Niken Indah Lestari
Universitas PGRI Silampari

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Pembelajaran Matematika: Systematic Literature Review Fatimah Kurniasih; Efuansyah; Dona Ningrum Mawardi; Niken Indah Lestari; Drajat Friansah; Rani Refianti
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 2 (2026): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Project Based Learning (PjBL) terhadap kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran matematika melalui metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan protokol PRISMA 2020. Kajian ini menjawab tiga pertanyaan penelitian, yaitu tren publikasi, metode penelitian, dan variasi implementasi PjBL pada periode 2020–2026. Sebanyak 14 artikel jurnal nasional terindeks SINTA (S2–S4) dianalisis dari 200 artikel yang diidentifikasi melalui Google Scholar, SINTA, dan aplikasi Publish or Perish. Hasil kajian menunjukkan bahwa jumlah publikasi mengalami peningkatan secara bertahap dan mencapai puncaknya pada tahun 2024. Publikasi tersebut tersebar pada jurnal SINTA 2 (35,71%), SINTA 3 (28,57%), dan SINTA 4 (35,71%). Metode quasi-experimental mendominasi penelitian yang dianalisis (50%), diikuti Classroom Action Research (21%), sedangkan metode lainnya hanya ditemukan pada satu penelitian. Implementasi PjBL menunjukkan variasi yang beragam, dengan PjBL konvensional sebagai pendekatan yang paling banyak digunakan (29%), disertai integrasi STEM/STEAM, etnomatematika, media digital, dan kajian dengan variabel moderator. Secara keseluruhan, PjBL terbukti mampu meningkatkan kemampuan analisis, evaluasi, dan pemecahan masalah peserta didik, sehingga efektif sebagai alternatif model pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis matematis.
Pendekatan STEM Terhadap Kemampuan Berfikir Kreatif Siswa dalam Pembelajaran Matematika: Systematic Literature Review Niken Indah Lestari; Drajat Friansah; Rani Refianti
Prosiding Silampari Conference of Life Sciences and Techonology (Silamparilist) Vol 2 (2026): Proceeding Silampari Conference of Life Science and Technology
Publisher : Proceeding of Silampari Conference of Life Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kreatif merupakan salah satu kompetensi penting yang dibutuhkan dalam pembelajaran matematika abad ke-21. Namun, masih banyak peserta didik yang mengalami kesulitan dalam menghasilkan solusi yang beragam, fleksibel, dan orisinal terhadap permasalahan matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pendekatan Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada pembelajaran matematika melalui metode Systematic Literature Review (SLR). Kajian dilakukan melalui empat tahapan, yaitu perumusan pertanyaan penelitian, penelusuran dan seleksi literatur, pengodean serta analisis data, dan penyajian hasil. Artikel dikumpulkan dari basis data Google Scholar dan ERIC, kemudian diseleksi menggunakan kerangka PRISMA. Sebanyak 20 artikel yang diterbitkan pada periode 2022–2026 memenuhi kriteria inklusi. Hasil kajian menunjukkan bahwa indikator kemampuan berpikir kreatif matematis yang paling sering digunakan meliputi kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), keaslian (originality), dan elaborasi (elaboration). Selain itu, kemampuan berpikir kreatif peserta didik umumnya masih berada pada kategori rendah hingga sedang. Pendekatan STEM paling banyak diimplementasikan melalui model Project-Based Learning (PjBL) dan Problem-Based Learning (PBL) yang menekankan pemecahan masalah kontekstual, kegiatan berbasis proyek, kolaborasi, integrasi teknologi, serta proses desain rekayasa. Dengan demikian, pendekatan STEM efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis dan berpotensi menjadi alternatif pembelajaran yang inovatif.