Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Foundational Skills Anak Usia Dini Melalui Program Transisi PAUD ke SD Yang Menyenangkan Di Kabupaten Nabire Santji Afi Rangkoly; Juventer Telussa; Valentina Tagi; Riska Dwi Putri Cahyani; Laurina Imbeni; Orgenes Giyai; Maria Novantik Benus; Nona Anisa Aprilia; Kristianus Kotouki; Rani Simon Sarira; Debby Priscilla Hendrayani Supit; Winda Woro Mahmudah; Suharto Suharto
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 2 (2026): Edisi Mei - Agustus
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i2.9067

Abstract

Program Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan merupakan salah satu kebijakan strategis untuk memastikan kesiapan belajar anak melalui penguatan kemampuan fondasi (foundational skills). Namun, pemahaman calon guru sekolah dasar mengenai konsep tersebut masih relatif terbatas, sehingga diperlukan upaya penguatan kapasitas sejak masa pendidikan di perguruan tinggi. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire mengenai foundational skills dan implementasi Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan. Kegiatan dilaksanakan dengan melibatkan 50 mahasiswa PGSD melalui metode ceramah, diskusi kelompok, dan tanya jawab. Materi yang diberikan meliputi enam kemampuan fondasi anak, karakteristik perkembangan anak usia dini, serta strategi implementasi transisi yang berpusat pada anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep foundational skills dan pentingnya kesiapan sekolah yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga mencakup aspek sosial-emosional, komunikasi, kemandirian, dan kemampuan belajar sepanjang hayat. Tingkat partisipasi dan antusiasme peserta tergolong tinggi dengan capaian pemahaman di atas 90% berdasarkan hasil evaluasi kegiatan. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat kompetensi calon guru sekolah dasar sehingga mampu mendukung implementasi program Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan secara efektif di lingkungan pendidikan dasar.
Komunikasi Akademik, Regulasi Emosi, dan Kemampuan Berpikir Logis Mahasiswa FKIP Universitas Satya Wiyata Mandala,Nabire, Papua Tengah Winda Woro Mahmudah; Jermanto Subeno Lasamahu; Debby Priscilla Hendrayani Supit; Julvani Ayuningsih Warsito
Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD) Vol. 5 No. 3 (2025): November : Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan (JURDIKBUD)
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurdikbud.v5i3.10961

Abstract

Logical thinking is a fundamental competence for prospective teachers, as it supports systematic reasoning and professional decision-making. This study aimed to analyze the relationship between academic communication and emotional regulation with the logical thinking skills of students at the Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Satya Wiyata Mandala, Nabire, Papua Tengah. A quantitative correlational design was employed with 100 students selected through proportional random sampling. Data were collected using an academic communication questionnaire, an emotional regulation scale, and a logical reasoning test, and analyzed through Pearson correlation and multiple regression. The findings indicate that both academic communication and emotional regulation have positive and significant relationships with logical thinking skills, both partially and simultaneously. These results emphasize that logical thinking development in higher education requires the integration of cognitive, interpersonal, and emotional competencies.