Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

A Collaborative Approach in Women Empowerment: Experience from Garut Regency Nefi Aris Ambar Asmara; Rike Anggun Artisa
Jurnal Ad'ministrare Volume 8, Issue 2, July-December 2021
Publisher : Pendidikan Administrasi Perkantoran, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ja.v8i2.24697

Abstract

This paper discusses the collaborative governance process in empowering women in Garut Regency through the Integrated Program for Increasing the Role of Women Towards Healthy and Prosperous Families. This program is an annual routine program to increase the role of women in development in the village scope. This program involves various stakeholders, from elements of government, non-government organizations, the private sector, universities, and other elements of society. This study uses a qualitative method with a descriptive approach. Data was collected by interviewing relevant informants and observing the target villages. The results show that this collaborative governance process has a strong impetus to increase women's participation. The main supporting factors for collaboration are leadership and shared goals from stakeholders. The next empowerment challenge is how to make women able to maintain their participation after the program ends.
Pengembangan Desa Wisata Berbasis Collaborative Governance di Kota Batu Cintantya Adhita Dara Kirana; Rike Anggun Artisa
Kolaborasi : Jurnal Administrasi Publik Vol 6, No 1 (2020): April 2020
Publisher : Department of Public Administration, Muhammadiyah University of Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/kjap.v6i1.3119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan desa wisata berbasis collaborative governancedi Kota Batu.Berkembangnya paradigma pembangunan dimana pemerintah bukan lagi menjadi satu-satunya aktor dalam pembangunan membawa pengaruh pada pengelolaan desa wisata. Peneliti berupaya melihat peran aktor dan kerjasama sehingga membentuk sebuah kolaborasi dalam pengembangan desa wisata. Metode yang digunakan adalah metode eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menjunjukan bahwa dalam pengembangan desa wisata, Pemerintah Kota Batu melibatkan sektor swasta, akademisi, media dan mendorong partisipasi masyarakat melalui pemberdayaan. Adapun dalam pelaksanaan collaborative governancetersebut, dibutuhkan komunikasi yang efektif guna memudahkan para aktor melakukan kolaborasi sehingga dapat mengoptimalkan perannya dalam pengembangan desa wisata.
STRATEGI COMMUNITY ENGAGEMENT DALAM PROGRAM GEMA MADANI SIMPATI (GERAKAN MASYARAKAT MANDIRI, BERDAYA SAING DAN INOVATIF) DI KOTA TASIKMALAYA Endah Mustika Ramdani; Lidia Maasir; Rike Anggun Artisa
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 6, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Gema Madani Simpati merupakan sebuah program pembangunan yang berbasis partisipasi masyarakat untuk mengurangi tingkat kemiskinan di Kota Tasikmalaya.Keberhasilan program ini ikut ditentukan oleh sejauhmana masyarakat dapat terlibat untuk membangun daerahnya. Maka dari itu, mendorong masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam pembangunan menjadi sebuah tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pelibatan masyarakat dalam program Gema Madani Simpati. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan program Gema Madani Simpati didukung oleh tiga strategi dalam proses komunikasi antar aktor yang terlibat, yaitu melalui pertukaran informasi, konsultasi, dan dibukanya ruang bagi partisipasi aktif masyarakat
STRATEGI COMMUNITY ENGAGEMENT DALAM PROGRAM GEMA MADANI SIMPATI (GERAKAN MASYARAKAT MANDIRI, BERDAYA SAING DAN INOVATIF) DI KOTA TASIKMALAYA Endah Mustika Ramdani; Lidia Maasir; Rike Anggun Artisa
Moderat: Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 6, No 4 (2020)
Publisher : Universitas Galuh Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Gema Madani Simpati merupakan sebuah program pembangunan yang berbasis partisipasi masyarakat untuk mengurangi tingkat kemiskinan di Kota Tasikmalaya.Keberhasilan program ini ikut ditentukan oleh sejauhmana masyarakat dapat terlibat untuk membangun daerahnya. Maka dari itu, mendorong masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam pembangunan menjadi sebuah tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pelibatan masyarakat dalam program Gema Madani Simpati. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan program Gema Madani Simpati didukung oleh tiga strategi dalam proses komunikasi antar aktor yang terlibat, yaitu melalui pertukaran informasi, konsultasi, dan dibukanya ruang bagi partisipasi aktif masyarakat
Ketahanan Nasional Berbasis Ketahanan Keluarga pada Masa Pandemic Covid-19 di Kabupaten Bandung Rofi' Ramadhona Iyoega; Rike Anggun Artisa; Cintantya Andhita Dara Kirana
Journal Civics and Social Studies Vol 5, No 2 (2021): Volume 5 No 2 Tahun 2021
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31980/civicos.v5i2.1524

Abstract

Ketahanan nasional (national resilience) baru akan terwujud ketika ditopang oleh ketahanan pada lapisan dibawahnya yakni ketahanan regional/wilayah. Ketahanan regional/wilayah juga mustahil tercipta jika tidak adanya ketahanan pada level keluarga (diri/individu). Pandemic Covid-19 berpotensi mengancam ketahanan nasional bangsa Indonesia. Oleh karenanya keluarga sebagai pilar penyokong ketahanan nasional harus ditingkatkan peranannya. Keluarga sebagai unit sosial terkecil dalam masyarakat memiliki tanggung jawab dalam mencetak generasi penerus yang unggul dan berdaya saing, mendidik anak bangsa yang memiliki kecerdasan yang berimbang antara intelektual, moral, dan juga spiritual. Tulisan ini bermaksud menerangkan kondisi ketahanan keluarga pada masa Pandemic Covid-19 serta menjelaskan kontribusi keluarga dalam mewujudkan ketahanan masyarakat yang berdampak terhadap menguatnya ketahanan nasional bangsa. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode wawancara (interview) dan penyebaran kuesioner kepada responden. Pendekatan kualitatif dipilih dalam kajian ini melalui studi pustaka yang relevan.Kata Kunci: Ketahanan Nasional, Ketahanan Keluarga, Pandemic Covid-19
STRATEGI PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS (SDGs) DESA. STUDI KASUS: DESA CIBURIAL, KECAMATAN CIMENYAN, KABUPATEN BANDUNG, JAWA BARAT RIke Anggun Artisa
Inovasi Pembangunan : Jurnal Kelitbangan Vol 11 No 01 (2023): April 2023
Publisher : Balitbangda Provinsi Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35450/jip.v11i01.349

Abstract

Village Sustainable Development Goals (SDGs) program to realize the acceleration of achieving sustainable development goals. The Village SDGs in Ciburial Village have been implemented in 2021 and 2022 Ciburial Village will re-implement the Village SDGs program, but in practice, there are still the same problems, namely the lack of community participation in the program. This study aims to determine the level of community participation in the Village SDGs and formulate appropriate strategies to increase community participation so that the implementation of the Village SDGs can run optimally. The method used in this research is descriptive qualitative by taking data through interviews, observation, and documentation. In formulating a strategy to increase community participation in the implementation of the Village SDGs, a SWOT analysis will be used, this SWOT analysis will describe internal and external conditions regarding existing strengths, weaknesses, opportunities, and threats to determine strategies that can make village communities play an active role in the Village SDGs that will be implemented. run by the Ciburial Village Government.
Membangun Desa Melalui Budaya Literasi (Village Development Through Literacy Culture) Ati Rahmawati; Iwan Kurniawan; Rike Anggun Artisa
Setia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Vol. 1, No.1, Juni 2020
Publisher : Politeknik STIA LAN Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/setiamengabdi.v1i1.3

Abstract

ABSTRACTNowadays the development of technology gave us a new civilization. Technology is closely related to the development of science, which its progress can be achieved by a rich reading culture. Reading duration of Indonesian people only 30- 59 minute per a day (less than one hour), meanwhile developed countries have 6-8 hours per a day. Most of Indonesians people more interested on their gadgets than books, they can spend 5,5 hours per a day just to play their gadget. It is really ironic when technology is getting more advanced but our literacy culture is getting lower. Literacy culture can be improved through the mini library enrichment. Garut Regency has similar program to improve its literacy culture. Mini library enrichment which is supporting by PkM program of Politeknik STIA LAN Bandung is expected to more campaigning and improving of village’s literacy culture.ABSTRAKSaat ini perkembangan teknologi telah menghasilkan peradaban baru bagi manusia. Dalam hal ini teknologi berkaitan erat dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Ilmu pengetahuan dapat berkembang pesat salah satunya melalui budaya membaca. Durasi waktu masyarakat Indonesia untuk membaca rata-rata hanya 30-59 menit per hari (kurang satu jam), sementara di negara maju rata-rata mencapai 6-8 jam per hari. Sebagian besar orang Indonesia mampu menghabiskan waktu 5,5 jam sehari untuk bermain gawai atau gadget. Hal ini sungguh ironis manakala teknologi semakin maju tetapi budaya literasi semakin rendah. Oleh karena itu budaya literasi perlu ditingkatkan kembali, yang salah satu caranya melalui pengadaan sarana literasi berupa taman bacaan atau perpustakaan. Kabupaten Garut sudah mengembangkan konsep taman bacaan dalam upaya meningkatkan budaya literasi di kalangan masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan oleh Politeknik STIA LAN Bandung diharapkan dapat mengkampanyekan dan meningkatkan budaya literasi kepada warga desa.
MENDORONG LITERASI MELALUI WORKSHOP READING SKILL Nefi Aris Ambar Asmara; Rike Anggun Artisa
Setia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Vol. 2, No. 1, Juni 2021
Publisher : Politeknik STIA LAN Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/setiamengabdi.v2i1.15

Abstract

Krisis literasi yang terjadi saat ini cukup banyak menyita perhatian karena secara tersirat dapat menggambarkan kualitas pendidikan dan kemampuan dalam menghadapi persaingan global. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan antusiasme masyarakat terkait literasi dilakukan oleh berbagai pihak, termasuk oleh perguruan tinggi melalui dosen dalam rangka melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Workshop reading skill diberikan sebagai cara untuk membekali masyarakat kemampuan dalam membaca buku teks terutama yang berbahasa internasional (inggris). Dengan menguasai kemampuan membaca dengan Teknik tertentu diharapkan akan membantu masyarakat dalam memahami isi bacaan yang bermanfaat bagi kemajuan dan perkembangan pengetahuan.
MENDORONG PERWUJUDAN DESA DIGITAL 4.0 MELALUI IDENTIFIKASI TAHAPAN PENGEMBANGAN DESA DIGITAL Rike Anggun Artisa; Endah Mustika Ramdani; Rodlial Ramdhan Tackbir Abubakar
Setia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Politeknik STIA LAN Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/setiamengabdi.v4i1.44

Abstract

The existence of technology as an acceleration in development emphasizes the importance of the need to adapt. This also has the implication that all levels of government up to the village level need to pay attention in order to optimize the development benefits that will be received by the community. West Java Province has a digital village program that aims to realize the welfare of rural communities through digitization, community capacity building, and maximizing village potential. However, not all villages know their current position well and what the stages of digital village development will be in the future. Therefore, a team of lecturers at the Politeknik STIA LAN Bandung in collaboration with Jabar Digital Service provided assistance to one of the villages in Bandung Regency in terms of identifying digital villages as well as the stages of their development in order to achieve digital village 4.0.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Inovasi Es Krim Kulit Pisang di Desa Andir Egista Ratriningtyas; Hera Deva Marcita; Macharany Agustini Wahyudin; Nadia Bella Anggraini; Artisa, Rike Anggun
Setia Mengabdi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Juni 2024
Publisher : Politeknik STIA LAN Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31113/setiamengabdi.v5i1.51

Abstract

This community service aims to explore the potential and innovation of using banana peels as well as an effort to empower the community. Banana peels are generally just thrown away so that the resulting banana peel waste increases and accumulates. In fact, banana peels contain nutrients that are very beneficial for the body. By reusing banana peel waste through processing it into ice cream, it can provide novelty and added value to society. This community empowerment activity is carried out by conducting outreach to the community through providing material regarding the benefits of banana peels and the practice of making banana peel ice cream directly with the community. This activity was carried out in Andir Village, Baleendah District, Bandung Regency, West Java, on December 10 2023. Through this community empowerment activity it can have an impact on economic growth because it creates business opportunities for the community, overcomes problems related to banana peel waste, and grows potential village.