Septiani Cahyaning Putri
Universitas Negeri Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Kemampuan Guru dalam Pembuatan Bahan Ajar Digital dan Asesmen Pembelajaran melalui Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Wildan Zulkarnain; Dedi Prestiadi; Ahmad Nurabadi; Sunarni; Asri Masytho; Endra Ubaidillah; Rika Oktavia Saptiningtyas; Septiani Cahyaning Putri; Olivia Vieca Arrahmah
Abdimas Pedagogi: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um050v9i12026p20-28

Abstract

Guru merupakan ujung tombak sebuah perubahan. Gurulah yang langsung berhadapan dengan siswa di sekolah. Saat ini guru diharuskan untuk memiliki kemampuan dalam mengembangkan bahan ajar digital dan asesmen pembelajaran yang sesuai dengan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah guru di SD Ummu Aiman Lawang Jawa Timur, dapat menyusun bahan ajar dan asesmen pembelajaran sesuai dengan pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning). Pengabdian ini dilaksanakan dengan tiga tahapan yaitu tahap pendahuluan, kegiatan pelatihan dan evaluasi serta tindak lanjut. Pada pelatihan ini diadakan pre-test dan post-test. Hasilnya dari analisis deskriptif untuk rata-rata pre-test 86,17 sedangkan post-test 90.43 naik 4,26. Nilai pre-test nilai minimum 50 sedangkan maksimal 100. Nilai post-test nilai minimum 60 dan nilai maksimal 100. Hasil uji beda antara pre-test dan post-test yaitu ada perbedaan antara pre-test dan post-test. Tidak ada perbedaan pre-test berdasarkan jenis kelamin. Ada perbedaan post-test berdasarkan status.
Curriculum Management and Intercultural Learning Model of the PASCH Program in Achieving Student Wellbeing at State Senior Highschool Septiani Cahyaning Putri; Sabrina Oktafiani; Sunarni Sunarni; Raden Bambang Sumarsono; Ahmad Nurabadi
Proceedings Series of Educational Studies 2026: International Conference on Educational Management and Technology (5th ICEMT 2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Programs that combine foreign-language instruction with intercultural exchange, such as the PASCH Program (Schulen: Partner der Zukunft), are commonly studied either as curriculum-management practice or as a source of student wellbeing, rarely as a single, interconnected system. This study aims to construct and describe an integrative model of curriculum management and intercultural learning that achieve student wellbeing within the PASCH Program at SMA Negeri 5 Malang. A qualitative case study design was employed with 17 purposively selected informants, comprising the headmaster, the vice-principal for curriculum, German language teachers, active students, alumni, and parents. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation, and were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and SaldaƱa, followed by a cross-thematic synthesis to map the relationships among findings. Trustworthiness was established through source and technique triangulation, member checking, and researcher reflexivity. The resulting model comprises three interlocking components-curriculum management (planning, organizing, implementing, controlling), school strategies for student wellbeing, and students' meaning-making through the PERMA dimensions-connected by a two-directional relationship in which structural and pedagogical support flows top-down while student experience and feedback flow bottom-up, with the five PERMA dimensions themselves forming a self-reinforcing cycle.