Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Islamic Educational Philosophy on Contemporary Islamic Discourse: A Case Study of PAI Students at STITNU Sakinah Dharmasraya Rani Safitri; Pely Welgya; Mayasiti Solihah; Suci Adillah; Susi Puspita Sari
The Future of Education Journal Vol 4 No 7 (2025): Continued
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah Yayasan Pendidikan Tumpuan Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61445/tofedu.v4i7.984

Abstract

This study aims to examine the understanding and responses of students in the Islamic Education (PAI) Program at STITNU Sakinah Dharmasraya toward contemporary Islamic discourse from the perspective of Islamic educational philosophy. In the context of the ever-changing era, contemporary Islamic discourse requires reinterpretation and rethinking of Islamic teachings to be more relevant and contextual. Islamic educational philosophy serves as an essential foundation in shaping students' mindset to respond to contemporary issues while adhering to the core values of Islam. This research employs a qualitative approach with a case study method. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving 15 PAI students who actively participated in contemporary Islamic discussions. The results indicate that most students have a good basic understanding of Islamic educational philosophy but still face challenges in translating these principles into responses to contemporary issues such as pluralism, radicalism, gender, and religious moderation. The study concludes that strengthening the integration of Islamic philosophical studies with social realities in the PAI curriculum is necessary so that students can become intelligent, critical, and moderate agents of change in addressing the challenges of the times.
Paradigma Pendidikan Multikultural Mereduksi Prasangka dan Konflik Antar Umat Beragama Rani Safitri; Pely Welgya; Yenitadini Indah Sari; Maya Sitisholihah; Muhammad Amin
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 No. 3, September 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18584

Abstract

Indonesia memiliki keberagaman agama, suku, budaya, dan etnis yang menjadi kekuatan sekaligus tantangan dalam menciptakan kehidupan sosial yang harmonis. Intoleransi, prasangka, diskriminasi, dan konflik antarumat beragama menunjukkan pentingnya penguatan pendidikan multikultural. Tujuan penelitian ini bertujuan menganalisis paradigma pendidikan multikultural dalam mereduksi prasangka dan konflik antarumat beragama serta mengidentifikasi strategi implementasinya dalam pendidikan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh dari artikel ilmiah, buku, karya tokoh pendidikan multikultural, dan dokumen kebijakan, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi secara deskriptif kualitatif. Subjek: Sumber kajian berupa berbagai literatur ilmiah yang relevan dengan pendidikan multikultural, toleransi, prasangka, dan konflik antarumat beragama. Hasil pendidikan multikultural berperan strategis dalam mengurangi prasangka melalui pembelajaran kolaboratif, dialog antariman, budaya sekolah inklusif, peningkatan kompetensi guru, keterlibatan keluarga, dan literasi digital. Kesimpulannya adalah pendidikan multikultural merupakan strategi preventif yang efektif untuk membangun toleransi, empati, dan kerukunan serta mencegah konflik antarumat beragama.