Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN EDUKASI DENGAN MEDIA VIDEO TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT KUIN CERUCUK BANJARMASIN DALAM MENGELOLA OBAT RUSAK DAN KEDALUWARSA Mahrita, Mahrita; Saputera, Mochammad Maulidie Alfiannor; Kurniawan, Guntur
Jurnal Insan Farmasi Indonesia 2023: JIFI: Webinar & call for paper
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jifi.v6i3.1688

Abstract

In daily life, people use and store medicines at home for self-medication. Medicines that are stored and not used properly can cause drug damage and drugs to accumulate until the expiration date. The purpose this study was to determine the effect of providing education with video media on knowledge in managing damaged and expired drugs in the Kuin Cerucuk Banjarmasin Village community. This study used a pre-experimental research design with a One Group Pretest Posttest approach. The number of respondents this study were 100 respondents who met the inclusion and exclusion criteria. Data collection used a validated knowledge questionnaire and sampling was done door to door. The results study shows the level of knowledge before being given education with video media, namely the good category 9%, the sufficient category 46% and the less category 45%. While the level of knowledge after being given education with video media 80% good category, 20% sufficient category and 0% lacking category. Based on non-parametric tests using Wilcoxon test, it is known that the p value = 0.000 with a significance level <0.05, which means that there a significant (real) influence between the level of knowledge before and after being given education through video media.
Problematika Insecure pada Remaja di Kelas X SMA PGRI 2 Banjarbaru Tunnoor, Saidah; Huda, Nadya; Hartati, Hartati; Fitriani, Nurul Huda; Mahrita, Mahrita; Ramadhani, M. Ihsan
Anterior Jurnal Vol. 23 No. 1 (2024): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v23i1.5921

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan perasaan insecure yang terjadi pada remaja dan perilaku yang ditimbulkan, mengetahui faktor yang memengaruhi, dan dampak rasa insecure terhadap kehidupan remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, untuk mengungkap suatu makna dari perasaan dan pengalaman individu. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara bersama para informan yang berada direntang usia 16-17 tahun atau fase usia remaja dan jenjang pendidikan sekolah menengah atas.Hasil penelitian ini menunjukan perilaku yang tampak pada individu yang mengalami insecure adalah kecenderungan untuk mengindari situasi sosial seperti tampil didepan umum, berinteraksi sosial, hingga kesulitan dalam bersosialiasi, dan suka membandingkan diri perihal pencapaian dan kondisi fisik dengan individu lain. Faktor penyebab insecure yakni pengalaman mendapatkan perundungan berupa perundungan verbal dan dikucilkan oleh lingkungan, dan kecemasan sosial yaitu takut akan dievaluasi atau dinilai buruk dari orang lain. Dampak dari insecure yakni menjadi individu yang tidak percaya diri, tertutup, menyebabkan overthink atau berpikiran negatif tentang sesuatu yang belum tentu akan terjadi, dan kegelisahan.
Penggunaan Metode Outdoor Learning dalam Pembelajaran Tematik Peserta Didik Kelas III SDN 2 Kemuning Kota Banjarbaru: The Use of Outdoor Learning Methods in Thematic Learning for Students in Class III SDN 2 Kemuning Banjarbaru City Faridah, Siti; Saputra, Ridho Indra; Tunnoor, Saidah; Mahrita, Mahrita; Ramadhani, M. Ihsan
Anterior Jurnal Vol. 24 No. 2 (2025): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v24i2.9584

Abstract

This study aims to determine how the implementation of learning with outdoor learning methods, as well as the supporting and inhibiting factors experienced by teachers in applying this method in thematic learning in grade III SDN 2 Kemuning, Banjarbaru. The research used qualitative methods with data sources from students, teachers, the school environment, and related documents. Data collection techniques included observation, interviews, and documentation, and were tested for validity through triangulation of sources and techniques. Data analysis used the Miles and Huberman model: data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that the outdoor learning method is very effective in increasing students' enthusiasm for learning. However, this method has supporting and inhibiting factors. In terms of learning, the advantages are that it is more applicable and inspiring because it provides real examples to students. Meanwhile, the obstacles include the need for more time in its implementation.
Edukasi Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan Penyakit Hipertensi dengan Gaya Hidup Sehat di Desa Sungai Bakung Mariana, Frani; Yuliantie, Putri; Putri, Febriana Ade; Halfa, Halfa; Cantika, Cantika; Rizqi, Maulidha Camelia; Mahrita, Mahrita; Hidayah, Nurul; Marifah, Nurul; Wati, Nyoman Rindi Ira; Saputri, Oktaviani; Indah, Puspa; Selviana, Sari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia Vol 1 No 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat WPC
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jpmwpc.v1i2.415

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronik yang ditandai peningkatan tekanan darah persisten dengan nilai sistolik sama dengan atau lebih dari 140 mmHg dan atau tekanan darah diastolik sama dengan atau lebih dari 90 mmHg. Hipertensi mengakibatkan peningkatan angka morbiditas maupun mortalitas.  Pada tahun 2017, World Health Organization (WHO) melaporkan ada sekitar 600 juta penderita hipertensi di seluruh dunia, dengan sekitar tiga juta di antaranya meninggal setiap tahun. Jumlah penderita hipertensi diperkirakan akan meningkat hingga mencapai 1,15 miliar pada tahun 2025. WHO juga mencatat bahwa 46% orang dewasa tidak menyadari bahwa mereka menderita hipertensi, sementara 42% telah didiagnosis dan menjalani pengobatan. Di Indonesia, prevalensi hipertensi meningkat menjadi 34,1% pada tahun 2018, dibandingkan dengan 25,8% pada tahun 2013. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan tentang penyakit hipertensi dan mampu melakukan terapi komplementer di kehidupan sehari-hari. Metode pelaksanaan kegiatan yang dilakukan adalah penyuluhan mengenai edukasi penyakit hipertensi dan gaya hidup sehat dengan menggunakan media leaflet, kemudian diberikan praktik terapi komplementer dan pengecekan tekanan darah pada masyarakat Desa Sungai Bakung.  Kegiatan penyuluhan kepada masyarakat yang dilakukan di Desa Sungai Bakung dapat meningkatkan pengetahuan dan motivasi masyarakat untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara rutin dan menerapkan pola hidup sehat serta melakukan terapi komplementer untuk menurunkan tekanan darah sebagai tata laksana lini pertama ataupun kombinasi obat-obatan yang digunakan.