0,237 kg/kWh, dan pada At = 30° sebesar 0,242 kg/kWh. Sedangkan data yang di keluarkan oleh PLTD Aneuk Laot Sabang menunjukkan bahwa SFC nya adalah 0,266 liter/kWh atau 0,232 kg/kWh, maka dapat diambil kesimpulan bahwa mesin diesel Caterpillar 3516 B pada PLTD Aneuk Laot Sabang masih dalam kondisi baik dan bekerja pada At Cooler 10°.