Nadita Dwi Nirmala
universitas Muhammadiyah Cirebon

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Konstruksi Makna Limbah di Ruang Kota: Studi Komunikasi Lingkungan dalam Pemanfaatan Galon Sekali Pakai untuk Ketahanan Pangan Dina Kholis Aziza; Nurul Chamidah; Agus Irfan; Johan Johan; Bastoni Bastoni; Budi Santoso; Nadita Dwi Nirmala
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 5 No 1 (2026): April
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v5i1.943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasi lingkungan membentuk konstruksi makna limbah galon plastik sekali pakai melalui praktik urban farming berbasis masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat di lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sumber, Kabupaten Cirebon, Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi selama tahapan pelatihan, pendampingan, implementasi, dan refleksi. Data dianalisis secara tematik menggunakan perspektif komunikasi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi partisipatif mengubah cara pandang masyarakat terhadap limbah galon plastik sekali pakai dari sekadar sampah menjadi media tanam yang produktif. Melalui pelatihan, pendampingan, dan praktik bersama, peserta memperoleh pengetahuan baru serta mengadopsi praktik urban farming dengan memanfaatkan galon plastik bekas sebagai media budidaya cabai. Proses tersebut tidak hanya berkontribusi pada pengurangan limbah plastik, tetapi juga mendukung ketahanan pangan rumah tangga melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan yang terbatas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi lingkungan berfungsi sebagai proses partisipatif yang membangun kesadaran lingkungan, mendorong tindakan kolektif, dan menghasilkan perubahan perilaku masyarakat menuju praktik yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian komunikasi lingkungan dengan menegaskan peran komunikasi partisipatif dalam pengelolaan limbah berbasis masyarakat dan penguatan ketahanan pangan rumah tangga di kawasan perkotaan.