Hamzah Fathurrohman Arroja
UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PARADIGMA KOMUNIKATIF DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA (MAHARAH AL-KALAM) BAHASA ARAB Ahmad Sururi; Hamzah Fathurrohman Arroja; Acep Hermawan; Eva Latifah Fauzia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 3 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i3.17011

Abstract

This study discusses the communicative paradigm in Arabic language learning as an approach that emphasizes the use of language for real communicative purposes. The main focus is speaking skills or maharah al-kalam, namely the ability to convey ideas orally with precision, fluency, and contextual appropriateness. The communicative paradigm is considered relevant because it encourages learners to actively use Arabic through dialogue, question and answer, simulation, and meaningful interaction activities. This study uses a library research approach by examining the basic concepts of maharah al-kalam and the application of the communicative approach in Arabic language learning. The results show that the communicative paradigm can improve students' courage, fluency, active vocabulary, and speech accuracy in speaking Arabic.
Desain dan Model Pengembangan Kurikulum Bahasa Arab Berbasis Pendekatan Multikultural dan Interdisipliner di Lembaga Pendidikan Islam Indonesia Ahmad Sururi; Hamzah Fathurrohman Arroja; Acep Hermawan; Isop Syafei
Bayt Al Hikmah: Jurnal Pendidikan dan Pengembangan Masyarakat Islam Vol. 2 No. 2 (2026): Januari - Juni 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/BaytAl-Hikmah.777

Abstract

Pengembangan kurikulum Bahasa Arab di lembaga pendidikan Islam perlu disesuaikan dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21 yang menekankan kompetensi komunikatif, penghargaan terhadap keberagaman budaya, dan integrasi berbagai disiplin ilmu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain kurikulum Bahasa Arab dalam perspektif multikultural serta mengkaji model pengembangan kurikulum berbasis pendekatan interdisipliner. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Data diperoleh melalui studi dokumentasi, observasi, dan wawancara pada empat lembaga pendidikan Islam, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurikulum Bahasa Arab masih berorientasi pada penguasaan kaidah kebahasaan dengan representasi budaya lokal yang terbatas dan belum mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu secara sistematis. Sebagai alternatif, penelitian ini menawarkan model pengembangan kurikulum berbasis empat pilar, yaitu linguistik, antropologi budaya, ilmu pendidikan, dan kajian keislaman. Model tersebut diharapkan mampu menghasilkan pembelajaran Bahasa Arab yang lebih komunikatif, inklusif, kontekstual, serta relevan dengan kebutuhan peserta didik di era global. Temuan penelitian ini dapat menjadi acuan bagi pengembang kurikulum, pendidik, dan pembuat kebijakan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Arab di Indonesia. Implikasi penelitian ini memberikan acuan konseptual bagi pengembang kurikulum, pendidik, dan pengambil kebijakan dalam merancang pembelajaran Bahasa Arab yang lebih komunikatif, inklusif, dan kontekstual. Dengan demikian, pengembangan kurikulum berbasis pendekatan multikultural dan interdisipliner berpotensi meningkatkan relevansi pembelajaran Bahasa Arab terhadap kebutuhan peserta didik di era global.