Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Evaluasi Kebijakan Transformasi Digital Kesehatan Terhadap Akses, Mutu Layanan, Dan Tata Kelola Keamanan Data Meutya Zahra Saphira; Nadya Nur Syafina Putri; Riswandy Wasir; Cahya Arbitera
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2026): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/d1wm7377

Abstract

Introduction: Digital health transformation has become a key pillar of Indonesia's health system reform strategy, driven by policies such as the Ministry of Health Regulation (Permenkes) No. 24/2022 on Electronic Medical Records and the development of the SATUSEHAT platform. Objective: This literature review aims to evaluate the impact of digital health transformation policies on three domains: healthcare access, service quality, and health data security governance. Method: A systematic search was conducted in Google Scholar, PubMed, and Garuda databases using keywords including digital health transformation, electronic medical records, telemedicine, data security, and SATUSEHAT, covering publications from 2021 to 2026. Results: Findings indicate that digital health policies have improved service access, particularly through telemedicine expansion in remote areas and the integration of the SATUSEHAT platform. However, unequal digital infrastructure, low digital literacy, and data security vulnerabilities, as evidenced by the 2021 BPJS Kesehatan data breach, remain critical challenges. Conclusion: Indonesia's digital health transformation has improved healthcare access and quality through telemedicine, electronic medical records, and the SATUSEHAT platform. However, unequal infrastructure, workforce readiness, digital literacy, and data security challenges continue to limit its benefits. Strengthening these areas is essential to achieve an inclusive, effective, and secure digital health system.
Strategi Digital Marketing Melalui Media Sosial dalam Meningkatkan Brand Awareness Rumah Sakit: Literature Review Nadya Nur Syafina Putri; Meutya Zahra Saphira; Acim Heri Iswanto
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2026): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/v2nm9z71

Abstract

Rumah sakit di era digital dituntut untuk mengoptimalkan strategi pemasaran digital melalui media sosial guna memperkuat brand awareness dan mempertahankan daya saing di tengah lanskap layanan kesehatan yang semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis temuan penelitian terkini mengenai strategi digital marketing melalui media sosial dalam meningkatkan brand awareness rumah sakit. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pencarian artikel melalui Google Scholar, PubMed, Garuda, dan ScienceDirect menggunakan operator Boolean dalam rentang waktu 2021–2026. Sepuluh artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil menunjukkan bahwa pemasaran media sosial berpengaruh signifikan terhadap brand awareness rumah sakit, dengan brand awareness berfungsi sebagai variabel mediasi antara aktivitas digital marketing dan minat kunjungan pasien. Instagram merupakan platform paling dominan, sementara SEO terbukti sebagai faktor digital paling berpengaruh terhadap brand awareness. Strategi digital marketing melalui media sosial terbukti efektif meningkatkan brand awareness rumah sakit melalui optimasi kualitas konten, komunikasi dua arah yang interaktif, dan integrasi multi platform yang secara sinergis memperkuat kepercayaan dan minat kunjungan.     
Ketepatan Sasaran Subsidi JKN dan Implikasinya Bagi Keberlanjutan Pembiayaan Kesehatan di Indonesia Melalui Pembelajaran Thailand Nadya Nur Syafina Putri; Meutya Zahra Saphira; Cahya Arbitera; Riswandy Wasir
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2026): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/414wfs89

Abstract

Ketidaktepatan sasaran subsidi pada program Jaminan Kesehatan Nasional segmen Penerima Bantuan Iuran (JKN-PBI) menjadi isu krusial yang berkaitan erat dengan tekanan fiskal dan ancaman keberlanjutan pembiayaan BPJS Kesehatan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketepatan sasaran subsidi JKN-PBI serta implikasinya terhadap keberlanjutan pembiayaan, dengan membandingkannya terhadap Universal Coverage Scheme (UCS) Thailand guna merumuskan rekomendasi kebijakan. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pencarian artikel melalui Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect menggunakan operator Boolean dalam rentang waktu 2016–2026. Hasil kajian menunjukkan tingginya inclusion error dan exclusion error pada JKN-PBI yang memperbesar beban fiskal BPJS Kesehatan, sementara UCS Thailand lebih pro-poor melalui strategic purchasing berbasis kapitasi dan DRG serta integrasi data penerima manfaat. Reformasi JKN-PBI melalui integrasi data penerima manfaat, penguatan strategic purchasing, dan layanan kesehatan primer diperlukan untuk mewujudkan ketepatan sasaran subsidi dan keberlanjutan pembiayaan JKN.