Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Little Merchants, Big Questions: Narrative Accounts of Early Childhood Scientific Attitudes in a Traditional "Market Day" Activity Asrul Faruq; Raharjo Raharjo; Sofa Muthohar; Rusi Novi Safitri; Izdihar Syifa Cahyani; Wan Khairul Aiman Wan Mokhtar
International Journal of Educational Narratives Vol. 4 No. 3 (2026)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/ijen.v4i3.3665

Abstract

Background. Developing scientific attitudes in early childhood is important for fostering curiosity, critical thinking, problem-solving, and exploratory learning. However, learning practices in many early childhood education settings still tend to be teacher-centered, limiting children’s opportunities to engage in meaningful experiential learning. Previous studies have discussed scientific learning through experiments and play-based activities, yet research on the use of “Market Day” activities to develop scientific attitudes remains limited. Therefore, further research is needed to explore how Market Day activities can support scientific attitude development in early childhood education. Purpose. This study aims to examine how traditional market-themed “Market Day” activities facilitate the development of scientific attitudes among early childhood students, particularly through children’s participation in contextual learning processes. Method. This study employed a qualitative approach using a descriptive case study method. Participants were selected purposively and consisted of children in Groups A and B aged 5–6 years, classroom teachers, and the principal at Istiqomah Loning Petarukan Pemalang Kindergarten. Data were collected through observations, interviews, and documentation. Data validity was ensured through source and technique triangulation, while data analysis used the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana. Results. The findings revealed that Market Day activities implemented through a Project-Based Learning (PjBL) approach and role-playing methods supported the development of children’s scientific attitudes. Children demonstrated curiosity, observation, questioning behavior, simple logical thinking, and communication skills through activities such as exploring goods, identifying prices, negotiating, counting money, and solving problems during transactions. The activity also promoted honesty, responsibility, numeracy skills, and early financial literacy. Conclusion. This study contributes theoretically by showing that Market Day activities can support the development of scientific attitudes through contextual and experiential learning. Practically, the findings suggest that traditional market-themed Market Day activities can be used by teachers as an effective strategy for fostering scientific attitudes and social skills in young children.
Peran Guru PAUD dalam Mengintegrasikan Nilai-nilai Islam melaui Media Digital pada Anak Usia Dini Rusi Novi Safitri; Istikomah; Mela Asih
Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 1 (2026): Tunas Cendekia : Jurnal Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/tunascendekia.v9i1.12333

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) untuk mengintegrasikan berbagai media digital dalam proses pembelajaran. Namun, sebagai besar penelitian sebelumnya lebih berfokus pada efektivitas penggunaan teknologi dalam meningkatkan aspek kognitif dan ketrampilan digital anak, sementara kajian mengenai peran guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam pembelajaean digital masih terbatas. Padahal, anak usia dini memerlukan pendampingan yang tidak hanya mengembangkan literasi digital, tetapi juga membentuk karakter religius sebagai landasan dalam menggunakan teknologi secara bijak. Oleh sebab itu, penelitian ini dimaksudkan untuk menggambarkan peran guru PAUD dalam mengintegrasikan nilai-nilai Islam guna memperbaiki literasi digital pada anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif Kualitatif di TK Istiqomah Loning dan TK Pertiwi Karangmoncol randudongkal. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Hubermen. Hasil Penelitian mennjukkan bahwa guru berperan sebagai fasilitator, motivator, pembimbing dan teladan dalam penggunaan teknologi digital. Integrasi nilai-nilai Islam dilakukan dilakukan melalui game Edukasi berbasis Islami, kegiatan menulis huruf hijaiyah pada layar Interactive Flat Panel (IFP), serta storytelling digital yang memuat tentang akhlak mulia dan nilai-nilai karakter Islami. Implementasi tersebut tidak hanya meningkatkan kemampuan anak mengenal dan menggunakan teknologi digital, tetapi juga menanamkan sikap religius, tanggung jawab dan etika dalam pemanfaatan teknologi. Temuan penelitian ini menunjukan bahwa integrasi nilai-nilai Islam dalam pembelajaran digital dapat menjadi model pembelajaran yang mendukung pengembangan literasi digital dan karakter anak usia dini secara holistik.