Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENILAIAN KONDISI PERKERASAN JALAN PADA RUAS JALAN AMAHUSU-LATUHALAT KOTA AMBON Carlos Lekatompessy; Sammy G. M. Amaheka; Febrino Wangean
JURNAL SIMETRIK Vol 16 No 1 (2026): Jurnal Simetrik (Sipil, Mesin, Listrik)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/js.v16i1.3857

Abstract

The development of reliable road infrastructure serves as a key pillar in supporting regional connectivity, logistics distribution, and economic growth. In Indonesia, connectivity improvement policies have become a priority in the National Medium-Term Development Plan (RPJMN) 2020–2024 as an effort to accelerate equitable development, particularly in underdeveloped and archipelagic areas. This study aims to evaluate the pavement condition and determine the level of damage severity on the Amahusu–Latuhalat road segment in Ambon City using the Pavement Condition Index (PCI) method based on ASTM D6433. In addition, this study seeks to identify the distribution of pavement condition categories and propose appropriate maintenance strategies based on the obtained PCI values. The results indicate that the average PCI value of the 20 observed segments is 77.1, which falls into the “Good” category. The distribution shows that 35% of segments are in “Very Good” condition, 40% in “Good,” 10% in “Fair,” and 15% in “Poor.” These findings indicate that the pavement is still functionally adequate, although localized deterioration has occurred in several segments. Therefore, periodic maintenance and targeted rehabilitation are required to maintain pavement performance. Keywords: Pavement Condition Index; Road damage; Flexible pavement; Ambon City; Road maintenance
Pengaruh Penambahan Serbuk Daun Bambu Terhadap Karakteristik Marshall Pada Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC)” Sita Silvani Hatuwe; Juliet G. Metekohy; Sammy G. M. Amaheka
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1462

Abstract

Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC) merupakan lapisan paling atas pada konstruksi jalan yang terbuat dari campuran aspal. Komponen penting dalam campuran aspal beton adalah bahan pengisi (filler). Salah satu limbah yang potensial untuk dimanfaatkan sebagai filler aspal adalah serbuk daun bambu guna memanfaatkan sumber daya alam yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa besar nilai pengaruh penambahan serbuk daun bambu terhadap karakteristik Marshall pada jenis perkerasan AC-WC menggunakan metode Spesifikasi Umum Bina Marga 2018. Pada penelitian ini menggunakan 3 variasi perbandingan antara (semen : serbuk daun bambu) yaitu 1% : 2%, 1,5% : 1,5%, dan 2% : 1%. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data pada campuran aspal AC-WC terdapat 2 jenis variasi yang tidak memenuhi standar Spesifikasi Bina Marga Tahun 2018 yaitu variasi 1% semen : 2% daun bambu dan variasi 1,5% semen : 1,5% daun bambu. Sehingga hanya terdapat satu variasi yang memenuhi standar Spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2018 yaitu pada variasi 2% semen : 1% serbuk daun bambu.
Evaluasi Kondisi Kerusakan Perkerasan Jalan Menggunakan Metode Sdi (Surface Distress Index) Pada Ruas Jalan Desa Hitu – Mamala Novita Ameth; Sammy G. M. Amaheka; Febrino Wangean
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1622

Abstract

Jalan Hitu–Mamala merupakan salah satu ruas jalan provinsi yang mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi barang di Kabupaten Maluku Tengah. Peningkatan volume lalu lintas, beban kendaraan, pengaruh air, serta keterlambatan pemeliharaan menyebabkan penurunan kondisi permukaan perkerasan pada sejumlah segmen. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi kerusakan perkerasan lentur, menentukan nilai Surface Distress Index (SDI), serta merumuskan alternatif penanganan yang sesuai pada ruas Jalan Desa Hitu–Mamala dari KM 1+500 sampai KM 4+000. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui survei visual pada 25 segmen jalan. Data primer diperoleh dengan mengidentifikasi luas dan lebar retak, jumlah lubang, kedalaman bekas roda, serta kerusakan permukaan lainnya, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi terkait dan literatur pendukung. Setiap parameter kerusakan dihitung menggunakan prosedur SDI untuk menentukan kategori kondisi jalan dan kebutuhan penanganannya. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata SDI sebesar 118,8 yang mengindikasikan kondisi ruas jalan secara umum termasuk kategori rusak berat. Dari 25 segmen yang dianalisis, sebanyak 5 segmen atau 20% berada dalam kondisi baik, 11 segmen atau 44% dalam kondisi sedang, dan 9 segmen atau 36% dalam kondisi rusak berat. Kerusakan dominan berupa retak, lubang, dan pelepasan butiran permukaan. Segmen berkondisi baik direkomendasikan memperoleh pemeliharaan rutin, segmen sedang memerlukan pemeliharaan rutin atau berkala, sedangkan segmen rusak berat membutuhkan rekonstruksi atau peningkatan struktur. Hasil penelitian dapat digunakan sebagai dasar penentuan prioritas pemeliharaan dan perbaikan ruas Jalan Hitu–Mamala.