Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Dampak Sampah Popok di Wilayah Hilir Kali Tangerang Melalui Edukasi dan Pendampingan Rangga Saputra; Sulaiman; Bayu Imanuddin
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i1.234

Abstract

Permasalahan sampah popok sekali pakai di wilayah hilir Kali Tangerang menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dalam lima tahun terakhir, sejalan dengan meningkatnya jumlah rumah tangga muda di kawasan pesisir Kabupaten Tangerang. Data DLHK Banten tahun 2023 mencatat bahwa sampah domestik meningkat hingga 12.5%, dengan popok menyumbang 8–10% dari total timbulan sampah rumah tangga. Kondisi ini diperparah oleh rendahnya kesadaran masyarakat terkait dampak pencemaran limbah popok terhadap kualitas air sungai, kesehatan lingkungan, dan risiko penyakit berbasis lingkungan seperti diare dan dermatitis pada anak. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan di Desa Bojong Renget, Kecamatan Teluknaga, dengan melibatkan 50 warga yang terdiri dari ibu rumah tangga dan kader lingkungan. Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan praktik pengelolaan sampah popok melalui pendekatan edukasi, pendampingan, dan demonstrasi teknik pemilahan dan pemanfaatan residu popok. Metode yang digunakan meliputi edukasi interaktif, simulasi praktik, diskusi kelompok, dan aksi pemetaan masalah berbasis komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran warga, terbentuknya komitmen kolektif dalam pengelolaan sampah, serta munculnya kader lokal sebagai agen perubahan lingkungan. Selain itu, peserta melaporkan peningkatan pemahaman sebesar 78% berdasarkan survei akhir. Program ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas berpotensi mendorong perubahan perilaku dan membangun budaya pengelolaan sampah berkelanjutan di tingkat rumah tangga dan masyarakat.
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Keluarga Berencana Melalui Edukasi dan Konseling Acih Suarsih; Rini Sartika; Bayu Imanuddin; Nurjanah Nurjanah
Jurnal Pengabdian Meambo Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEAMBO
Publisher : PROMISE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56742/jpm.v5i2.252

Abstract

Program Keluarga Berencana (KB) merupakan upaya strategis pemerintah dalam mengendalikan pertumbuhan penduduk dan meningkatkan kualitas hidup keluarga. Namun, masih banyak masyarakat, terutama Wanita Usia Subur (WUS), yang memiliki pengetahuan terbatas tentang metode kontrasepsi, manfaat KB, dan risiko kehamilan yang tidak direncanakan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai KB melalui edukasi dan konseling di Posyandu Melati, Desa Talaga, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif melalui kegiatan penyuluhan, diskusi interaktif, permainan edukatif, serta konseling personal. Evaluasi dilakukan dengan pretest dan posttest untuk mengukur tingkat pengetahuan peserta. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, di mana kategori kurang menurun dari 38.9% menjadi 13.9%, kategori cukup meningkat dari 44.4% menjadi 52.8%, dan kategori baik meningkat dari 16.7% menjadi 33.3%. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi dan konseling merupakan strategi efektif untuk meningkatkan literasi KB di masyarakat dan mendukung keberhasilan program nasional pengendalian penduduk.
Implementation of Pushing Reminder Technique for Women During The First Stage of Labor and Perineal Rupture Events Ratnasari, Febi; Imanuddin, Bayu; Febriyani, Fitria
IJNP (Indonesian Journal of Nursing Practices) Vol. 4 No. 2 (2020): Indonesian Journal Of Nursing Practices
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ijnp.v4i2.7514

Abstract

Background: Rupture of the birth canal or perineal tear cannot be considered a minor injury because it contributes to maternal morbidity and mortality. The perineal rupture causes pain and can increase until the seventh day. Perineal rupture also causes 4-5% of mortality in postpartum mothers.Objective: The purpose of this study is to find out the effect of pushing reminder technique implementation on women during the first stage of labor and perineal rupture event.Method: The research method used was pre-experimental with  intact group comparison design (post-test only control with 15 control respondents and 15 intervention respondents).Results: The results showed that the average age of the respondents was 26 years old with status as a housewives (93.3%), and the majority of the educational background was high school graduate (86%). By using the Mann-Whitney test, the results of alpha is <0.05 (0.369), so there is no relationship between the reminder of pushing technique and the occurrence of perineal rupture.Conclusion: There are other factors that affected the tears of the perineum such as baby’s weight, previous history of perineal rupture, the rigidity of perineal muscles and lack of skills of health care providers to hold the perineum at the moment of baby’s head expulsion, this indicated that is no relationship between the reminder of pushing technique and the occurrence of perineal rupture.Recommendation: It is adviced for Public Health Care Center is to provide educational media containing information for pregnant woman in a form of electronic media in the waiting room and through education of pregnant women regarding labor and perineum tear so that pregnant women understand the causes of perineal tear.