Fitriana
Universitas Syiah Kuala

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Teknik Sasirangan dengan Sistem Lipat Jelujur pada Busana Ready To Wear Eliana; Fitriana; Rosmala Dewi
Jurnal Busana & Budaya Vol. 6 No. 1 (2026): April : Jurnal Busana dan Budaya
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v6i1.1891

Abstract

Sasirangan berasal dari Kalimantan Selatan yang berarti sirang/jelujur. Teknik sasirangan merupakan salah satu keteknikan tie dye yaitu teknik stitch. Motif yang dihasilkan berupa garis putus-putus yang tersusun sesuai lajur jahitan. Salah satu cara untuk menambah variasi motif baru dari teknik sasirangan adalah mengkombinasikannya dengan sistem lipat jelujur. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan motif dari teknik sasirangan dengan sistem lipat jelujur, menerapkan motif tersebut pada busana ready to wear dan mengetahui pendapat informan terhadap penerapan teknik tersebut pada busana ready to wear. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen terapan dan dengan pendekatan kualitatif untuk mengetahui pendapat informan terhadap produk. Subjek dalam penelitian dipilih berdasarkan purposive sampling, yang terdiri dari tiga informan. Berdasarkan hasil penelitian dan wawancara diketahui bahwa (1) desain motif sasirangan dengan sistem lipat jelujur dapat dikembangkan menjadi dua variasi motif baru yang terdiri dari motif sasirangan dengan sistem lipat jelujur bentuk kelopak bunga teratai dan jelujur bentuk segitiga, (2) menerapkan motif sasirangan dengan sistem lipat jelujur pada busana outer dan rok lilit berhasil diwujudkan sesuai rancangan yang diharapkan, penerapan motif ini perlu memperhatikan beberapa aspek seperti jarak jahitan, kekuatan tarikan benang, dan jenis bahan kain yang dipilih, (3) berdasarkan tanggapan informan produk busana ready to wear dengan motif sasirangan menggunakan sistem lipat jelujur mendapatkan apresiasi positif, dari segi kreativitas, nilai estetika, maupun kontribusinya dalam memunculkan kreasi-kreasi motif terbaru yang sulit dihasilkan menggunakan teknik sasirangan biasa. Penerapan teknik ini bisa menjadi inspirasi bagi pengrajin dalam mengembangkan produknya.
Eksplorasi Tradisi Seumuleung Aceh Jaya Sebagai Inspirasi Motif Tekstil Pada Desain Kemeja Pria Formal Nikmah Agustina; Fitriana; Novita
Jurnal Busana & Budaya Vol. 6 No. 1 (2026): April : Jurnal Busana dan Budaya
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jbb.v6i1.1911

Abstract

Motif tekstil merupakan bagian penting dalam perkembangan industri fashion, khususnya Indonesia yang memiliki ragam budaya dan tradisi yang dapat dijadikan inspirasi penciptaan motif tekstil. Tradisi seumulueng di Aceh Jaya merupakan tradisi menyuapi raja yang dilaksanakan secara turun-temurun oleh masyarakat Aceh Jaya setiap tahun pada hari ketiga Idul Adha sebagai bentuk penghormatan kepada keturunan Raja. Penelitian berupaya mengeksplorasi tradisi seumuleung sebagai sumber ide dalam pengembangan motif tekstil, bertujuan mendesain dan menerapkan motif pada kemeja pria formal serta mengetahui tanggapan informan terhadap produk yang dihasilkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan purposive sampling terdahap tiga informan. Data dikumpulkan melalui eksplorasi, eksperimen, wawancara dan dokumentasi. Kemudian dianalisis secara bertahap melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksplorasi terhadap tradisi seumuleung menghasilkan beberapa elemen visual, seperti siluet tangan yang menyuapi raja, bentuk bangunan, serta flora lokal Aceh Jaya. Motif diaplikasikan pada tekstil menggunakan teknik printing, dan menghasilkan dua kemeja pria formal dengan motif yang sama, namun peletakannya yang berbeda. Tanggapan informan menunjukkan apresiasi positif terhadap motif dan produk kemeja yang dihasilkan, mereka menegaskan bahwa pengangkatan tradisi lokal menjadi motif tekstil merupakan langkah strategis dalam pelestarian budaya, penguatan identitas daerah, serta berpotensi menjadi produk unggulan yang mendukung ekonomi kreatif.
ANALISIS STRATEGI GURU DALAM MEMBENTUK SIKAP SOSIAL SISWA SD NEGERI PERTIWI LAMGAROT Fitriana; Nurmasyitah; Mislinawati
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 Nomor 02, Juni 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.14173

Abstract

This research was motivated by the importance of developing students’ social attitudes in elementary schools through strategies implemented by teachers during the learning process. Social attitudes such as honesty, discipline, responsibility, politeness, caring, tolerance, and self-confidence need to be developed from an early age so that students are able to interact positively within the school and community environment. This study aimed to analyze teachers’ strategies in shaping students’ social attitudes at SD Negeri Pertiwi Lamgarot. The study employed a qualitative approach with a descriptive research design. The research subjects consisted of six classroom teachers from grades I to VI. Data were collected through observations and structured interviews. The data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings showed that teachers’ strategies in shaping students’ social attitudes were implemented through modeling and habituation, rule enforcement, assigning tasks and responsibilities, and fostering politeness, caring, tolerance, and self-confidence. Teachers also applied educational rewards and sanctions, created a comfortable learning atmosphere, and provided motivation to students. The most dominant strategies used were modeling and habituation because they were considered effective in gradually and continuously shaping students’ social behavior in the school environment