Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dampak Kebijakan BPOM Terhadap Keamanan Obat Sirup: Evaluasi Pasca Kejadian Gagal Ginjal Akut Pada Anak Mazaya Raini Nurmaliza; Alya Salsabilah; Meutya Zahra Saphira; Muhammad Hafizh Azzuraiqi; Januar Ariyanto
Journal Scientific of Mandalika (JSM) e-ISSN 2745-5955 | p-ISSN 2809-0543 Vol. 6 No. 10 (2025)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/10.36312/vol6iss10pp3896-3904

Abstract

Cases of acute kidney injury (AKI) in children in Indonesia in 2022 became a matter of national and medical concern. A thorough investigation conducted by the Ministry of Health, the World Health Organization (WHO), and the National Agency of Drug and Food Control (BPOM) revealed that the main cause of this incident was contamination by the toxic compounds ethylene glycol (EG) and diethylene glycol (DEG) found in children's syrup medications, with levels far exceeding the safe threshold. These findings raised questions about the effectiveness of the national drug monitoring system, particularly regarding excipients that had escaped comprehensive testing. This study aims to critically evaluate the impact of BPOM's policies following the incident on the safety of children's syrup medications. Using a qualitative approach through literature review, this research examines the effectiveness of supervision, the implementation of new regulations, and the challenges within Indonesia’s drug monitoring system. The analysis shows that although BPOM has enacted significant policy reforms such as the recall of contaminated products, the establishment of strict contaminant limits, and the requirement for laboratory testing of every batch of excipients there are still considerable obstacles. These include limited laboratory capacity, constrained supervisory resources, and the economic impact on the pharmaceutical industry. This study recommends strengthening a risk-based regulatory system and cross-sector collaboration as preventive measures to ensure the safety of children's medicines in the future
Strategi Digital Marketing Melalui Media Sosial dalam Meningkatkan Brand Awareness Rumah Sakit: Literature Review Nadya Nur Syafina Putri; Meutya Zahra Saphira; Acim Heri Iswanto
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2026): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/v2nm9z71

Abstract

Rumah sakit di era digital dituntut untuk mengoptimalkan strategi pemasaran digital melalui media sosial guna memperkuat brand awareness dan mempertahankan daya saing di tengah lanskap layanan kesehatan yang semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis temuan penelitian terkini mengenai strategi digital marketing melalui media sosial dalam meningkatkan brand awareness rumah sakit. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pencarian artikel melalui Google Scholar, PubMed, Garuda, dan ScienceDirect menggunakan operator Boolean dalam rentang waktu 2021–2026. Sepuluh artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil menunjukkan bahwa pemasaran media sosial berpengaruh signifikan terhadap brand awareness rumah sakit, dengan brand awareness berfungsi sebagai variabel mediasi antara aktivitas digital marketing dan minat kunjungan pasien. Instagram merupakan platform paling dominan, sementara SEO terbukti sebagai faktor digital paling berpengaruh terhadap brand awareness. Strategi digital marketing melalui media sosial terbukti efektif meningkatkan brand awareness rumah sakit melalui optimasi kualitas konten, komunikasi dua arah yang interaktif, dan integrasi multi platform yang secara sinergis memperkuat kepercayaan dan minat kunjungan.     
Ketepatan Sasaran Subsidi JKN dan Implikasinya Bagi Keberlanjutan Pembiayaan Kesehatan di Indonesia Melalui Pembelajaran Thailand Nadya Nur Syafina Putri; Meutya Zahra Saphira; Cahya Arbitera; Riswandy Wasir
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2026): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/414wfs89

Abstract

Ketidaktepatan sasaran subsidi pada program Jaminan Kesehatan Nasional segmen Penerima Bantuan Iuran (JKN-PBI) menjadi isu krusial yang berkaitan erat dengan tekanan fiskal dan ancaman keberlanjutan pembiayaan BPJS Kesehatan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi ketepatan sasaran subsidi JKN-PBI serta implikasinya terhadap keberlanjutan pembiayaan, dengan membandingkannya terhadap Universal Coverage Scheme (UCS) Thailand guna merumuskan rekomendasi kebijakan. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pencarian artikel melalui Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect menggunakan operator Boolean dalam rentang waktu 2016–2026. Hasil kajian menunjukkan tingginya inclusion error dan exclusion error pada JKN-PBI yang memperbesar beban fiskal BPJS Kesehatan, sementara UCS Thailand lebih pro-poor melalui strategic purchasing berbasis kapitasi dan DRG serta integrasi data penerima manfaat. Reformasi JKN-PBI melalui integrasi data penerima manfaat, penguatan strategic purchasing, dan layanan kesehatan primer diperlukan untuk mewujudkan ketepatan sasaran subsidi dan keberlanjutan pembiayaan JKN.