Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The Relationship Between Health Locus of Control and Medication Adherence in Hypertensive Patients Setianingsih, Endah; Herman, Herman; Budiharto, Ichsan
ProNers Vol 9, No 2 (2024): December
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jpn.v9i2.70539

Abstract

Background: Hypertension is a chronic condition that poses significant health risks if not properly managed. Adherence to antihypertensive medication is essential for controlling blood pressure and preventing complications. Health locus of control, which reflects an individual"™s beliefs about the control of their health outcomes, is considered a critical factor influencing adherence.Objective: This study aimed to investigate the relationship between health locus of control and adherence to antihypertensive medication among patients with hypertension.Methods: A quantitative cross-sectional study was conducted on 126 hypertensive patients at a primary healthcare center in Pontianak. Participants were selected using purposive sampling. Data were collected through validated questionnaires: the Multidimensional Health Locus of Control (MHLC) for measuring health locus of control and the Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) for assessing medication adherence. The relationship between health locus of control and adherence was analyzed using Spearman"™s rho correlation.Results: Most participants exhibited a moderate level of adherence to antihypertensive medication. The findings revealed a significant positive relationship between health locus of control and medication adherence. Patients with a stronger internal health locus of control showed better adherence to their medication regimens, emphasizing the influence of personal beliefs on health behaviors.Conclusion: Strengthening health locus of control, particularly internal control, may improve adherence to antihypertensive medication. Healthcare providers should incorporate strategies to enhance patients' sense of control over their health to optimize hypertension management and outcomes.
Gambaran Tingkat Pengetahuan Perawat tentang Patient Centered Care (PCC) di Ruang ICU RS di Kabupaten Kebumen Setianingsih, Endah; Susilaningsih, Sri; Anna, Anastasia
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 7th University Research Colloquium 2018: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Patient centered care (PCC) merupakan bentuk pelayanan kesehatanyang menempatkan pasien sebagai center atau pusat pelayanan.PCC sebuah hal baru di dalam sistem pelayanan keperawatan diIndonesia, dan masih terbatas penelitian terkait PCC di ICU.Pengetahuan perawat tentang PCC menjadi komponen pentingdalam implementasi PCC di ICU dengan kompleksitas perawatanpasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkatpengetahuan perawat tentang PCC di ruang ICU RS di kabupatenkebumen. Desain penelitian ini deskriptif crossectional. Sampelpenelitian ini adalah perawat ruang ICU RS di kabupaten kebumensejumlah 41 responden, dengan tekhnik total sampling. Instrumendalam penelitian ini memodifikasi 8 dimensi PCC menurut HarveyPicker (1988). Tekhnik analisa data yang digunakan yaitu analisisunivariat dengan menampilkan tabel distribusi frekuensi. Hasilpenelitian menunjukkan bahwa sebagian besar perawatberpengetahuan baik tentang PCC (90,2%). Penelitian ini dijadikandata dasar untuk mengetahui tingkat pengetahuan perawat ICUtentang PCC.
Perbedaan Penyuluhan Kesehatan dengan Metode Jigsaw dan Simulasi terhadap Pengetahuan dan Motivasi Siswa tentang Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Rizky, Irfan Fajar; Suwaryo, Putra Agina Widyaswara; Setianingsih, Endah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap tahunnya di seluruh dunia terdapat sekitar 1,2 juta orang meninggal akibat kecelakaan lalu lintas dan 50 juta lainnya mengalami luka-luka (WHO, 2016). Kurangnya pengetahuan tentang pertolongan pertama pada kecelakaan menyebabkan berkurangnya motivasi untuk menolong korban kecelakaan lalu lintas pada remaja. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui perbedan penyuluhan kesehatan dengan metode jigsaw dan simulasi terhadap pengetahuan dan motivasi siswa tentang pertolongan pertama pada kecelakaan. Penelitian ini menggunakan desain Quasy eksperimen design dengan pendekatan pretest dan posttest control group design. Tempat penelitian di SMK Wongsorejo Gombong. Sampel berjumlah 100 siswa yang diambil secara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji normalitas kolmogrov-smirnov test , analisis deskriptif dan wilcoxon dan mann whitney. Hasil penelitian menunjukan Sebelum dilakukan penyuluhan kesehatan dengan metode jigsaw dan simulasi menunjukkan sebagian besar siswa memiliki pengetahuan kategori cukup (76,0%) dan motivasi kategori cukup (76,0%). Sama halnya pada perlakuan simulasi sebagian besar siswa memiliki pengetahuan kategori cukup (76,0%) dan motivasi kategori cukup (80,0%). Setelah dilakukan penyuluhan kesehatan dengan metode jigsaw dan simulasi menunjukkan sebagian besar siswa memiliki pengetahuan kategori baik (92,0%) dan motivasi kategori baik (90,0%). Sedangkan pada perlakuan simulasi seluruh siswa memiliki pengetahuan kategori baik (100,0%) dan motivasi kategori baik (94,0%). Ada perbedaan penyuluhan kesehatan dengan metode jigsaw dan simulasi terhadap pengetahuan dan motivasi siswa tentang pertolongan pertama pada kecelakaan. Penelitian selanjutnya diharapkan meneliti tentang penyuluhan kesehatan tentang pertolongan pertama pada kecelakaan dengan metode yang lain.
Penerapan Relaksasi Otot Progresif untuk Menurunkan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi di IGD RSUD dr. Soedirman Kebumen Masruroh, Estri Nuri; Setianingsih, Endah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang dikategorikan sebagai the silent killer karena penderita tidak menyadari kondisinya sampai terjadi komplikasi seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan ginjal. Hipertensi dapat disebabkan akibat tegangnya pembuluh darah, sehingga cara yang dapat dilakukan dalam menangani hal tersebut adalah dengan membuat otot-otot pada tubuh rileks. Salah satu cara nonfarmakologi yang efektif adalah dengan relaksasi otot progresif. Cara ini lebih mudah dan efisien karena tidak membutuhkan banyak peralatan, dan telah terbukti dapat mempercepat penurunan tekanan darah. Tujuan: Menggambarkan asuhan keperawatan dengan penerapan relaksasi otot progresif pada pasien hipertensi dalam menurunkan tekanan darah. Karya Tulis Ilmiah ini menggunakan metode studi kasus berupa asuhan keperawatan pada pasien hipertensi, menggunakan metode deskriptif kuantitatif dalam bentuk studi kasus. Data diperoleh dari wawancara, pengamatan langsung, dan pemeriksaan fisik. Dimana penulis melakukan penerapan dengan 2 responden dan nantinya akan dinilai keberhasilannya. Setelah dilakukan relaksasi otot progresif yang dilakukan selama 3 hari dengan frekuensi 1 kali sehari selama 15 menit didapatkan hasil penurunan tekanan darah sistolik sebesar 20-30 mmHg dan diastolik sebesar 13-17 mmHg. Relaksasi otot progresif terbukti efektif dalam menurunkan tekanan darah pada pasien hipertensi. Penderita hipertensi dianjurkan untuk melakukan relaksasi otot progresif untuk menurunkan tekanan darah.
Kontrol Asma Menggunakan Latihan Breathing Retraining Suwaryo, Putra Agina Widyaswara; Kupitasari, Melia Dwi; Setianingsih, Endah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Asma merupakan gangguan inflamasi kronis pada saluran pernapasan yang berakibat hiperresponsif, reversible dimana trakea dan bronkus hiperaktif terhadap stimuli tertentu. Breathing retraining dapat digunakan sebagai rujukan untuk membantu mengontrol gejala dan mencegah asma berulang pada pasien asma dalam kondisi istirahat maupun beraktifitas. Seseorang yang menderita asma akan mengalami tanda dan gejala berupa sesak nafas, batuk dan suara napas tambahan mengi serta gangguan tidur. Kontrol asma dilakukan dengan menggunakan kuesioner Asthma Control Test (ACT). Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui adanya pengaruh latihan breathing retraining terhadap kontrol asma pada pasien asma. Penelitian ini menggunakan desian pra eksperimen dengan one group pre and post test design. Subjek penelitian berjumlah 18 responden terbagi menjadi 2 kelompok yang diambil secara simple random sampling. Analisis data menggunakan independent t-test dan uji normalitas menggunakan saphiro wilk. Hasil penelitian didapatkan nilai ACT 0.001 pada diaphragmatic breathing exercise dan 0.003 pada nafas dalam. Teknik breathing retraining efektif menurunkan dan mengurangi kekambuhan asma.
Syok Index Pada Pasien Fraktur Diinstalasi Gawat Darurat Rs Pku Muhammadiyah Gombong Setianingsih, Endah; WS, Putra Agina; Irawan, Endi Tito
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fraktur merupakan diskontinuitas susunan tulang yang disebabkan oleh trauma atau keadaan patologis. Tulang yang mengalami fraktur akan mengalami perdarahan dan akan muncul masalah yang disebut syok. Syok hipovolemik adalah kondisi medis dimana terjadi kehilangan cairan dengan cepat yang berakhir pada kegagalan organ, yang harus segera ditangani. Syok indeks dinyatakan sebagai penanda syok yang tepat dengan melihat data tekanan darah dan nadi. Semakin tinggi angka syok index, maka kondisi hemodinamik pasien dinilai semakin buruk. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif analisis. Sampel penelitian ini adalah pasien instalasi gawat darurat yang mengalami fraktur sebanyak 127 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembar observasi selama pasien berada di instalasi gawat darurat. Tekhnik analisa data yang digunakan yaitu analisis univariat dengan menampilkan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan 10 responden yang mengalami syok hipovolemik antara lain grade1 terdapat 6 responden dan grade2 terdapat 4 responden.
Stress Level of Nurses in Intensive Care Unit Waladani, Barkah; Khoirin Nida, Ni’matul; Setianingsih, Endah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 15th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nurses as the front line in the implementation of health services, actions, and nursing care. A nurse has emotional sensitivity in dealing with a situation, condition, and patient situation in the hospital. Behind their roles and duties, it turns out that nurses experience psychological disorders, namely stress. This study was conducted to determine the stress level of nurses in the intensive care unit of RSUD Dr. Soedirman, Kebumen. This study used a descriptive design with a cross-sectional design. Respondents in this study were 35 respondents. The research instrument used a Depression Anxiety Stress Scale 42 questionnaire translated into Indonesian. The analysis used a descriptive test. The results obtained by nurses in the Intensive Care Installation Room, RSUD Dr. Sudirman mostly aged 30 years (60.0%), female (74.3%), undergraduate education (54.3%), working period 5 years (71.4%) and married (85.7%). Sudirman mostly with a moderate level of stress category as many as 14 respondents (40.0%). The conclusion that’s nurses in the intensive care unit experience moderate stress.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecemasan Pada Petugas Uptd Puskesmas Gombong 1 Di Masa Pandemi Covid-19 Wardoyo, Robertus Eka; Septiwi, Cahyu; Setianingsih, Endah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Mahasiswa (Student Paper Presentation)
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peningkatan dan penyebaran COVID-19 yang cepat dapat mempengaruhi kondisi fisik dan psikis petugas fasilitas pelayanan kesehatan. Gangguan psikis yang terjadi pada masa pandemi COVID-19 ini diantaranya kecemasan, maka kesehatan dan kesejahteraan jiwa petugas di garis depan fasilitas pelayanan kesehatan perlu diperhatikan dan didukung. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor faktor yang berhubungan kecemasan petugas UPTD Puskesmas Gombong 1 di masa pandemi COVID-19. Penelitian adalah untuk mengetahui secara ilmiah mengenai faktor faktor yang berhubungan dengan kecemasan petugas UPTD Puskesmas Gombong 1 di masa pandemi COVID-19. Penelitian deskriptif analisis, dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian, pada hasil uji analisis statistic menggunakan uji Kendall Tau diketahui bahwa ada hubungan antara status pernikahan (p=0,027) dan riwayat komorbid diri/keluarga (p=0,000) dan tidak ada hubungan antara umur (p=0,112), jenis kelamin (p=0,139), pendidikan (p=0,903), masa kerja (p=0,394), pelatihan (p=0,941), unit kerja (p=1,000), dan fasilitas APD (p=0,821) dengan tingkat kecemasan petugas di UPTD Puskesmas Gombong I pada masa pandemi COVID-19. Sebagian besar responden berada pada tingkat kecemasan ringan sebanyak 32(57,1%) dan ada hubungan antara status pernikahan (p=0,027) dan riwayat komorbid diri/keluarga (p=0,000) dengan tingkat kecemasan petugas di UPTD Puskesmas Gombong I pada masa pandemi COVID-19. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya, menambahkan variable seperti jenis profesi yang lebih spesifik dan tingkat pengetahuan tentang COVID-19 pada populasi yang homogen dengan alat ukur kecemasan yang lebih objektif lagi.
Pengaruh Edukasi Pertolongan Pertama Terhadap Tingkat Pengetahuan Anggota Palang Merah Remaja setianingsih, Endah; Arifin, Ridwan Nur; Waladani, Barkah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian Cedera atau kecelakaan bisa terjadi kapanpun dan dimanapun tidak terkecuali dilingkungan sekolah. Dibutuhkan tindakan yang cepat dan tepat untuk mencegah cedera lebih serius , kecacatan bahkan kematian korban. Diperlukan pengetahuan yang baik untuk mendapatkan penanganan yang baik salah satunya dengan edukasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi pertolongan pertama terhadap tingkat pengetahuan anggota PMR di SMA N 1 Pejagoan. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan desain desain penelitian kuantitatif dengan quasi eksperimen: one group pretest post test design without control group. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan tingkat pengetahuan pertolongan pertama sebelum dan sesudah edukasi tentang pertolongan pertama.Hasil analisis pada uji Wilcoxon didapatkan hasil p-value=0,00 (p<0,05). Dalam penelitian ini didapatkan hasil uji Wilcoxon hasil p-value=0,00 (p<0,05) sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh edukasi pertolongan pertama terhadap tingkat pengetahuan anggota PMR di SMA N 1 Pejagoan. Untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat melakukan penelitian dengan metode lain atau variable lain seperti sikap atau pelatihan.
Hubungan Intensitas Nyeri dengan Kualitas Tidur Pasien di ruang Intensive Care Unit (ICU) RS PKU Muhammadiyah Gombong Sari, Laras Ageng Sekar; Waladani, Barkah; Setianingsih, Endah
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nyeri banyak dialami oleh pasien-pasien diruang Intensive Care Unit selama prosedur klinis yang rutin ataupun saat istirahat. Nyeri yang dirasakan pasien dapat menyebabkan fragmentasi tidur dengan meningkatnya sensitifitas rasa sakit serta menghambat sintesis protein opioid. Kualitas tidur yang menurun karena nyeri dapat menyebabkan penurunan energy, mempengaruhi system imun, system kardiovaskuler, kondisi fisik dan psikologis pasien, sehingga memperlambat proses penyembuhan, oleh karena itu kualitas tidur baik pada pasien ICU sangat menunjang proses perawatannya. Tuhuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan intensitas nyeri dengan kualitas tidur pasien diruang Intensive Care Unit Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong. Metode penelitian ini mengunakan kuantitatif korelasi, pendekatan crosssectional dengan uji Kendall Tau pada 31 responden, Instrumen yang digunakan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index dan Numaric Rating Scale.Hasil penelitian berdasarkan uji statistik korelasi Kendall tau didapatkan hasil nilai p value=0,00 dengan signifikan 0,05, dengan ini maka Ho ditolak Ha diterima yang artinya terdapat hubungan intensitas nyeri dengan kualitas tidur pasien diruang ICU Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong dengan. Koefisien korelasi (?=0,536). Kesimpulan yang diperoleh yaitu terdapat hubungan bermakna antara intensitas nyeri dengan kualitas tidur pasien diruang Intensive Care Unit Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gombong. Rekomendasi untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat menghomogenkan kriteria Inklusi yang akan diteliti, seperti hubungan intensitas nyeri trauma pasca oprasi atau penyakit dalam dengan kualitas tidur pasien.