Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Teknologi Fermentasi Nabati Untuk Meningkatkan Literasi Kesehatan Santri Di Pondok Pesantren Malang Nur Kusmiyati; Elok Zubaidah; Zainul Abidin; Fitri Candra Wardana; Dini Atikawati; Vincenzio Jocelino; Emmanuel Raphael Lesmana
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 11, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/japi.v11i2.8244

Abstract

Generasi muda di Indonesia belum memiliki pola makan yang seimbang, terutama dalam hal konsumsi sayur ataupun produk nabati lain dengan manfaat serupa. Salah satu elemen masyarakat muda, yakni santri merupakan target strategis edukasi mengenai manfaat kesehatan produk fermentasi nabati. Produk fermentasi nabati, seperti kimchi, sauerkraut, bekasam jamur, dan acar timun, mengandung probiotik, vitamin, dan senyawa bioaktif yang berperan dalam menjaga kesehatan pencernaan, memperkuat sistem imun, dan mendukung metabolisme tubuh. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas edukasi manfaat kesehatan produk fermentasi nabati, lewat kombinasi pemaparan materi ilmiah dengan praktik langsung pembuatan produk. Metode presentasi interaktif dan demonstrasi praktik langsung digunakan dalam proses edukasi, sedangkan dalam mengevaluasi peningkatan pengetahuan santri, digunakan metode kuesioner pre dan post test yang harus dijawab santri sebelum dan sesudah edukasi. Nilai hasil kuesioner kemudian diujikan dalam uji normalitas dan Wilcoxon signed-rank test untuk mengetahui adanya signifikansi peningkatan skor pengetahuan. Hasil kuesioner berbasis pre-test dan post-test pada 29 santri menunjukkan peningkatan signifikan skor pengetahuan dari 26,55% menjadi 82,76% (p0,05). Temuan ini membuktikan bahwa edukasi berbasis teori dan praktik efektif meningkatkan pengetahuan akan manfaat kesehatan produk fermentasi nabati serta berpotensi menjadi landasan pengembangan modul edukasi yang dapat diimplementasikan secara luas di masyarakat.