Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Students’ Perspective on the Use of TED-Ed Video on Enhancing English Comprehension Anandha, Anandha; Dini Anggraheni, Dini Anggraheni; Yogatama, Adiprana
English Language and Literature International Conference (ELLiC) Proceedings Vol 7 (2024): Striking a Balance between Technology and Empathy in Language Learning, Linguistics, L
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study investigates the use of TED-Ed video as a learning strategy to improve the understanding of English among undergraduate students in the Economics Faculty at Universitas Semarang. The goal of this research is to assess the effectiveness of the TED-Ed video in assisting students in mastering the English language skills required to understand economic theory. The case study method is used to investigate the experiences of students when using video as a learning tool. Data is collected through pre-test & post-test, observation, and interviews. The results of the study showed that using TED-Ed Video can increase students' motivation and participation, improve their understanding of English, and provide practical context for implementing economic concepts. This study contributes to English language learning and economic education by demonstrating innovative techniques.
PENGUATAN LITERASI POLITIK GEN Z MENUJU CIVIC SMART MENJELANG PEMILIHAN KEPALA DAERAH (PILKADA) SERENTAK TAHUN 2024 DI KABUPATEN SEMARANG Susanti, Martien Herna; Anandha, Anandha; Sunarto, Sunarto
Amaliah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8 No 2 (2024): Amaliah Jurnal: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : LPPI UMN AL WASHLIYAH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32696/ajpkm.v8i2.3365

Abstract

Pengabdian ini bertujuan memberikan penguatan literasi politik Gen Z menuju civic smart menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024 di Kabupaten Semarang. Tingginya antusiasme kaum milenial pada Pemilu 2024 diketahui dari Survei tim Riset dan Analitik Kompas Gramedia Media bersama Litbang Kompas yang menunjukkan 86,7 persen menyatakan bersedia berpartisipasi, 10,7 persen masih menimbang, dan 2,6 persen menolak mengikuti Pemilu. Permasalahan mitra adalah minimnya literasi politik Gen Z, khususnya menghadapi Pilkada tahun 2024. Pengabdian kepada masyarakat ini dimaksudkan memberikan pemahaman: (1) pentingnya kesadaran Gen Z menggunakan hak pilihnya sebagai warga negara yang cerdas (civic smart); (2) pemanfaatan youtube, instagram, facebook, dan media komunikasi seperti whatshap dan line sebagai media literasi politik; (3) mengetahui bahaya hoaks dan black campaign terhadap demokrasi; dan (4) Gen Z sebagai agent of change untuk mewujudkan warga negara terdidik (educated citizen). Metode pelaksanaan dibagi tiga tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi/refleksi. Hasil akhir kegiatan pengabdian menunjukkan sebanyak 89 persen peserta mampu memahami urgensi literasi politik. Kemampuan mengakses media sosial dan memilah berita sebesar 93 persen, dan kesadaran gen Z sebagai agent of change untuk turut berkontribusi mewujudkan warga negara yang terdidik (educated citizen) sebesar 87 persen.
Sosialisasi Pemanfaatan Unique Selling Proposition Pada Ibu Rumah Tangga Pelaku Usaha Mikro Kecil di Kelurahan Bulusan Kecamatan Tembalang Kota Semarang Kusnilawati, Nunik; Anandha, Anandha; Hidayah, Nining
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.12862

Abstract

Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan. (Zimmerer, 2008). Saat ini persaingan di dunia usaha dalam menjual produk dan jasa sudah demikian kompleks, sehingga perlu kiat terobosan agar memiliki keunggulan dibandingkan kompetitor. Unique selling proposition diperlukan sebagai pengetahuan dan kiat bagi setiap wirausaha agar dapat memiliki keunggulan bersaing, karena dengan Unique selling proposition akan menunjang kesuksesan dalam menjual produk dan jasa. Berdasarkan pengamatan pada pelaku usaha ibu rumah tangga berskala mikro-kecil di Kelurahan Bulusan Kecamatan Tembalang Semarang, kinerja penjualan belum optimal, hal ini berkaitan dengan keterbatasan pengetahuan tentang kiat memenangkan persaingan. Dengan kegiatan sosialisasi pemanfaatan unique selling proposition mereka menjadi tahu bagaimana cara dan pentingnya memiliki kiat spesifik dalam rangka memiliki keunggulan bersaing, sehingga akhirnya mampu memasarkan produk/jasa dengan spesifikasi dan standart sesuai kebutuhan konsumen Kata kunci : sosialisasi, unique selling proposition, usaha mikro-kecil
Meningkatkan Speaking dan Writing Skill Mahasiswa Menggunakan Artificial Intelligence (AI) pada Kelas Bahasa Inggris Psikologi Yogatama, Adiprana; Anggraheni, Dini; Anandha, Anandha
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 2 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i2.2186

Abstract

Pemanfaatan Artificial Intelligence AI dalam dunia pendidikan terkadang menjadi polemik bagi para guru. Beberapa guru, baik guru maupun dosen, melarang penggunaan AI oleh siswanya di kelas karena beberapa alasan, antara lain kekhawatiran guru bahwa AI dapat membuat siswanya terlalu malas untuk berpikir dan menurunkan kreativitas serta kemampuan berpikir kritis. Peneliti berasumsi jika AI digunakan secara tepat dan bijaksana di kelas maka dapat membantu meningkatkan kemampuan siswa. Penelitian ini mengamati efektivitas penggunaan AI untuk meningkatkan keterampilan berbicara dan menulis siswa pada kelas Bahasa Inggris ESP (English for Spesifik Purpose) di Fakultas Psikologi Universitas Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penggunaan AI dalam pembelajaran dapat meningkatkan keterampilan dan pemahaman bahasa Inggris mahasiswa program sarjana Psikologi khususnya pada keterampilan berbicara dan keterampilan menulis, serta untuk mengetahui persepsi mahasiswa terhadap efektivitas penggunaan AI dalam pembelajaran bahasa Inggris di kelas. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis kinerja akademik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada literatur tentang pengajaran dan pembelajaran Bahasa Inggris ESP dengan metode kreatif seperti penerapan AI. Dalam dunia pendidikan psikologi, penelitian ini diharapkan dapat membantu dalam hal kebijakan penggunaan AI dalam pembelajaran yang fokus pada peningkatan kemampuan siswa dengan dukungan IT.
Reinforcing Digital Citizenship Literacy through Exploration and Reflection in Civic Education Anggraheni, Dini; Makarim, Sayoto; Anandha, Anandha; Yogatama, Adiprana
Journal of English Language and Education Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jele.v11i1.1796

Abstract

The rapid growth of digital technology is reshaping how young people learn, communicate, and participate in civic life. Guided by Ribble’s digital citizenship framework and Choi’s multidimensional model, this study examines the level of digital citizenship literacy among Indonesian high school students. It proposes a practical reinforcement model for civic education, using a quantitative, descriptive design and a cross-sectional survey. Data were collected from 40 eleventh-grade students using a validated 19-item questionnaire covering four dimensions: digital awareness, digital ethics, digital social responsibility, and digital civic participation. Results show a high overall literacy level (86.94%), with students demonstrating strong social responsibility and civic participation but lower critical awareness of digital information. Significant correlations among dimensions indicate that ethical awareness helps shape responsible civic engagement. Based on these findings, a Two-Phase Reinforcement Model was developed, emphasizing value exploration and critical reflection. This model offers a relevant approach for strengthening civic education in Indonesia’s transition toward a human-centered digital.