Nurul Isna Faizatul Munna
UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Urgensi Kompetensi Hukum dan Fiqh Muamalah Dewan Pengawas Syariah dalam Mengawasi Kepatuhan Syariah pada Perbankan dan Keuangan Syariah Nurul Isna Faizatul Munna; Nadzirotul Fuadatil Khoiriyah; Dhea Firnanda; Binti Nur Asiyah; Dede Nurohman
Jurnal Hukum Ekonomi Syariah Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Hukum Ekonomi Syariah
Publisher : STAI Al Musaddadiyah Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37968/jhesy.v5i1.2146

Abstract

Perbankan syariah mengalami perkembangan yang signifikan seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap produk keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah. Pertumbuhan tersebut menuntut adanya inovasi produk yang tetap berada dalam koridor hukum Islam agar terhindar dari risiko ketidakpatuhan syariah yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat. Dalam hal ini, Dewan Pengawas Syariah (DPS) memiliki peran penting dalam memastikan seluruh aktivitas perbankan dan keuangan syariah berjalan sesuai dengan prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kompetensi DPS dalam mengawasi kepatuhan syariah pada perbankan syariah dan keuangan syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (literature review) dengan pendekatan kualitatif melalui pengumpulan data dari buku, jurnal ilmiah, fatwa, serta peraturan yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi DPS yang meliputi pengetahuan fiqh muamalah, auditing, akuntansi, manajemen, keuangan, bahasa, serta integritas moral berperan langsung dalam melakukan pengawasan terhadap kesesuaian akad, produk, sistem operasional, dan laporan keuangan agar tetap sesuai dengan prinsip syariah. Dengan demikian, kompetensi DPS menjadi faktor penting dalam mewujudkan kepatuhan syariah serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan dan keuangan syariah. Kata kunci: kompetensi DPS; kepatuhan syariah; perbankan syariah; keuangan Syariah
Comparison of the Legitimacy of Digital Gold Investment from the Perspective of Islamic Economic Law: A Normative Approach Nurul Isna Faizatul Munna
IQTISHOD: Jurnal Pemikiran dan Hukum Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 1 (2026): Volume 5 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : STAI Al-Mas'udiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69768/ji.v5i1.224

Abstract

This study aims to examine the comparison of digital gold investment practices on the DANA and Tring! By Pegadaian applications and the legitimacy of digital gold investment from the perspective of Sharia Economic Law. The approach used in this study is normative qualitative. The types of data used are primary and secondary data. Primary data was obtained using the observation method on both applications. Meanwhile, secondary data was obtained through literature study. The data analysis technique used descriptive analysis by grouping data, interpreting data, and providing an overall interpretation. This resulted in the finding that the digital gold investment mechanisms on the DANA and Tring! by Pegadaian applications both make it easy for people to invest in gold digitally through account creation, balance top-ups, purchases, price monitoring, and gold sales. DANA Emas offers a simpler process with disbursement generally in the form of balance, while Tring! by Pegadaian provides more diverse services through savings and gold installments as well as physical gold exchange. From the perspective of Sharia Economic Law, digital gold investment on both applications is deemed valid because it uses Sharia-compliant contracts, namely the sale and purchase contract (bai'), wadi'ah, and wakalah bil ujrah, as well as the murabahah contract for the gold installment service on Tring! by Pegadaian.