Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Mrs. Pipin Salted Fish Processing Business Development Strategy In The Back Market Village Sibolga City District Panggabean, Windy Fransiska; Gustiana, Cut; Mahyuddin, Thursina
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol. 17 No. 2 (2023): Agribusiness Journal
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aj.v17i2.34649

Abstract

The purpose of this research is to analyze internal and external environmental factors that affect the development of the salted fish business in the salted fish processing business of Mrs. Pipin and formulate alternative strategies that can be applied in the business. This research was conducted in the Back market village sibolga city district north sumatera. The method used is a case study method. The determination of the sample in this study is the owner and manager of the salted fish business in the salted fish processing business in the salted fish processing business, Mrs. Pipn in the Back Market Village Sibolga City District North Sumatera. Respondents in the study consisted of 5 key stores. The analysis method used in this study is SWOT and QSPM analysis. The results of the study based on the QSPM analysis obtained the priority of the main strategy in this study is expanding strategic business locations so that good quality products get enough raw materials by collaborating with suppliers in improving the family economy and opening job opportunities for the surrounding community.
THE INFLUENCE OF FARMER GROUP PERFORMANCE ON LOWLAND RICE FARMING INCOME IN PASIRAN VILLAGE GEBANG SUB-DISTRICT Ginting, Adetta Saskia; Hanisah, Hanisah; Mahyuddin, Thursina
AGRIBUSINESS JOURNAL Vol. 17 No. 2 (2023): Agribusiness Journal
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/aj.v17i2.35865

Abstract

This study aims to analyze the level of performance of farmer groups, income of paddy rice farming and to find out whether the performance of farmer groups affects the income of lowland rice farming in Pasiran Village, Gebang District, Langkat Regency. The sample determination method used in this study was simple random sampling with a total sample of 37 people who were members of the Pasiran Village farmer group. The data used in this study are primary data and secondary data. Primary data was obtained through observation, interviews and questionnaires while secondary data was obtained through journals, books, Agricultural Extension Agency, Gebang District. The data analysis method used in this study is a Likert scale, income analysis and simple linear regression. The results showed that the average score of the performance level of farmer groups was 80.94 , meaning that the performance level of farmer groups was moderate, the average income of lowland rice farming was IDR 2,262,655/planting season and the performance of farmer groups had no effect on lowland rice farming income.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Intensifikasi Budidaya Ayam Ras Pedaging Di Desa Bukit Tempurung Kecamatan Kota Kuala Simpang Kabupaten Aceh Tamiang Basriwijaya, Kiagus Muhammad Zain; Mahyuddin, Thursina; Muttaqin, Khairul; Nurjannah, Nurjannah; Zulhilmi, Zulhilmi; Rizal, Yani
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 3 No. 4 (2024): November
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/7a0h9t47

Abstract

Objek dan sasaran kegiatan ini merupakan bakal meningkatkan produksi ayam pedaging di Desa Bukit Tempurung, Kota Kuala Simpang, Kabupaten Aceh Tamiang, dalam rangka memberdayakan masyarakat di wilayah lahan gambut secara ekonomi. Kegiatan budidaya ayam pedaging ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar peternakan ayam pedaging dan mampu melanjutkan kegiatan usaha secara mandiri mengikuti tindakan tersebut ini berakhir. Tujuan proyek ini adalah untuk membantu masyarakat sekitar dalam memelihara anak ayam pedaging yang memenuhi persyaratan teknis produksi ayam, sehingga dapat meningkatkan nilai ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sekitar. Produksi ayam pedaging merupakan salah satu ide perusahaan dengan potensi pengembangan terbesar. Hal ini tidak dapat dipisahkan dari berbagai kelebihannya, yaitu masa produksi yang relatif cepat, sekitar 32 hingga 35 hari, meningkatnya permintaan, harga yang kompetitif, dan produksi yang kuat. Dengan memberikan dukungan dan pelatihan untuk perluasan produksi ayam pedaging, program Pengabdian tahun ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di Desa Bukit Tempurung. MetodeĀ  yang dilakukan adalah ceramah dan praktek langsung, Kegiatan instruksi teknis, penandatanganan survei, dan sosialisasi mengawali sesi pelatihan. paket program yang diberikan yaitu kandang 1 unit ukuran Kandang berukuran 7 x 17 meter, 10 kardus atau 1000 ekor bibit DOC ayam, 70 karung atau 3500 kg pakan (pakan awal dan akhir), alat minum dan pakan, pemanas solek gas otomatis, imunisasi, dan obat-obatan. Hingga seluruh kegiatan yang telah dilaksanakan peserta (kelompok) mampu membuat beternak ayam pedaging dengan benar dan mampu mengerjakan tugasnya sendiri setelah selesai, maka dilakukan monitoring dan evaluasi secara terus menerus
ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA DODOL DI KECAMATAN TANJUNG PURA KABUPATEN LANGKAT Hikmah, Hamizan; Mahyuddin, Thursina; Jamil, Muhammad
JURNAL AGRIMANSION Vol 26 No 3 (2025): Jurnal Agrimansion Desember 2025
Publisher : Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/agrimansion.v26i3.1829

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan usaha dari usaha dodol di Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat. Teknik pengumpulan sampel dalam penelitian ini menggunakan probability sampling, dengan menggunakan peluang sama kepada anggota populasi untuk menjadi anggota sampel. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis finansial, mengitung pendapatan, dan R/C Ratio. Subjek dari penelitian ini sebagai narasumber yaitu pengusaha / pemilik dodol di Desa Paya Perupuk dan Desa Pematang Tengah Kecamatan Tanjung Pura. Berdasarkan hasil analisis kelayakan finansial, hasil dari penelitian ini adalah usaha dodol di Kecamatan Tanjung Pura memperoleh penerimaan sebesar Rp 5.268.000.000/Tahun, biaya produksi sebesar Rp.1.952.399.300/Tahun, pendapatan per tahun sebesar Rp 3.315.600.700/Tahun. Nilai R/C Ratio diperoleh 2.70 sehingga dapat dapat dilihat nilai R/C >1, BEP Penerimaan sebesar Rp 17.086.705,74 dan Penerimaan yang dihasilkan melampaui BEP penerimaan yaitu sebesar Rp 181.655.051,73, BEP produksi sebesar 320,05 Kg dan produksi yang dihasilkan melampaui BEP produksi yang dihasilkan, yaitu sebesar 3.252,41 Kg. maka dapat disimpulkan bahwa usaha dodol di Kecamatan Tanjung Pura Kabupaten Langkat layak untuk dijalankan lebih lanjut.