Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science

Analisis Produktivitas Divisi Produksi Menggunakan Metode Objective Matrix (OMAZ) Dan Analytical Hierarchy Proses (AHP) Iqbal, Nurul; Dahda, Said Salim
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol 7 No 4 (2024): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/intecoms.v7i4.10630

Abstract

Produktivitas merupakan menganalisis dan mengevaluasi output yang didapat berdasarkan tingkat unjuk kerja selama periode waktu tertentu adalah komponen penting untuk menjaga kelangsungan hidup suatu perusahaan. Pengukuran produktivitas diperlukan untuk mengetahui produktivitas perusahaan saat ini. OMAX (Objective Matrix Method) adalah salah satu metode untuk menganalisis produktivitas perusahaan, dan langkah-langkah, Proses Analitik Hierarki untuk penentuan bobot, penentuan tingkat tujuan matriks, kalkulasi untuk index produktivitas, dan Evaluasi dengan traffic light system untuk membagi tingkat pencapaian indikator dan memperbaiki tingkat yang tidak mencapai. Menurut evaluasi traffic light system, rasio jam lembur sebenarnya menyebabkan penurunan produktivitas. Oleh karena itu, peningkatan produktivitas diperlukanmengevaluasi pada penjadwalan jam lembur aktual agar produktivitas tetap sesuai target yang sudah di tentukan oleh Perusahaan. Kata Kunci: Analisis Produktivitas, Analytical Hierarchy Proces, Objective Matrix, OMAX, AHP
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU BOTOL 600 ML MENGGUNAKAN METODE FUZZY EOQ DI PT. SWABINA GATRA Isra' Maridwan, Oktareno; Dahda, Said Salim; Nugroho, Yanuar Pandu
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 9 No. 1 (2026): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/9acrvf12

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian persediaan bahan baku botol 600 ml di PT. Swabina Gatra menggunakan metode Fuzzy Economic Order Quantity (Fuzzy EOQ). Metode ini diterapkan untuk mengatasi ketidakpastian dalam permintaan dan biaya yang tidak dapat dijelaskan secara deterministik oleh model EOQ klasik. Data yang digunakan meliputi permintaan tahunan, biaya pemesanan, dan biaya penyimpanan selama periode Mei 2024–April 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode EOQ klasik menghasilkan total biaya persediaan sebesar Rp 12.868.501, sedangkan metode Fuzzy EOQ menghasilkan total biaya sebesar Rp 1.868.271 dengan kuantitas pesanan optimal 16.700 unit (167 ball). Dengan demikian, metode Fuzzy EOQ mampu menurunkan biaya persediaan sebesar 85,5% dibandingkan metode EOQ klasik. Hasil ini membuktikan bahwa penerapan metode Fuzzy EOQ dapat meningkatkan efisiensi biaya dan keandalan sistem pengendalian persediaan di perusahaan manufaktur. Kata Kunci: Fuzzy EOQ, Pengendalian Persediaan, Biaya Persediaan, Ketidakpastian, AMDK.
ANALISIS RISIKO POTENSI KECELAKAAN KERJA PADA PEMASANGAN PIPA JALUR DISTRIBUSI N2 DI PT. XYZ MENGGUNAKAN METODE HIRADC DAN RCA 5 WHYS Firman Syah, Muhammad; Dahda, Said Salim
INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science Vol. 9 No. 1 (2026): INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/20jqes11

Abstract

Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi potensi kecelakaan kerja pada aktivitas pemasangan pipa jalur distribusi N2 di PT. XYZ menggunakan metode HIRADC dan RCA 5 Whys. Berbagai potensi bahaya ditemukan pada setiap tahapan pekerjaan, antara lain masalah ergonomi, terpeleset, tersandung, terhirup gas, bising, terbentur, percikan api, kelelahan, tertimpa material, terjatuh, paparan panas, dan risiko kebakaran. Penilaian risiko dengan matriks likelihood dan severity menunjukkan bahwa sebagian besar bahaya berada pada kategori sedang hingga tinggi. Metode RCA 5 Whys digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab, yang mengungkap kelemahan pada sistem manajemen K3, kurangnya pelatihan, budaya kerja yang tidak disiplin, serta pengawasan yang lemah. Berdasarkan hasil analisis, disusun rekomendasi pengendalian risiko berdasarkan hirarki pengendalian untuk meminimalkan potensi kecelakaan serta meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan perusahaan. Kata kunci: Keselamatan dan Kesehatan Kerja, RCA 5 Whys, Analisis Risiko, HIRADC