Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Existence of POLRI in Handling Minor Crimes of Defamation Through Social Media in the Electronic Information and Transaction Law Manurung, Andreas; Hakim, Abdul; Jannah, Maya
Internet of Things and Artificial Intelligence Journal Vol. 3 No. 1 (2023): Vol. 3 No.1 (2023): Volume 3 Issue 1, 2023 [February]
Publisher : Association for Scientific Computing, Electronics, and Engineering (ASCEE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31763/iota.v3i1.591

Abstract

The progress of information technology has positive and negative impacts; from a legal perspective, many criminal cases related to the social world in information technology occur in Indonesia. Meanwhile, the application of Law in Indonesia only prioritizes the principle of legal certainty and does not reduce the number of crimes that have happened in the State of Indonesia; until now, it has become a burden for the state when every criminal case ends up in prison. Law enforcers, the Police, the Attorney General's Office, and the Supreme Court created a restorative justice approach in applying criminal cases as a settlement mechanism outside the general court based on the principle of Justice. The application of restorative Justice is not always oriented toward criminal punishment. Still, it is more directed at aligning the interests of recovering victims and the accountability of perpetrators of criminal acts.
Stages of Prosecution of Crimes with Aggravation Analysis of Religious Court Decisions Aldi, Muhammad; Hakim, Abdul; Jannah, Maya
Jurnal Mahkamah : Kajian Ilmu Hukum dan Hukum Islam Vol. 9 No. 1 June (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jm.v9i1.4674

Abstract

The state guarantees the lives of its citizens in accordance with Article 28A of the 1945 Constitution. The Criminal Code covers specific crimes including crimes against property in Book Two Chapter XXII, namely Theft.  The purpose of this study is to analyse the prosecutor's charges in a case of aggravated theft. The method used in this research is normative research. This type of research uses descriptive qualitative type. The data sources used are two types of primary data sources in the form of case file Number: 814/pid.B/2023/PN.Rap and criminal law books and secondary data sources in the form of books and articles related to this research. The results of this study are the unbalanced prosecutor's charges between the two perpetrators of theft with aggravation. This research concludes that the legal considerations in the judge's decision which sentenced each of the two defendants to 1 year (defendant 1) and 9 months (second defendant). This research is strengthened by the existence of case files located at the Labuhanbatu police station, so that it can be properly analysed.
Klausul Arbitrase dalam Kontrak Bisnis Internasional di Sektor Energi dan Sumber Daya Alam: Efektivitas dan Tantangan dalam Penegakan Hukum Jannah, Maya; Rinaldi, Feri; Vareza, Rihan Ali; Pakpahan, Ayesha Shahnaz Aurelia
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6650

Abstract

Klausul arbitrase dalam kontrak bisnis internasional di sektor energi dan sumber daya alam, seperti minyak dan gas (migas), pertambangan, dan energi terbarukan, memainkan peran krusial dalam penyelesaian sengketa lintas batas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas klausul arbitrase dalam memastikan kepastian hukum dan keadilan bagi para pihak yang terlibat, serta mengidentifikasi tantangan dalam penegakan putusan arbitrase di berbagai yurisdiksi. Dengan pendekatan studi pustaka, penelitian ini mengevaluasi kerangka hukum internasional, seperti Konvensi New York 1958, dan praktik arbitrase di lembaga-lembaga terkemuka seperti ICC, LCIA, dan SIAC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun arbitrase menawarkan fleksibilitas, kerahasiaan, dan netralitas, tantangan seperti konflik yurisdiksi, harmonisasi hukum nasional dengan perjanjian investasi bilateral (BITs), serta resistensi terhadap penegakan putusan arbitrase di beberapa negara, masih menghambat efektivitasnya. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kerjasama antarnegara dan reformasi kebijakan nasional untuk mendukung eksekusi putusan arbitrase, terutama di sektor energi yang memiliki kompleksitas teknis dan nilai investasi tinggi.
Klausul Arbitrase dalam Kontrak Bisnis Internasional di Sektor Energi dan Sumber Daya Alam: Efektivitas dan Tantangan dalam Penegakan Hukum Jannah, Maya; Rinaldi, Feri; Vareza, Rihan Ali; Pakpahan, Ayesha Shahnaz Aurelia
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6650

Abstract

Klausul arbitrase dalam kontrak bisnis internasional di sektor energi dan sumber daya alam, seperti minyak dan gas (migas), pertambangan, dan energi terbarukan, memainkan peran krusial dalam penyelesaian sengketa lintas batas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas klausul arbitrase dalam memastikan kepastian hukum dan keadilan bagi para pihak yang terlibat, serta mengidentifikasi tantangan dalam penegakan putusan arbitrase di berbagai yurisdiksi. Dengan pendekatan studi pustaka, penelitian ini mengevaluasi kerangka hukum internasional, seperti Konvensi New York 1958, dan praktik arbitrase di lembaga-lembaga terkemuka seperti ICC, LCIA, dan SIAC. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun arbitrase menawarkan fleksibilitas, kerahasiaan, dan netralitas, tantangan seperti konflik yurisdiksi, harmonisasi hukum nasional dengan perjanjian investasi bilateral (BITs), serta resistensi terhadap penegakan putusan arbitrase di beberapa negara, masih menghambat efektivitasnya. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kerjasama antarnegara dan reformasi kebijakan nasional untuk mendukung eksekusi putusan arbitrase, terutama di sektor energi yang memiliki kompleksitas teknis dan nilai investasi tinggi.