Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDAMPINGAN IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN STEAM BERBASIS DEEP LEARNING UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS DAN KREATIVITAS SISWA SEKOLAH DASAR Beti Istanti Suwandayani; Rr. Eko Susetyarini; Baiduri Baiduri; Yus Mochamad Cholily; Arina Restian; Kuncahyono Kuncahyono; Roimil Latifah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.60501

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya literasi sains dan kreativitas siswa sekolah dasar di wilayah 3T, khususnya Kabupaten Timor Tengah Selatan, yang dipengaruhi oleh dominasi pembelajaran konvensional serta keterbatasan kompetensi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran inovatif. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dalam menerapkan pembelajaran berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) serta meningkatkan literasi sains dan kreativitas siswa melalui pendekatan pembelajaran berbasis proyek dan konteks lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendidikan masyarakat, pelatihan, difusi ipteks, serta pendampingan berkelanjutan melalui observasi kelas, workshop, dan lesson study. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi guru dalam menyusun perangkat pembelajaran berbasis STEAM, dengan lebih dari 80% guru mampu mengimplementasikan pembelajaran berbasis proyek secara mandiri. Selain itu, terjadi peningkatan literasi sains siswa sekitar 20% serta peningkatan keterlibatan aktif siswa dalam proses pembelajaran. Implementasi STEAM berbasis potensi lokal juga terbukti efektif dalam menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna, kontekstual, dan menyenangkan. Kegiatan ini disimpulkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah dasar serta menjadi model penguatan pendidikan di wilayah 3T yang dapat direplikasi secara berkelanjutan.
Penerapan Media Edukasi Berbasis Gamifikasi dalam Upaya Pencegahan Stunting di Kabupaten Timor Tengah Selatan Rr Eko Susetyarini; Beti Istanti Suwandayani; Baiduri Baiduri; Yus Mochamad Cholily; Arina Restian; Kuncahyono Kuncahyono; Roimil Latifah
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 3 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i3.2176

Abstract

Stunting remains a public health issue in Indonesia, particularly in areas with limited access to information, such as South Central Timor (TTS) Regency, East Nusa Tenggara. Low nutritional literacy among elementary school teachers and (integrated health post) volunteers hinders stunting prevention efforts at the community level. This community service initiative aims to improve stunting literacy through gamification-based educational media as part of the GEMBIRA (Clean and Healthy Community Movement) program. The program was implemented in five stages: dissemination, training, technology application, mentoring and evaluation, and sustainability. The participants included 65 elementary school teachers (from the Teacher Working Group/KKG) and 15 volunteers. Pre-test and post-test evaluations demonstrated a significant increase in knowledge; scores for teachers rose from 52.4 to 94.8 (an 80.9% increase), while scores for volunteers rose from 48.0 to 85.5 (a 78.1% increase). The gamification approach proved effective in enhancing health literacy and holds potential as a sustainable model for stunting education.