Abstrak: Bank Sampah Sauyunan di Desa Cibungur, Kecamatan Rancakalong, Kabupaten Sumedang, masih menghadapi kendala dalam pencatatan transaksi manual, keterbatasan transparansi, rendahnya partisipasi masyarakat, dan kurangnya sarana pengolahan sampah organik. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola dan masyarakat melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan bank sampah. Metode kegiatan meliputi penjajakan mitra, Focus Group Discussion, pelatihan pengelolaan bank sampah berbasis teknologi informasi, serta pendistribusian peralatan pengolahan sampah organik rumah tangga kepada perwakilan 30 KK dari empat RT. Evaluasi dilakukan melalui survei kepuasan dan kebermanfaatan kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 90,76% peserta merasa puas terhadap kegiatan dan 90,38% peserta merasakan manfaat kegiatan. Kegiatan ini membantu pengelola memahami pencatatan transaksi, pelaporan, pengelolaan data nasabah, serta penggunaan teknologi informasi untuk mendukung operasional bank sampah. Program ini menunjukkan bahwa digitalisasi sederhana dapat mendukung efisiensi, transparansi, dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan Bank Sampah Sauyunan.Abstract: The Sauyunan Waste Bank in Cibungur Village, Rancakalong District, Sumedang Regency, still faces several challenges, including manual transaction recording, limited transparency, low community participation, and inadequate facilities for organic waste processing. This community service activity aims to strengthen the capacity of waste bank managers and community members through the use of information technology in waste bank management. The methods used in this activity included partner needs assessment, Focus Group Discussions, information technology-based waste bank management training, and the distribution of household organic waste processing equipment to representatives of 30 households from four neighborhood units (RT). The activity was evaluated through a satisfaction and perceived usefulness survey. The results showed that 90.76% of participants were satisfied with the activity, while 90.38% stated that the activity was beneficial. This activity helped waste bank managers improve their understanding of transaction recording, reporting, customer data management, and the use of information technology to support waste bank operations. The program indicates that simple digitalization can improve efficiency, transparency, and community participation in the management of the Sauyunan Waste Bank.