Miswar Abd
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Daya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sebagai Sumber Energi Alternatif pada Alat Penetas Telur Puyuh: Analisis Daya Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sebagai Sumber Energi Alternatif pada Alat Penetas Telur Puyuh Kamarullah; Miswar Abd; Muhammad Nawawi; Andi Mulkan
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 2 No. 2 (2025): November
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji kinerja sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber energi alternatif pada alat penetas telur puyuh dengan daya beban sebesar 90 watt. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada meningkatnya kebutuhan energi listrik di sektor peternakan unggas, khususnya bagi wilayah pedesaan yang belum sepenuhnya terjangkau jaringan listrik konvensional (PLN). Metodologi penelitian mencakup perancangan sistem PLTS skala kecil yang terdiri atas panel surya, baterai penyimpanan energi, charge controller, dan inverter, dengan dua skenario waktu operasi, yaitu kontinyu 24 jam dan siang hari selama 8 jam. Analisis dilakukan untuk menentukan kapasitas panel surya dan baterai optimal berdasarkan nilai Peak Sun Hours (PSH) rata-rata 4,8 kWh/m²/hari dengan asumsi kerugian sistem sebesar 20%. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa untuk memenuhi kebutuhan energi harian sebesar 720–2.160 Wh, dibutuhkan kapasitas panel surya antara 180–300 Wp dan baterai sebesar 150–200 Ah (12 VDC), tergantung pada durasi operasi dan kondisi cuaca. Pengujian lapangan menunjukkan efisiensi sistem berada pada kisaran 80–85%, dengan performa terbaik diperoleh saat intensitas radiasi matahari tinggi dan suhu lingkungan stabil. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa sistem PLTS berkapasitas kecil mampu menyediakan suplai energi yang cukup stabil dan efisien bagi alat penetas telur puyuh, serta berpotensi diterapkan pada skala peternakan kecil di wilayah pedesaan. Implementasi teknologi ini diharapkan dapat mendukung transisi energi bersih, mengurangi ketergantungan terhadap sumber energi fosil, dan meningkatkan produktivitas peternak unggas secara berkelanjutan.
Studi Komparatif Konsumsi Energi Mesin Penetas Telur Menggunakan Energi Konvensional dan Energi Surya: Studi Komparatif Konsumsi Energi Mesin Penetas Telur Menggunakan Energi Konvensional dan Energi Surya Kamarullah; Miswar Abd; Muhammad Nawawi; Zulfan; Andi Mulkan
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol. 3 No. 1 (2026): Mei
Publisher : Prodi Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Iskandar Muda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan energi listrik yang stabil merupakan faktor penting dalam operasional mesin penetas telur. Ketergantungan pada energi listrik konvensional (PLN) sering menjadi kendala pada daerah yang mengalami gangguan pasokan listrik. Sebagai alternatif, energi surya melalui sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses inkubasi telur secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan membandingkan konsumsi energi, biaya operasional, dan performa mesin penetas telur yang menggunakan sumber energi PLN dan PLTS. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan eksperimental menggunakan mesin penetas telur berkapasitas 100 butir selama satu siklus inkubasi 21 hari. Parameter yang diamati meliputi konsumsi energi listrik, kestabilan suhu, kelembapan, dan daya tetas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi energi pada kedua sistem relatif sama karena menggunakan beban yang identik. Namun, penggunaan PLTS memberikan keuntungan berupa pengurangan biaya operasional dan peningkatan kemandirian energi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa PLTS berpotensi menjadi solusi alternatif yang efektif untuk mendukung usaha peternakan unggas skala kecil dan menengah.