Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Tata Ruang Berbasis Lingkungan di Kawasan Mandalika Kabupaten Lombok Tengah: Sebuah Analisis Strategi Keberlanjutan Lalu Septiya Fahmi Rezi; Sukuryadi Sukuryadi; Ibrahim Ali; Joni Safaat Adiansyah; Dhita Eka Pramita Hesti; Ety Kuniawati; Lulu Luciana Putri
Justek : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 8, No 3 (2025): September
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/justek.v8i3.33117

Abstract

Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, telah ditetapkan sebagai destinasi pariwisata berkelas dunia melalui Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2014. Dengan luas area 1.035,67 Ha, KEK Mandalika memiliki potensi alam dan budaya yang kaya, serta komitmen kuat untuk menjadi contoh pengembangan pariwisata berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan tata ruang berbasis lingkungan di Kawasan Mandalika dengan fokus pada integrasi aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan. Metode penelitian dikembangkan dengan menyertakan wawancara semi-terstruktur terhadap 5 pemangku kepentingan utama di kawasan Mandalika, termasuk perwakilan ITDC dan masyarakat lokal, untuk melengkapi analisis dokumen. Validasi data dilakukan dengan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kawasan Mandalika telah menetapkan tujuan keberlanjutan yang komprehensif, termasuk pengurangan emisi karbon sebesar 30% pada tahun 2025, pengelolaan limbah yang efektif, dan konservasi sumber daya alam. Program-program seperti Blue & Green Circularity Value Creations Quick Win 2024 dan Sustainable Quality Tourism Destination Program-Semester 2-2024 telah memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan infrastruktur ramah lingkungan dan penguatan produk wisata berkelanjutan. Namun, tantangan seperti koordinasi antar pemangku kepentingan, keterbatasan anggaran, dan sumber daya manusia masih perlu diatasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengembangan tata ruang berbasis lingkungan di Kawasan Mandalika telah menunjukkan kemajuan yang signifikan, namun diperlukan integrasi yang lebih baik antara berbagai strategi dan program untuk mencapai tujuan keberlanjutan yang holistik.
Pengembangan Model Evaluasi Sistem Penyimpanan Limbah B3 Berbasis Risiko dan Kepatuhan Regulasi Lulu Luciana Putri; Joni Safaat Adiansyah; Sukuryadi; Ibrahim Ali
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 7 No. 4 (2026): November (In Press)
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v7i4.2940

Abstract

Hazardous and toxic waste (B3 waste) storage facilities in many industrial operations are often organized as a decentralized network of storage points spread across different operational areas. Such configurations frequently complicate inspection, monitoring, and regulatory oversight. This study aims to develop a generalizable evaluation model for hazardous waste storage systems that integrates risk assessment, operational performance indicators, transportation-related greenhouse gas (GHG) estimation, and regulatory compliance assessment within a single analytical framework. The model was developed through a conceptual–analytical approach that synthesizes a semi-quantitative likelihood–consequence risk matrix, a compliance matrix referring to national hazardous-waste regulations, an activity-based GHG estimation method, and a Multi-Criteria Decision Analysis (MCDA) scheme equipped with a regulatory compliance gate. An illustrative application of the model indicates that dispersed storage systems tend to fall into medium-to-high risk categories and show inconsistent compliance performance, whereas consolidating storage into fewer, centralized points is associated with lower risk categories, more uniform compliance, and reduced transportation-related emissions. The proposed model offers a structured, cross-sector tool for evaluating and redesigning hazardous waste storage systems to strengthen environmental performance and regulatory compliance.