Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PROGRAM 3M (MENGIDENTIFIKASI, MELAYANI DAN MENGEVALUASI) DI SEKOLAH DASAR INKLUSI KECAMATAN PRINGAPUS UNTUK MENGOPTIMALKAN PELAYANAN PENDIDIKAN BAGI ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Trimurtini, .; Bektiningsih, Kurniana; Susilaningsih, Sri; Widihastrini, Florentina; Mollah, Abdul
Jurnal Dinamika Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 5 NO. 1 OKTOBER 2019
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v5i1.8121

Abstract

ABSTRAKTujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pelayanan bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) di SD Inklusi Kecamatan Pringapus Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah. Pendidikan inklusi mempunyai tujuan untuk memberikan pelayanan kepada peserta didik dengan menghargai keanekaragaman dan tidak diskriminatif bagi semua peserta didik, termasuk peserta didik yang berkebutuhan khusus. SDN Klepu 02 merupakan sekolah inklusi satu-satunya di Kecamatan Pringapus, dengan total siswa 119 orang dan siswa yang berkebutuhan khusus ada 35 orang (29%). Memberikan pelayanan pendidikan bagi peserta didik berkebutuhan khusus sesuai kebutuhan khusus serta potensi yang dimiliki peserta didik merupakan hal penting dalam proses pendidikan inklusi.  Hal ini dapat dilakukan melalui Program 3M (Mengidentifikasi, Melayani dan Mengevaluasi). Metode pelaksanaan kegiatan pengadian menggunakan metode PALS (Participatory Action and Learning System) dengan mengintegrasikan 4P, yaitu penyadaran, pengkapasitasan, pendampingan dan pelembagaan. Tahap penyadaran dimulai dengan sosialisasi kepada guru dan orang tua tentang pentingnya pendidikan inkluasi bagi anak berkebutuhan khusus, menunjukkan hasil pemahaman terhadap ABK dan Program 3M mencapai kategori kurang 8,5%, kategori cukup 57,8%, kategori baik 18,8%, kategori sangat baik 14,9% Tahap pengkapasitasan adalah pelatihan implementasi 3M bagi para guru SDN Klepu 02, pengetahuan dan keterampilan guru tentang pelaksanaan Program 3M mencapai kategori baik. Tahap pendampingan merupakan pendampingan implementasi 3M di sekolah, pedampingan implementasi dilanjutkan dengan evaluasi program. Pada tahap pelembagan sebagai wujud keberlanjutan program pengabdian dalam pembentukan guru kader 3M di SDN Klepu 02 serta kerjasama dengan SDN Klepu 02. Kata kunci: Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), SD Inklusi, Calistung.  ABSTRACTThe purpose of this community service is to improve services for children with special needs (ABK) in Inclusion Elementary School in Pringapus Subdistrict, Semarang Regency, Central Java Province. Inclusion education aims to provide services to students by respecting diversity and not being discriminatory for all students, including students with special needs. Klepu 02 Elementary School is the only inclusive school in Pringapus Subdistrict, with a total of 119 students and 35 students with special needs (29%). Providing educational services for special needs students according to special needs and the potential of students is important in the process of inclusive education. This can be done through the 3M Program (Identifying, Serving and Evaluating). The method of implementing community service uses the PALS (Participatory Action and Learning System) method by integrating awareness, capacity building, mentoring and institutionalization. The awareness stage begins with socialization to teachers and parents about the importance of inclusive education for children with special needs, showing the results of understanding of ABK and 3M Programs reaching a category of less 8.5%, sufficient category 57.8%, good category 18.8%, very good category 14.9%. The capacity building phase is the 3M implementation training for teachers at Elementary School Klepu 02, the teacher's knowledge and skills about implementing the 3M Program reach good categories. The mentoring stage is the 3M implementation assistance in schools, implementation assistance is continued with program evaluation. At the stage of institutionalization as a manifestation of the sustainability of the service program in the formation of 3M cadre teachers in Elementary School Klepu 02 and collaboration with Elementary School Klepu 02.Keywords: Children with Special Needs (ABK), Inclusion Schools, Calistung.
SINKRONISASI E-LOGBOOK SEBAGAI INTEGRASI AKTIVITAS KLINIS KEPERAWATAN DALAM IMPLEMENTASI JENJANG KARIR PROFESSIONAL PERAWAT Ida, Ida; Susilaningsih, Sri; Rohayani, Lilis; Inayah, Iin; Oyoh, Oyoh
Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia Vol 13, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jmki.13.2.2025.211-225

Abstract

Research objective to synchronize clinical nurse competency authority items and create an E-logbook documentation design. The research method uses Research and Development (R&D). The sampling technique was based on purposeful sampling with 8 informants. The formation of a grouping list of competency authority items based on the synchronization of several policies which are used as a reference for the implementation of career paths and E-logbook documentation design. Synchronization of nurse competency authority items in logbook documentation grouped based on functional position level which is adjusted to the level of Clinical Nurse (PK) making it easier to document the E-logbook. Ther are need to be support from hospital leaders, the care sector and related stkeholder to follow up on the implementation of research result, the PPNI organization needs to follow up on a form of synchronization of effective points, and further researchers to carry out trials of the synchronization results so that they can used as a basis for synchronization with other nursing areas. 
Gambaran Tingkat Pengetahuan Perawat tentang Patient Centered Care (PCC) di Ruang ICU RS di Kabupaten Kebumen Setianingsih, Endah; Susilaningsih, Sri; Anna, Anastasia
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Patient centered care (PCC) merupakan bentuk pelayanan kesehatanyang menempatkan pasien sebagai center atau pusat pelayanan.PCC sebuah hal baru di dalam sistem pelayanan keperawatan diIndonesia, dan masih terbatas penelitian terkait PCC di ICU.Pengetahuan perawat tentang PCC menjadi komponen pentingdalam implementasi PCC di ICU dengan kompleksitas perawatanpasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkatpengetahuan perawat tentang PCC di ruang ICU RS di kabupatenkebumen. Desain penelitian ini deskriptif crossectional. Sampelpenelitian ini adalah perawat ruang ICU RS di kabupaten kebumensejumlah 41 responden, dengan tekhnik total sampling. Instrumendalam penelitian ini memodifikasi 8 dimensi PCC menurut HarveyPicker (1988). Tekhnik analisa data yang digunakan yaitu analisisunivariat dengan menampilkan tabel distribusi frekuensi. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawatberpengetahuan baik tentang PCC (90,2%). Penelitian ini dijadikandata dasar untuk mengetahui tingkat pengetahuan perawat ICUtentang PCC.