Claim Missing Document
Check
Articles

Pengarsipan Digital Sebagai Wujud Optimalisasi Manajemen Audit Persuratan di Sekolah Sunarni Sunarni; Maulana Amirul Adha; Alma Bethris Kusvitaningrum; Della Nadhia Agustina; Dita Andriani; Firda Dwi Pratiwi; Rosa Safianti
Jurnal Manajemen Pendidikan : Jurnal Ilmiah Administrasi, Manajemen dan Kepemimpinan Pendidikan Vol 2, No 2 (2020): October 2020
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jump.v2i2.34471

Abstract

Pada era saat ini penggunaan teknologi dalam bidang apapun sangat diperlukan. Bersikap adaptif dengan cara mengikuti perkembangan zaman dapat terlihat melalui  kegiatan pengarsipan. Pengarsipan yang dulunya menyimpan berkas fisik dan mencatat kodenya secara manual, kini bisa dilakukan dengan menyimpannya dalam bentuk data digital. Penelitian ini bertujuan untuk menggali secara mendalam pengarsipan digital sebagai wujud optimalisasi manajemen audit persuratan di SMP Islam Ma’arif 02 Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara dengan informan kunci yaitu kepala sekolah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengarsipan digital membantu dan memudahkan sekolah dalam melaksanakan manajemen audit persuratan. Penelitian ini merekomendasikan bahwa kegiatan pengarsipan digital yang baik membutuhkan dukungan sumber daya manusia yang mampu mengoperasikan secara optimal aplikasi pengarsipan digital. Dukungan fasilitas sekolah juga dibutuhkan agar pengarsipan digital berjalan dengan efisien.
Manajemen Budaya Sekolah dalam Implementasi Penguatan Pendidikan Karakter di Sekolah Berbasis Islam Anisa Kurnia Lestari; Imron Arifin; Sunarni Sunarni
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 12: DESEMBER 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i12.15158

Abstract

Abstract: The purposes of the study were: to find out the management of school, to find out the implementation of strengthening character education, to find out the obstacles and solutions of school culture management in the implementation of strengthening character education at Al Hasyimiyyah Elementary School and Al Manar Elementary School. The data in this study were obtained based on the result of interviews with school principals, curriculum, teachers, students and parents or students’ guardians. The schools were chosen since they meet the criteria in the research, which is Islamic-based schools. The results obtained from the research are: (1) Al Manar Elementary School and Al Hasyimiyyah Elementary carry out school culture management starting from the planning, organizing, implementation to evaluation stages; (2) the implementation of strengthening character education in Al Manar and Al Hasyimiyyah is related to a school culture that has been chosen by the school through the implementation of the school culture that has been selected. Strengthening character education is formed by schools as early as possible. (3) the schools faced some external and internal factors or obstacles, one of which is the lack of cooperation with parents at home to supervise students.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen budaya sekolah, implementasi penguatan pendidikan karakter, kendala dan solusi manajemen budaya sekolah dalam implementasi penguatan pendidikan karakter di SD AlHasyimiyyah dan SD Al Manar. Metode yang digunakan dalam peneltian ini yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh berdasarkan hasil wawancara dengan kepala sekolah, kurikulum, guru, peserta didik dan orangtua atau wali murid. Kedua sekolah yang dijadikan tempat penelitian merupakan sekolah yang berbasis Islam sesuai dengan kriteria dalam penelitian. Hasil yang diperoleh dari penelitian, meliputi (1) sekolah Al Manar dan Alhasyimiyyah melakukan manajemen budaya sekolah mulai dari tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan hingga tahap evaluasi; (2) implementasi penguatan pendidikan karakter di sekolah Almanar dan Alhasyimiyyah berkaitan dengan budaya sekolah yang sudah dipilih oleh sekolah melalui pelaksanaan budaya sekolah yang telah dipilih. Penguatan pendidikan karakter dibentuk sedini mungkin oleh sekolah; (3) ada beberapa faktor eksternal dan internal atau kendala yang dialami oleh sekolah salah satunya kurangnya kerja sama dengan orangtua di rumah untuk mengawasi peserta didik.
Manajamen Pendidikan Karakter melalui Ekstrakurikuler Kitab Kuning Wajihatul Aniqoh; Nurul Ulfatin; Sunarni Sunarni
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 7: JULI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i7.14935

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to find the values of character education that are instilled through the extracurricular Kitab kuning, to find management and strategies for character education through the extracurricular Kitab kuning, and to find out the challenges and opportunities for the success of character education through extracurricular Kitab kuning in two Islamic-based schools, namely Man 2 Rembang and MA Al-Anwar Sarang who have a different vision and mission by using a qualitative approach with a multi-site design. Data collection techniques in this study were interviews, observation, and documentation. The results of this study are there are differences and similarities regarding the values of character education that are implanted. Finding differences in management and strategy through the yellow book extracurricular, as well as finding the challenges and opportunities for success in character education through the yellow book extracurricular.Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan nilai-nilai pendidikan karakter yang ditanamkan melalui ekstrakurikuler kitab kuning, untuk menemukan manajemen dan strategi pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler kitab kuning, serta mengetahui tantangan dan peluang keberhasilan pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler kitab kuning di dua sekolah berbasis Islam yaitu Man 2 Rembnag dan MA Al-Anwar Sarang yang memiliki visi misi berbeda dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain multi-situs. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat perbedaan dan persamaan mengenai nilai-nilai pendidikan karakater yang ditanamkan. Menemukan perbedaan manajemen dan strategi melalui ekstrakurikuler kitab kuning, serta menemukan tantantangan dan peluang keberhasilan pendidikan karakter melalui ekstrakurikuler kitab kuning.
PERBEDAAN MINAT BERWIRAUSAHA BERDASARKAN JENIS KELAMIN MAHASISWA Maulana Amirul Adha; Imron Arifin; Maisyaroh Maisyaroh; Sultoni Sultoni; Sunarni Sunarni
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i32020p208

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah, (1) untuk mengetahui tingkat niat berwirausaha mahasiswa berdasarkan jenis kelamin laki-laki, (2) untuk mengetahui tingkat niat berwirausaha mahasiswa berdasarkan jenis kelamin perempuan, dan (3) untuk mengetahui perbedaan niat berwirausaha mahasiswa berdasarkan jenis kelamin perempuan, dan (3) untuk mengetahui perbedaan niat berwirausaha mahasiswa berdasarkan jenis kelamin perempuan. berdasarkan jenis kelamin siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian komparatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel di setiap fakultas di Universitas Negeri Malang (UM) menggunakan proporsional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 381 mahasiswa. Analisis deskriptif dan independent sample t-test dengan SPSS 24 merupakan teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini. Temuan penelitian ini adalah, (1) Tingkat niat berwirausaha mahasiswa UM berdasarkan jenis kelamin laki-laki berada pada kriteria sangat baik,Abstrak:  Tujuan penelitian ini: (1) tahu apa pun minat berwirausaha mahasiswa berdasarkan jenis kelamin-laki, (2) mengetahui minat tinggi berwirausaha mahasiswa berdasarkan jenis kelamin perempuan, dan (3) melihat adakah perbedaan minat berwirausaha mahasiswa berdasarkan jenis kelamin . Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif. Teknik pengambilan sampel  proporsional random sampling  digunakan di masing-masing fakultas di lingkungan Universitas Negeri Malang (UM) dengan jumlah sampel 381 mahasiswa. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yakni analisis deskriptif dan  independent sample t-test dengan bantuan program SPSS 24.0. Hasil penelitian ini yakni; (1) tingkat minat berwirausaha mahasiswa UM berdasar jenis kelamin laki-laki berada pada kriteria sangat baik, (2) tingkat minat berwirausaha mahasiswa UM berdasar jenis kelamin perempuan berada pada kriteria yang sangat baik, dan (3) tidak ada perbedaan minat berwirausaha berdasarkan jenis kelamin mahasiswa UM.
PERBEDAAN MINAT BERWIRAUSAHA BERDASARKAN JENIS KELAMIN MAHASISWA Maulana Amirul Adha; Imron Arifin; Maisyaroh Maisyaroh; Sultoni Sultoni; Sunarni Sunarni
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 3, No 3 (2020): Volume 3 No 3 September 2020
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v3i32020p208

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah, (1) untuk mengetahui tingkat niat berwirausaha mahasiswa berdasarkan jenis kelamin laki-laki, (2) untuk mengetahui tingkat niat berwirausaha mahasiswa berdasarkan jenis kelamin perempuan, dan (3) untuk mengetahui perbedaan niat berwirausaha mahasiswa berdasarkan jenis kelamin perempuan, dan (3) untuk mengetahui perbedaan niat berwirausaha mahasiswa berdasarkan jenis kelamin perempuan. berdasarkan jenis kelamin siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian komparatif deskriptif. Teknik pengambilan sampel di setiap fakultas di Universitas Negeri Malang (UM) menggunakan proporsional random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 381 mahasiswa. Analisis deskriptif dan independent sample t-test dengan SPSS 24 merupakan teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini. Temuan penelitian ini adalah, (1) Tingkat niat berwirausaha mahasiswa UM berdasarkan jenis kelamin laki-laki berada pada kriteria sangat baik,Abstrak:  Tujuan penelitian ini: (1) tahu apa pun minat berwirausaha mahasiswa berdasarkan jenis kelamin-laki, (2) mengetahui minat tinggi berwirausaha mahasiswa berdasarkan jenis kelamin perempuan, dan (3) melihat adakah perbedaan minat berwirausaha mahasiswa berdasarkan jenis kelamin . Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif. Teknik pengambilan sampel  proporsional random sampling  digunakan di masing-masing fakultas di lingkungan Universitas Negeri Malang (UM) dengan jumlah sampel 381 mahasiswa. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini yakni analisis deskriptif dan  independent sample t-test dengan bantuan program SPSS 24.0. Hasil penelitian ini yakni; (1) tingkat minat berwirausaha mahasiswa UM berdasar jenis kelamin laki-laki berada pada kriteria sangat baik, (2) tingkat minat berwirausaha mahasiswa UM berdasar jenis kelamin perempuan berada pada kriteria yang sangat baik, dan (3) tidak ada perbedaan minat berwirausaha berdasarkan jenis kelamin mahasiswa UM.
Needs Assesment Buklet Edukatif Tematik Integratif untuk Memberikan Pendidikan Kesehatan Reproduksi bagi Peserta Didik Kelas Atas di Sekolah Dasar Sunarni Sunarni; Raden Bambang Sumarsono; Desi Eri Kusumaningrum; Dedi Prestiadi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 September 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v5i32022p235

Abstract

Abstract: The research objectives are: 1) conducting a needs assessment and 2) designing the development of an integrative thematic educational booklet and guidelines for its use. The research uses a descriptive quantitative approach. The research was conducted at "SD Laboratorium UM" Blitar City. The sample is 54 respondents in upper-grade elementary school. Meanwhile, to collect data with a questionnaire via a google form. The results of the study: (1) Needs analysis consisting of the background of the students who were most studied was class V, the education of parents of students was on average already S1 and then SMA/SMK/MA. Parents' income is more than IDR 5 million, then IDR 2 million - IDR 4.9 million. Parent's job is another answer, then private employees and entrepreneurs. The physical condition of all children is normal. (2) The design of the educational booklet is that many respondents agree, the size is medium, the thickness is medium (50 sheets), the booklet section consists of the beginning, content, closing, the Beginning of the Educational Booklet consists of the introduction, table of contents, list of pictures. The contents of the booklet consist of clean and healthy behavior, nutrition education, puberty, reproduction, and sexual violence. The closing part of the booklet consists of closing remarks, bibliography, glossary, and contact numbers. Physical appearance is bright and soft (soft). Contents and Materials in the Booklet consist of pictures and text (you can also add diagrams and tables). The color of the contents of the educational booklet is soft.Keywords: Educational booklets; integrative thematics; and reproductive health education Abstrak: Tujuan penelitian yaitu: 1) melakukan analisis kebutuhan (needs assessment) dan 2) merancang pengembangan buklet edukatif tematik integratif dan pedoman penggunaaanya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif jenis descriptive. Penelitian dilakukan di SD Lab UM Kota Blitar. Sampel sebanyak 54 responden di SD kelas atas. Sedangkan untuk mengumpulkan data dengan angket via google form. Hasil penelitian: (1) Analisis kebutuhan yang terdiri dari latar belakang siswa yang paling banyak diteliti adalah kelas V, pendidikan orangtua siswa adalah rata-rata sudah S1 selanjutnya pendidikan SMA/SMK/MA. Pendapatan orangtua lebih dari Rp 5 juta selanjutnya Rp 2 Juta – Rp 4,9 juta. Pekerjaan orangtua yaitu jawaban lainnya, selanjutnya pegawai swasta dan wirausaha. Keadaan fisik semua anak adalah normal. (2) Rancangan Buklet edukatif yaitu bahwasannya responden banyak yang setuju, ukuran sedang, ketebalan sedang (50 lembar), bagian buklet terdiri dari awal, isi, penutup, bagian Awal Buklet Edukatif terdiri dari Kata pengantar, daftar isi, daftar gambar. Isi dari Buklet terdiri dari perilaku hidup bersih dan sehat, pendidikan gizi, pubertas, reproduksi, dan kekerasan seksual. Bagian penutup buklet terdiri dari kata penutup, daftar pustaka, glosarium, dan nomor kontak. Tampilan fisik yaitu terang dan soft (lembut). Isi dan Materi dalam Buklet terdiri dari gambar dan tulisan (bisa juga ditambah diagram dan tabel). Warna dari isi Buklet edukatif adalah soft.Kata kunci: Buklet edukatif; tematik integratif; dan pendidikan kesehatan reproduksi 
Needs Assesment Buklet Edukatif Tematik Integratif untuk Memberikan Pendidikan Kesehatan Reproduksi bagi Peserta Didik Kelas Atas di Sekolah Dasar Sunarni Sunarni; Raden Bambang Sumarsono; Desi Eri Kusumaningrum; Dedi Prestiadi
JAMP : Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan Vol 5, No 3 (2022): Volume 5 No 3 September 2022
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um027v5i32022p235

Abstract

Abstract: The research objectives are: 1) conducting a needs assessment and 2) designing the development of an integrative thematic educational booklet and guidelines for its use. The research uses a descriptive quantitative approach. The research was conducted at "SD Laboratorium UM" Blitar City. The sample is 54 respondents in upper-grade elementary school. Meanwhile, to collect data with a questionnaire via a google form. The results of the study: (1) Needs analysis consisting of the background of the students who were most studied was class V, the education of parents of students was on average already S1 and then SMA/SMK/MA. Parents' income is more than IDR 5 million, then IDR 2 million - IDR 4.9 million. Parent's job is another answer, then private employees and entrepreneurs. The physical condition of all children is normal. (2) The design of the educational booklet is that many respondents agree, the size is medium, the thickness is medium (50 sheets), the booklet section consists of the beginning, content, closing, the Beginning of the Educational Booklet consists of the introduction, table of contents, list of pictures. The contents of the booklet consist of clean and healthy behavior, nutrition education, puberty, reproduction, and sexual violence. The closing part of the booklet consists of closing remarks, bibliography, glossary, and contact numbers. Physical appearance is bright and soft (soft). Contents and Materials in the Booklet consist of pictures and text (you can also add diagrams and tables). The color of the contents of the educational booklet is soft.Keywords: Educational booklets; integrative thematics; and reproductive health education Abstrak: Tujuan penelitian yaitu: 1) melakukan analisis kebutuhan (needs assessment) dan 2) merancang pengembangan buklet edukatif tematik integratif dan pedoman penggunaaanya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif jenis descriptive. Penelitian dilakukan di SD Lab UM Kota Blitar. Sampel sebanyak 54 responden di SD kelas atas. Sedangkan untuk mengumpulkan data dengan angket via google form. Hasil penelitian: (1) Analisis kebutuhan yang terdiri dari latar belakang siswa yang paling banyak diteliti adalah kelas V, pendidikan orangtua siswa adalah rata-rata sudah S1 selanjutnya pendidikan SMA/SMK/MA. Pendapatan orangtua lebih dari Rp 5 juta selanjutnya Rp 2 Juta – Rp 4,9 juta. Pekerjaan orangtua yaitu jawaban lainnya, selanjutnya pegawai swasta dan wirausaha. Keadaan fisik semua anak adalah normal. (2) Rancangan Buklet edukatif yaitu bahwasannya responden banyak yang setuju, ukuran sedang, ketebalan sedang (50 lembar), bagian buklet terdiri dari awal, isi, penutup, bagian Awal Buklet Edukatif terdiri dari Kata pengantar, daftar isi, daftar gambar. Isi dari Buklet terdiri dari perilaku hidup bersih dan sehat, pendidikan gizi, pubertas, reproduksi, dan kekerasan seksual. Bagian penutup buklet terdiri dari kata penutup, daftar pustaka, glosarium, dan nomor kontak. Tampilan fisik yaitu terang dan soft (lembut). Isi dan Materi dalam Buklet terdiri dari gambar dan tulisan (bisa juga ditambah diagram dan tabel). Warna dari isi Buklet edukatif adalah soft.Kata kunci: Buklet edukatif; tematik integratif; dan pendidikan kesehatan reproduksi 
Unveiling the Influence of Servant Leadership on Teacher Job Satisfaction : A Study on the Mediating Effects of Work Motivation, Organizational Culture, and Organizational Climate Sunarni Sunarni; Sultoni Sultoni
Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Vol 9, No 2 (2023): June
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jk.v9i2.7817

Abstract

This study aims to: (1) describe the variable servant leadership, teacher job satisfaction, work motivation, organizational culture, and organizational climate, (2) analyze the relationship between servant leadership and teacher elementary school job satisfaction moderated by work motivation, organizational culture, and organizational climate, and (3) analyze the influence of servant leadership on teacher job satisfaction moderated by work motivation, organizational culture, and organizational climate. The approach used in this research is quantitative, with descriptive and correlation method. The population of the research is elementary school teachers in the Nganjuk Regency, with a total of the sample are 274 respondents. Samples were taken by non-probability sampling, namely purposive sampling. Data were taken by questionnaire. The data analysis technique used SPSS relation 24.0 and SmartPLS 4. The results of the study: (1) The description of servant leadership was dominated by excellent answers, teacher job satisfaction respondents answered satisfied, very high work motivation, good organizational culture, and good organizational climate. (2) The results of the path analysis simultaneously show a relationship. However, partially the relationship between servant leadership and teacher job satisfaction has only a relationship if moderated by the variables of work motivation and organizational climate, which have a significant relationship. In contrast, moderation of organizational culture has nothing to do. (3) there is an influence between servant leadership and teacher job satisfaction which is moderated by work motivation, organizational culture, and organizational climate. The results of the analysis of specific indirect effects are, the strongest is the relationship between servant leadership and teacher job satisfaction which is moderated by organizational climate variables. The results of the analysis of the influence between variables, namely that there is a contribution between servant leadership and teacher job satisfaction which is moderated by work motivation, organizational culture, and organizational climate.
Student Wellbeing Differences Reviewed From Learners' Perceptions of Servant Leadership Teachers In State Elementary Schools Raden Bambang Sumarsono; Sunarni Sunarni; Desi Eri Kusumaningrum; Djum Djum Noor Benty; Athalla Nauval Bhayangkara; Nurul Mustabsyiroh; Sasi Maulina
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 8, No 5: MAY 2023
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v8i5.22978

Abstract

This study aims to determine differences in the level of student wellbeing in terms of student perceptions of teacher performance in applying servant leadership in the learning process. This study uses a correlational quantitative method. The population is 30,980 students. The sample technique used was purposive sampling, with a total of 151 students. Data was collected using a questionnaire technique. Data analysis techniques used descriptive and One-way between groups (ANOVA). The results showed that the level of student welfare was in the very good category, the level of implementation of servant leadership by teachers was in the very good category, and there were differences in student welfare seen from the teacher's perception of the implementation of servant leadership in
Analisis Permasalahan Pelaksanaan Sistem Penjaminan Mutu Internal (Studi Kasus di SMK Cor Jesu Malang) Rosida Kerin Meirani; Ahmad Yusuf Sobri; Sunarni Sunarni
Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan Vol. 9 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24246/j.jk.2022.v9.i2.p203-211

Abstract

This study aims to determine the problems in the implementation of the Internal Quality Assurance System (SPMI) at SMK Cor Jesu Malang. The areas of focus are the curriculum, facilities and infrastructure, and community relations. This study uses a descriptive qualitative approach with a case study design. Data were collected by interview, observation, and documentation methods. The data were analyzed by collecting, condensing, presenting data, and finally drawing conclusions. The validity of the data is checked by using triangulation of sources and methods. The result of the study is that the implementation of the internal quality assurance system has been going well, but there are problems in 3 areas, which include curriculum, infrastructure, and public relations. The problem in the curriculum field is that teachers who come from the industry do not yet have the pedagogic ability to develop learning tools. The problem in the field of infrastructure is the lack of staff to manage school facilities. The problem related to the field of public relations is public opinion which tends to assume that vocational graduates are no better than high school graduates.