Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Arisan as a Form of Social Solidarity for Housewives in Klangenan Plot Block RT 02 RW 05, Klangenan District, Cirebon Regency Uun Machsunah; Muhammad Iqbal Manshur; Dina Kholis Aziza; Hesti Nauly Fitri Agasya
Jurnal Abdisci Vol 1 No 3 (2024): Vol 1 No 3 Tahun 2024
Publisher : Ann Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62885/abdisci.v1i3.118

Abstract

 The purpose of this study was to determine the extent of solidarity of housewives in Klangenan Plot Block RT 02 RW 05, Klangenan District, Cirebon Regency through social gathering activities. What are the factors behind the gathering activities of the housewives so that they become a medium of solidarity for their members? This study used a qualitative descriptive approach. Data collection using observation, interviews, and documentation. The author uses field research (field research), collecting data at the research site. Research findings show that the factors that encourage social gathering activities as a medium of social solidarity are: Social gathering activities to strengthen friendship because it is difficult to meet on weekdays; Perform roles related to rights and obligations; Foster the nature of cooperation and social solidarity; Building trust among fellow arisan members; Building social networks; Forming and strengthening norms; Train its members to organize well; and Managing conflict becomes a constructive solution.
DILEMA MITIGASI BENCANA ALAM MELALUI MODEL STRATEGI KOMUNIKASI BERBASIS TEKNOLOGI PADA SIRKULAR GREEN ECONOMY Lisna Novita; Dina Kholis Aziza; Endah Nurhawaeny Kardiyati
JURNAL SIGNAL Vol 13 No 2 (2025): JURNAL SIGNAL
Publisher : Faculty of Social and Political Sciences, Universitas Swadaya Gunung Jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/signal.v13i2.10348

Abstract

Mitigasi bencana di Indonesia, khususnya pada sesar Baribis, memerlukan strategi komunikasi yang efektif dan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran media sosial Instagram dan website BMKG Jawa Barat dalam penyebaran informasi bencana serta mengkaji strategi komunikasi berbasis teknologi dalam mendukung ekonomi hijau. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus BMKG Jawa Barat, melibatkan wawancara dan analisis framing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Instagram dan website BMKG dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana. Namun, tantangan seperti literasi digital, keterbatasan jaringan, dan kepercayaan masyarakat terhadap informasi masih menjadi kendala. Strategi komunikasi berbasis teknologi yang dikombinasikan dengan ekonomi hijau dapat mengurangi dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan akibat bencana. Rekomendasi penelitian ini berupa optimalisasi teknologi komunikasi dalam mitigasi bencana perlu diperkuat dengan peningkatan literasi digital dan integrasi teknologi IoT untuk peringatan dini guna mencapai ketahanan masyarakat yang lebih baik.
Konstruksi Makna Limbah di Ruang Kota: Studi Komunikasi Lingkungan dalam Pemanfaatan Galon Sekali Pakai untuk Ketahanan Pangan Dina Kholis Aziza; Nurul Chamidah; Agus Irfan; Johan Johan; Bastoni Bastoni; Budi Santoso; Nadita Dwi Nirmala
Jurnal Komunikasi Pemberdayaan Vol 5 No 1 (2026): April
Publisher : Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47431/jkp.v5i1.943

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana komunikasi lingkungan membentuk konstruksi makna limbah galon plastik sekali pakai melalui praktik urban farming berbasis masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat di lingkungan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Sumber, Kabupaten Cirebon, Indonesia. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, Focus Group Discussion (FGD), dan dokumentasi selama tahapan pelatihan, pendampingan, implementasi, dan refleksi. Data dianalisis secara tematik menggunakan perspektif komunikasi lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi partisipatif mengubah cara pandang masyarakat terhadap limbah galon plastik sekali pakai dari sekadar sampah menjadi media tanam yang produktif. Melalui pelatihan, pendampingan, dan praktik bersama, peserta memperoleh pengetahuan baru serta mengadopsi praktik urban farming dengan memanfaatkan galon plastik bekas sebagai media budidaya cabai. Proses tersebut tidak hanya berkontribusi pada pengurangan limbah plastik, tetapi juga mendukung ketahanan pangan rumah tangga melalui optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan yang terbatas. Temuan penelitian menunjukkan bahwa komunikasi lingkungan berfungsi sebagai proses partisipatif yang membangun kesadaran lingkungan, mendorong tindakan kolektif, dan menghasilkan perubahan perilaku masyarakat menuju praktik yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian komunikasi lingkungan dengan menegaskan peran komunikasi partisipatif dalam pengelolaan limbah berbasis masyarakat dan penguatan ketahanan pangan rumah tangga di kawasan perkotaan.