Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Budidaya Jamur Tiram Dalam Upaya Peningkatan Pendapatan Keluarga di Nagari Tanjung Alai Rozza Linda; Isna Juwita; Mufrida Meri; Rosnita Rauf; Desriyenti Desriyenti
Journal Of Indonesian Social Society (JISS) Vol. 1 No. 3 (2023): JISS - Oktober
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jiss.v1i3.198

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan implementasi budidaya jamur tiram sebagai strategi pengembangan ekonomi masyarakat di Nagari Tanjung Alai, Kecamatan X Koto Singkarak. Melalui pendekatan penyuluhan dan pelatihan, kami berusaha meningkatkan pemahaman masyarakat tentang teknik budidaya yang efektif, dengan harapan dapat meningkatkan pendapatan keluarga secara berkelanjutan. Metode penelitian mencakup serangkaian kegiatan penyuluhan, pelatihan praktis, dan pendampingan teknis kepada petani dan masyarakat setempat. Informasi diperoleh melalui survei partisipatif, observasi lapangan, dan wawancara dengan petani. Data yang terkumpul dianalisis untuk mengevaluasi dampak program terhadap peningkatan produksi jamur tiram dan pendapatan keluarga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi budidaya jamur tiram memberikan kontribusi positif terhadap pendapatan keluarga di Nagari Tanjung Alai. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam budidaya jamur tiram secara signifikan berpengaruh terhadap produktivitas dan kualitas hasil panen. Selain itu, adopsi teknik budidaya yang baik juga mendorong terbentuknya jaringan kerjasama antarpetani, memperkuat aspek sosial ekonomi masyarakat. Penelitian ini memberikan gambaran praktis tentang potensi budidaya jamur tiram sebagai alternatif pengembangan ekonomi lokal. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa dengan dukungan pemerintah, lembaga pendidikan, dan pihak terkait lainnya, budidaya jamur tiram dapat menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Nagari Tanjung Alai dan daerah sekitarnya. Dengan meningkatnya partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan, diharapkan program ini dapat diterapkan dan dikembangkan lebih lanjut dalam rangka mendukung pembangunan berkelanjutan.
PERANCANGAN MEJA BAR ERGONOMIS DENGAN PENDEKATAN ANTROPOMETRI DI KOTA PADANG Rozza Linda; Isna Juwita; Desriyenti Desriyenti
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6163

Abstract

Abstract: In both work and daily life, people use tools and various facilities to support their activities. These tools and facilities must be designed with human body characteristics in mind to ensure they are comfortable to use. Discomfort can lead to decline in user performance if the tools used are not ergonomic. This study aims to design ergonomic bar counters at cafes in the city of Padang using an anthropometric approach. Based on an inisial survey, baristas reported physical complaints resulting from their work, such as pain in the hand, nech, waist, back and legs. This is caused by bar counters at their workplaces that do not align with their body dimensions, therefore further analysis of the bar counter design is necessary. Base on the an analysis of anthropometric data, the following ergonomic bar counter dimensions were determined: bar counter height 112 cm. bar counter height at the coffee machine 87 cm, bar counter width 64 cm, and bar shelf height 165cm. Keywords:  Bar Counter; Ergonomic; Anthropometry   Abstrak: Manusia dalam bekerja maupun dalam menjalankan kehidupan sehari-hari menggunakan alat atau berbagai fasilitas yang menunjang aktivitasnya. Alat atau fasilitas tersebut harus dirancang sedemikian rupa dengan mempetimbangkan karakteristik tubuh manusia sehingga nyaman digunakan. Ketidaknyamanan tersebut bisa menyebabkan menurunnya performasi pengguna dikarenakan alat yang digunakan tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan merancang  meja bar ergonomis pada café-café di kota Padang dengan pendekatan antropometri. Berdasarkan survey awal bahwa terdapat keluhan fisik pada barista akibat kerja seperti nyeri pada tangan, leher, pinggang, punggung dan kaki. Hal ini diakibatkan kondisi meja bar di tempat mereka bekerja tidak sesuai dengan kondisi tubuh, untuk itu perlu dilakukan  analisis lebih lanjut tentang perancangan meja bar tersebut. Berdasarkan pengolahan data antopometri didapatkan ukuran meja bar yang ergonomis sebagai berikut: tinggi meja bar 112 cm, tinggi meja bar di bagian mesin kopi 87 cm, lebar meja bar 64 cm, tinggi rak bar 165 cm.    Kata kunci: Meja Bar; Ergonomis; Antropometri