Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Intensitas Penggunaan Media Sosial Instagram Dengan Kecenderungan Perilaku Narsistik Pada Remaja Zariah, Ainun; Abas, Muhammad; Kaimuddin, Sitti Mikarna
Jurnal Sublimapsi Vol 4, No 3 (2023):
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/sublimapsi.v4i3.36488

Abstract

Kecenderungan narsistik merupakan rasa cinta pada diri sendiri yang berlebihan atau dapat juga diartikan sebagai perhatian yang sangat berlebihan pada diri sendiri. Individu narsistik memanfaatkan hubungan interpersonal hanya untuk memdapatkan perhatian, mencapai popularitas, serta melakukan segala hal yang menyenangkan untuk dirinya sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial  instagram dengan kecenderungan perilaku narsistik pada remaja SMAN 4 Kendari. Jenis penelitian adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan desain korelasional. Populasi berjumlah 376 siswa/siswi yang telah di screening dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling atau pengambilan jumlah sampel yang dilakukan menggunakan angket dari 376 siswa/siswi dan didapat yang sesuai kriteria dengan jumlah 89 orang. Teknik pengumpulan data adalah  skala  Narcissistic Personality Inventory  (NPI) dan  skala  intensitas penggunaan media sosial (SIPMS). Analisis data dilakukan dengan cara menguji persyaratan dan mengunakan uji hipotesis Uji korelasi Product moment.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara intensitas penggunaan media sosial instagram dengan kecenderungan perilaku narsistik pada remaja di SMAN 4 Kendari.
PENERAPAN NILAI MORAL DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH SMA 1 PRAYA Edi, Maria Grace Putri; Prapta, Usnia Bahagia; Fatahillah, Lanang; Apriani, Siska; Zariah, Ainun; Ayu, Nur Kuratun
Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman Vol. 11 No. 2 (2024): Juridiksiam: Jurnal Pendidikan Sosial Keberagaman
Publisher : Jurusan P. IPS, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas penerapan nilai moral dalam pembelajaran di sekolah sebagai upayauntuk membentuk karakter siswa. Apalagi di tengah perkembangan teknologi dan budaya globalisasi,dan juga tantangan dalam mengajarkan nilai-nilai moral semakin kompleks. Dan banyak siswa terpaparpada berbagai pengaruh negatif melalui media sosial dan lingkungan sekitar yang dapat mengikis nilainilai moral yang seharusnya ditanamkan dan guru sebagai pendidik memiliki peran yang sangat pentingdalam menanamkan nilai-nilai moral kepada siswa Tujuan penelitian ni untuk mengetahui bagaimanapenerapan nilai moral dalam pembelajaran di sekolah. Metode yang digunakan yaitu observasi danwawancara. Berdasarkan hasil wawancara dengan guru Bapak Fikri, cara guru di SMAN 1 PRAYAmengatasi siswa yang melanggar nilai dan moral yang peneliti temukan saat wawancara yaitu gurumelakukan pencegahan dengan memberikan peringatan kepada siswa mengenai tata tertib yang ada dandiberikan hukuman seringan-ringannya. Selain itu cara guru mengatasi siswa yang melanggar nilai danmoral yang ada di sekolah berupa sanksi sesuai dengan besarnya pelanggaran yang dilakukan olehsiswa. Guru juga memberikan poin kepada siswa yang melanggar nilai dan moral yang sudah dibuatsesuai dengan hasil kesepakatan bersama. Dengan penerapan nilai moral yang efektif, diharapkan siswadapat menjadi individu yang cerdas dan berintegritas. Melalui kolaborasi antara semua pihak,pendidikan moral dapat diintegrasikan secara menyeluruh dalam kurikulum, menciptakan generasi yanglebih bertanggung jawab. Kata Kunci: Penerapan nilai; moral; Pembelajaran kewarganegaraan
Tradisi Dan Transformasi Menelusuri Sejarah Perkembangan Ilmu Politik zariah, ainun; Handayani, Nadia; Zein, M. Zilalul Qur’an
Journal of Social and Education Vol. 2 No. 2 (2026): Journal of Social and Education
Publisher : Lembaga Riset dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66909/lrp.salut.v2i2.197

Abstract

Political science can be simply defined as the science that studies politics. The main objective of this study is to provide a comprehensive overview of the history of the development of political science. This study is useful as an academic reference for understanding the roots and development of political science. This study uses literature studies. This approach focuses on the dynamics of the development of political science from time to time. The results of this study indicate that political science has developed from a normative approach in classical times to a more empirical and rich in multidisciplinary perspectives in the contemporary era. The journey of political science as a scientific discipline shows complex dynamics and continues to develop in line with changing times.
PENTINGNYA PANCASILA SEBAGAI PEDOMAN HIDUP GENERASI Z zariah, ainun; Handayani, Nadia; Zaen, M. Zhilalul Qur’an
Journal of Social and Education Vol. 2 No. 2 (2026): Journal of Social and Education
Publisher : Lembaga Riset dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66909/lrp.salut.v2i2.222

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya pancasila sebagai pedoman hidup generasi z. Generasi Z, yang tumbuh dalam arus deras teknologi informasi. Cenderung mengalami krisis identitas, individualisme, serta penurunan semangat nasionalisme. Tujuannya untuk mengetahui pentingnya pancasila sebagai pendoman hidup Genersi Z. Manfatnya menjadi landasan berfikir,bertindak, dan berperilaku yang sesuai dengan nilai-nilai luhur bangsa,sehingga menciptakan kehidupan berbangsa dan bernegara yang rukun dan damai. Melalui studi literatur deskriptif kajian ini menekankan bahwa pendidikan Pancasila harus diterapkan itu berlaku tidak hanya secara teori tetapi juga secara aplikatif, menyatu dengan konteks keseharian dan karakteristik generasi muda. Hasil kajian menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai Pancasila seperti kerja sama timbal balik, toleransi dan cinta untuk tanah air memerlukan keterlibatan aktif keluarga, institusi pendidikan, serta lingkungan sosial, dengan dukungan metode pembelaan yang inovatif, interaktif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu, pendidikan Pancasila dapat menjadi fondasi kuat dalam membentuk karakter dan identitas kebangsaan Generasi Z.