Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KECEMASAN BERBICARA DI DEPAN UMUM PADA MAHASISWA DI ACEH : LITERATURE REVIEW Saskia Arsyva; Ambia Nurdin; Ully Fitria; Kiki Asrifa Dinen
Public Health Journal Vol. 1 No. 2 (2024): Spesial Isuee
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/f2pfdj33

Abstract

Kecemasan adalah perasaan yang menyakitkan serta tidak menyenangkan. Seseorang yang mengalami kecemasan nya. Metode yang digunakan dalam pembuatan anxiety,student anxiety.artikel ini adalah literature review yang membahas literatur mengenai intervensi kecemasan mahasiswa. Dari 10 literatur diatas dijelaskan masih banyak mahasiswa yang memiliki kesemasan saat berbicara di manapun. Adanya perbedaan tingkat kecemasan berbicara di depan umum pada mahasiswa, yaitu perempuan lebih tinggi sedangkan laki-laki lebih rendah, mengindikasikan bahwa eksplorasi diri dibutuhkan untuk mengatasi kecemasan berbicara di depan umum. Penelitian terdahulu juga menemukan hal yang sama, yaitu adanya perbedaan tingkat kecemasan berbicara di depan umum antara laki-laki dan perempuan dan perempuan memiliki kecemasan berbicara lebih tinggi dibandingkan laki-laki (Amir, 2019 Sakinah, 2017). Penelitian ini masih bisa dikembangkan apabila kedepannya semakin banyak ditemukan penelitian yang memaparkan lebih spesifik terkait intervensi kecemasan pada mahasiswa saat berbicara didepan umum 
Prediktor Kesiapan Orang Tua dalam Pelaksanaan Imunisasi Dasar Lengkap : Studi di Puskesmas Lampaseh Kota Banda Aceh Saskia Arsyva; Khairuman Khairuman; Ellianufara Ellianufara
Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2026): September: Quantum Wellness : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62383/quwell.v3i3.3488

Abstract

Complete Basic Immunization (CBI) or Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) is an essential public health intervention for protecting children against vaccine-preventable diseases (VPDs). However, CBI coverage in Banda Aceh has declined over the past five years, decreasing from 37.8% in 2023 to 34.9% in 2024, including at Lampaseh Community Health Center. This study aimed to examine the association between predisposing factors (knowledge and attitude) and enabling factors (family support and availability of immunization services) with parents’ readiness to complete basic immunization at Lampaseh Community Health Center, Banda Aceh. A quantitative cross-sectional study involved 55 parents of infants aged 0–24 months selected using purposive sampling. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using univariate analysis, Chi-Square test for bivariate analysis, and multiple logistic regression for multivariate analysis. The results showed significant associations between knowledge (p = 0.001), attitude (p = 0.020), and family support (p = 0.003) with parents’ readiness to complete basic immunization. Conversely, availability of immunization services was not significantly associated with readiness (p = 0.465). Multivariate analysis identified knowledge as the most dominant factor associated with readiness (p = 0.032; OR = 6.601). Parents with good knowledge were 6.6 times more likely to be ready to complete their children’s basic immunization compared with those with inadequate knowledge. These findings highlight the importance of improving parental knowledge, strengthening positive attitudes, and increasing family support through effective health education and promotion programs to enhance immunization completion among children in Indonesia.