Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Pengembangan Mutu Pendidikan Agama Kristen di Era Smart City, Humanis dan Multikultural kepada Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti (MGMP) Se-Kota Surabaya Dirk Roy Kolibu; Demsy Jura; Angel Damayanti; Thomas Pentury; Gilbert Timothy Majesty; Tonny Andrian Stefanus; Kristiani Yanti Kana
Devotion: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): June
Publisher : Lembaga Penelitian dan Publikasi Ilmiah, Yayasan Yuta Pendidikan Cerdas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62282/devotion.v3i2.188-199

Abstract

Pendidikan Agama Kristen (PAK) di Indonesia menghadapi tantangan kompleks seiring transformasi kota-kota besar menuju konsep smart city yang berbasis teknologi digital, di tengah tuntutan untuk tetap menghadirkan pembelajaran yang humanis dan sensitif terhadap keragaman budaya (multikultural). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pedagogik dan teologis guru PAK dan Budi Pekerti dalam merancang serta mengembangkan pembelajaran yang relevan dengan era smart city tanpa kehilangan dimensi humanis dan kepekaan multikultural. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 2 Juni 2026 bertempat di Gedung Sekretariat Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti se-Kota Surabaya, diikuti oleh guru-guru PAK dari berbagai jenjang pendidikan di Kota Surabaya. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif, yang memadukan ceramah interaktif, diskusi kelompok, curah pendapat (brainstorming), studi kasus, dan simulasi perancangan pembelajaran berbasis teknologi digital. Hasil kegiatan menunjukkan empat capaian utama, yaitu: (1) peningkatan pemahaman guru mengenai konsep dan implikasi smart city terhadap pembelajaran PAK; (2) penguatan kesadaran dan keterampilan guru dalam menghadirkan pendekatan humanis di tengah pembelajaran berbasis teknologi; (3) tumbuhnya kompetensi guru dalam merancang pembelajaran PAK yang responsif terhadap keragaman budaya, suku, dan latar belakang peserta didik; serta (4) terbentuknya komitmen kolektif MGMP untuk mengembangkan model pembelajaran PAK yang inovatif, kontekstual, dan berkelanjutan. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan mutu pendidikan agama Kristen di Kota Surabaya serta memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan komunitas guru dalam merespons tantangan pendidikan abad ke-21.
Human Resource Management and Continuous Professional Development for Christian Religious Education Teachers in the Digital Era Ruth Olivia Shalom; Kinanti Cahyaningtias; Kristina Riska; Nandia Akwila A Posumah; Gilbert Timothy Majesty; Christina Metallica Samosir; Bernadetha Nadeak
International Perspectives in Christian Education and Philosophy Vol. 3 No. 3 (2026): August : International Perspectives in Christian Education and Philosophy
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidkan Agama dan Filsafat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/ipcep.v3i3.578

Abstract

This article provides a constructive qualitative examination of Human Resource Management (HRM) and Continuous Professional Development (CPD) for Christian Religious Education (CRE) teachers navigating the complexities of the digital era. The primary object of this research is the intersection between institutional HRM strategies and the individual pedagogical development needs of CRE teachers within digitally transformed learning environments, particularly how these two dimensions interact to shape professional identity and instructional effectiveness. The identified problem lies in the absence of a coherent, faith-based CPD framework that adequately addresses the dual demand for digital competency and theological integrity, leaving many teachers feeling inadequately prepared. Consequently, this study aims to construct a contextually relevant CPD model that integrates digital literacy with Christian pedagogical values, thereby providing a strategic roadmap for HRM policies in faith-based schools. To achieve this, a constructive qualitative methodology was employed, utilizing in-depth semi-structured interviews, participatory observations, and focus group discussions with CRE teachers, school principals, and HRD personnel across several Christian educational institutions in diverse regional settings. Data analysis followed a systematic constructive coding process moving from open coding to axial and selective coding to build a theoretical model firmly grounded in practitioners' lived experiences. The main findings reveal critical gaps, including insufficient institutional support for technological infrastructure, a perceived dichotomy between secular digital tools and faith-based instruction, and a strong demand for collaborative, peer-mentored learning communities over traditional top-down training models. The synthesis of these ideas culminates in the "Integrative Digital-Faith CPD Framework," which emphasizes reflective practice, ethical digital citizenship, adaptive curriculum design, and contextualized theological application. In conclusion, the study asserts that effective HRM for CRE teachers in the digital age must transcend administrative compliance and periodic training, adopting a dynamic, constructive approach that fosters holistic professional growth. This framework offers actionable insights for policymakers and school administrators to sustain teacher professionalism while preserving the core spiritual mission of Christian education in an increasingly secularized digital landscape.