Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Buku Ajar Mata Kuliah Pengembangan Materi Ajar PKn Hanip, Rival; Wahyudiono, Andhika; Nirtha, Eva; Bay, Rudolfus Ruma
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v8i1.1649

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengembangkan Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan mengikuti model Borg dan Gall. Proses penelitian dilakukan dalam tiga fase, yakni pengembangan, validasi, dan uji coba buku ajar. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, kuesioner, lembar observasi, dan tes. Berdasarkan hasil penelitian, Buku Ajar PKn yang dikembangkan terbukti valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran. Validitas Buku Ajar PKn dievaluasi oleh ahli bahasa sebesar 94% dan ahli materi sebesar 89%. Selain itu, buku ajar ini dinilai praktis dengan persentase angket penilaian mahasiswa pada tahap uji coba ketiga mencapai 90%. Secara keseluruhan, buku ajar ini juga efektif dalam mendukung proses pembelajaran, sebagaimana terlihat dari persentase lembar observasi pada uji coba terakhir, yaitu sebesar 92%.
Pengembangan Kompetensi Guru SD Muhammadiyah Merauke dalam Penerapan Konsep Dasar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Melalui Pendekatan Pembelajaran Kontekstual dan Inovatif Hanip, Rival; Wahyudiono, Andhika; Nirtha, Eva; Bay, Rudolfus Ruma; Sinaga, Serlina Boru
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v3i2.148

Abstract

The disparity in the quality of Social Studies (IPS) education at SD Muhammadiyah Merauke is caused by the lack of teacher competence in contextual teaching methods, limited training, and insufficient facilities and government support. The purpose of this service is to enhance teachers' competencies in applying contextual and innovative Social Studies (IPS) teaching methods at SD Muhammadiyah Merauke. The implementation method was carried out in structured stages, starting with coordination with the school and local government. The workshop was conducted with lectures and hands-on practice to provide teachers with an understanding of the application of basic concepts of Social Education Science. (IPS). This activity took place at SD Muhammadiyah Merauke from October 10-15, 2024, with 10 teacher participants. After the workshop, a discussion was held to find solutions to the problems faced by teachers, such as limited facilities and low competence in contextual learning methods. The results of the community service conducted in the form of a workshop at SD Muhammadiyah Merauke successfully addressed several obstacles faced by teachers in implementing contextual and innovative learning. Through this workshop, teachers were provided training to enhance their competence in connecting Social Science Education (IPS) material with the context of students' daily lives. The participation of 10 teachers in this activity demonstrates enthusiasm for improving the quality of teaching. Although challenges related to facilities and understanding of local culture still exist, the success of this workshop demonstrates that proper training can have a positive impact on how teachers deliver material and enhance students' critical thinking skills. The conclusion of this service is that training and facility support are important for the implementation of contextual learning methods. Support from schools, the government, and the community is essential for the optimal implementation of teaching innovations.
Pengembangan Buku Ajar Mata Kuliah Pengembangan Materi Ajar PKn Hanip, Rival; Wahyudiono, Andhika; Nirtha, Eva; Bay, Rudolfus Ruma
Education Journal : Journal Educational Research and Development Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Argopuro Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31537/ej.v8i1.1649

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk mengembangkan Buku Ajar Pendidikan Kewarganegaraan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan dengan mengikuti model Borg dan Gall. Proses penelitian dilakukan dalam tiga fase, yakni pengembangan, validasi, dan uji coba buku ajar. Pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, kuesioner, lembar observasi, dan tes. Berdasarkan hasil penelitian, Buku Ajar PKn yang dikembangkan terbukti valid, praktis, dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran. Validitas Buku Ajar PKn dievaluasi oleh ahli bahasa sebesar 94% dan ahli materi sebesar 89%. Selain itu, buku ajar ini dinilai praktis dengan persentase angket penilaian mahasiswa pada tahap uji coba ketiga mencapai 90%. Secara keseluruhan, buku ajar ini juga efektif dalam mendukung proses pembelajaran, sebagaimana terlihat dari persentase lembar observasi pada uji coba terakhir, yaitu sebesar 92%.
Pengenalan dan Pengamalan Nilai-Nilai Anti Korupsi pada Siswa SD Inpres Mangga Dua Yampap, Umar; Rado, Rudini Hasyim; Bay, Rudolfus Ruma
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI Vol. 10 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEMBANGUN NEGERI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35326/pkm.v10i1.8255

Abstract

Rendahnya pemahaman dan pengamalan nilai-nilai anti korupsi pada siswa sekolah dasar menjadi tantangan dalam pembentukan karakter sejak dini. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan dan menumbuhkan pengamalan nilai-nilai anti korupsi pada siswa SD Inpres Mangga Dua. Metode yang digunakan adalah sosialisasi partisipatif edukatif melalui tahapan observasi, persiapan materi, implementasi, dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 31 siswa. Instrumen yang digunakan meliputi observasi, kuis, wawancara, dan lembar refleksi. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan pengamalan sembilan nilai anti korupsi (jujur, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, mandiri, adil, berani, dan peduli) dengan rata-rata capaian sebesar 78,05 serta didukung hasil kuis sebesar 79,63 dalam kategori baik. Siswa tidak hanya mampu memahami konsep, tetapi juga mulai menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian efektif dalam memahami dan mengamalkan nilai-nilai anti korupsi, sehingga perlu diintegrasikan secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran untuk membentuk karakter siswa yang berintegritas