Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PREVALENSI DISFUNGSI SEKSUAL PADA IBU POST PARTUM DENGAN LUKA PERINEUM DAN SEKSIO SESAREA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TIGARAKSA Solihati; Lastri Mei Winarni; Rini Sartika; Mega Suciani
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 2 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v8i2.136

Abstract

Latar belakang :Kasus disfungsi seksual kurang menjadi perhatian pemerintah, kurangnya promosi konseling fungsi seksual tidak banyak dibicarakan. Sebagian besar ibu post partum memiliki persepsi bahwa membahas seksualitas merupakan hal yang tabu, disfungsi seksual khususnya pada ibu post partum dapat memberikan dampak buruk bagi ibu, bayi dan keluarganya. Disfungsi seksual ibu post partum dapat menyebabkan stress hingga perceraian. Tujuan Penelitian : adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi prevalensi disfungsi seksual ibu post partum dengan luka episiotomi dan sectio sesarea di wilayah kerja Puskesmas Tigaraksa. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif analitik dengan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional sehingga diperoleh 120 responden dengan analisa uji statistik chi square test. Hasil Penelitian : Didapatkan hasil uji analisa dengan usia ibu, paritas dan menyusui adalah p- value 0,000, 0,000 dan 0,004 < ? (0,05) sedangkan pendidikan, pekerjaan dan jenis persalinan memiliki p-value 0,251, 0,810 dan 0,584 > ? (0,05). Kesimpulan: Dari hasil penelitian terdapat hubungan antara usia ibu, paritas dan menyusui serta tidak adanya hubungan antara pendidikan, pekerjaan, dan jenis persalinan terhadap prevalensi disfungsi seksual.
Pengalaman Orang Tua Yang Mendampingi Pengobatan Anak Penderita Thalasemia Di Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang Solihati; Teddy Kurniawan
Jurnal Kesehatan Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Kesehatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yatsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37048/kesehatan.v8i1.167

Abstract

Thalasemia mayor adalah penyakit kelainan kronik, apabila penyakit ini terjadi pada anak dapat mempengaruhi tingkat kognitif, tingkat emosional dan rutinitas sehari-hari keluarga terutama orang tua. Sehingga orang tua harus berhadapan dengan proses pengobatan anak, mendukung anak, dan mengurus anggota keluarga yang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggali informasi dan makna secara mendalam tentang pengalaman orang tua yang mendampingi pengobatan anak penderita thalasemia. Desain penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi deskriptif. Partisipan ditentukan dengan teknik purposive sampling yang berjumlah 10 orang. Teknik wawancara dilakukan menggunakan alat perekam, pedoman wawancara semi terstruktur, dan catatan lapangan. Analisa data menggunakan qualitative content analysis dengan pendekatan Collazi. Tema yang ditemukan sebagai hasil penelitian yaitu: Pemahaman mengenai penyakit thalasemia, Gambaran kecemasan dan kesedihan orang tua, Usaha mengobati dan merawat anak penderita thalasemia, Orang tua menjadi perawat bagi anak penderita thalasemia, Keberhasilan orang tua dalam merawat anak penderita thalasemia, Dukungan yang diterima orang tua selama mendampingi pengobatan anak penderita thalasemia. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi, pengetahuan serta masukan kepada perawat anak, sehingga pelayanan keperawatan dan edukasi yang diberikan kepada anak dan orang tua dapat meningkat.
Analisis Kebutuhan dan Tantangan dalam Transformasi Layanan Ambulan ke Dalam Era Digital" Imanuddin, Bayu; Solihati; Sulaeman; Ayuningtyas Kusumastuti, Nurry
Jurnal Nusantara Madani Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Nusantara Madani
Publisher : Jurnal Nusantara Mandani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Era digital saat ini menuntut adanya transformasi layanan kesehatan guna menghadapi tantangan yang terus berkembang. Layanan ambulans memiliki peran penting dalam menyelamatkan nyawa dan memberikan bantuan medis darurat. Transformasi digital layanan ambulans yang berhasil dapat mempercepat respons, meningkatkan efisiensi, dan pada akhirnya, menyelamatkan lebih banyak nyawa. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis mendalam tentang kebutuhan dan tantangan dalam mentransformasikan layanan ambulans ke era digital. Tujuan: Menganalisis kebutuhan dasar dan tantangan yang dihadapi dalam mentransformasikan layanan ambulans ke era digital. Dengan memahami secara menyeluruh aspek teknologi, harapan pengguna, dan kompleksitas sistem kesehatan, penelitian ini bertujuan memberikan kontribusi signifikan dalam merancang solusi yang memadai dan efektif untuk meningkatkan kualitas layanan ambulans.Subjek dan Metode: Penelitian menggunakan desain penelitian deskriptif analitik Teknik purposive sampling digunakan untuk memilih rumah sakit dan fasilitas layanan ambulans swasta. Populasi penelitian mencakup seluruh layanan ambulans di wilayah tersebut. Sebanyak 168 responden, termasuk petugas ambulans, tenaga medis, dan pemanggil layanan darurat, berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil: Analisis regresi dan korelasi mengungkapkan temuan signifikan sebagai berikut: Variabel X1 (Kebutuhan Layanan Ambulans) menunjukkan hubungan non-signifikan dengan aspek teknologi dan kompleksitas sistem kesehatan. Variabel X2 (Tantangan dalam Implementasi Transformasi Digital) menunjukkan hubungan negatif signifikan namun lemah. Variabel X3 (Pemahaman Mendalam Terkait Kebutuhan Pengguna) tidak menunjukkan hubungan signifikan. Kesimpulan: Dari analisis, disimpulkan bahwa hanya X2 yang memengaruhi signifikan aspek teknologi dan kompleksitas sistem kesehatan, menunjukkan hubungan yang signifikan dengan faktor-faktor yang memengaruhi kompleksitas teknologi kesehatan. Namun, X1 dan X3 tidak signifikan, menunjukkan bahwa kebutuhan layanan ambulans dan pemahaman mendalam terkait kebutuhan pengguna tidak signifikan terhadap kompleksitas teknologi kesehatan.
EFEKTIVITAS PERBANDINGAN ANTARA MINUMAN ALOE VERA DAN TEMULAWAK TERHADAP PENURUNAN INTENSITAS NYERI DISMENORE PRIMER PADA SISWA NURUL HAQ BALARAJA Solihati; Imanuddin, Bayu; Hikmah, Agnia Nurul
Jurnal Nusantara Madani Vol 2 No 3 (2023): Jurnal Nusantara Madani
Publisher : Jurnal Nusantara Mandani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT Background: Dysmenorrhea is a type of pain accompanied by symptoms such as lower abdominal cramps and other discomfort before and/or during menstruation. Therapy that can reduce Dysmenorrhea is pharmacological therapy by administering analgetic, non pharmacological drugs used herbal remedies such as aloe vera drinks and temulawak. The purpose of the study was to know the effectiveness of the comparison between aloe vera drink and temulawak to the decrease in the intensity of primary dismenore in MTS student Nurul Haq Balaraja. Subjects and methods: Quantitative research methodology, with research design with one group pretest-posttest design. With 30 respondents with aloe vera beverage group of 15 respondents and a group of temulawak drinks 15 respondents sempel technique using incidental is a sample determination technique based on coincidence. Results: The conclusion of the results of the study of all 30 respondents based on mann-whitney statistical test results with a statistical value of P value of 0.182≤0.05 then there is a meaningful comparison between the aloe vera group and the temulawak group so that it can be claimed that Ha was accepted and Ho was rejected. This means there is a 17.53 ratio of the effectiveness of aloe vera. Conclusion: From the results that Aloe vera drinks are more effective than temulawak drinks to decrease intensity of primary Dysmenorrhea. Keywords: Aloe vera, Temulawak, Dysmenorrhea
Hubungan Koping Individu Dengan Tingkat Kepatuhan Pasien Penyakit Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Program Terapi Hemodialisis Aisah Nur Azizah Wulandari; Solihati; Zahrah Maulidia Septima
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 3 No. 1 (2025): GJMI - JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v3i1.1266

Abstract

Latar belakang : Penyakit Ginjal Kronik (PGK) merupakan salah satu penyakit kronis yang tidak dapat melular namun menjadi salah satu masalah kesehatan di dunia dengan persentase penderita dan kejadian gagal ginjal yang kian meningkat, prognosis yang buruk dan biaya pengobatan yang tinggi juga menjadi salah satu alasan kenapa penderita gagal ginjal kronik di dunia semakin meningkat Tujuan : penelitian ini bertujuan untukmengidentifikasi hubungan koping individu dengan tingkat kepatuhan pasien penderita gagal ginjal kronik yang menjalani terapi hemodialisa di RSUD Kabupaten Tangerang. Metode : penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 74 pasien responden. Teknik sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonprobability sampling atau total sampling dimana seluruh populasi digunakan sebagai sampel penelitian, yaitu 74 sampel. Hasil : berdasarkan uji statistik chi-square adalah 0,001 < 0,05, maka dapat dinyatakan H0 ditolak artinya ada Hubungan Koping Individu dengan Tingkat Kepatuhan Menjalani Program Terapi Hemodialisis di RSUD Kabupaten Tangerang Tahun 2024. Kesimpulan : hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat Hubungan Koping Indivdu dengan Tingkat Kepatuhan Menjalani Program Terapi Hemodialisis di RSUD Kabupaten Tangerang Tahun 2024.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Pola Makan Dengan Kejadian Penyakit Diabetes Melitus Di RW 03 Pasar Baru Alya Sherani; Solihati; Zahrah Maulidia Septimar
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v1i1.97

Abstract

Latar Belakang : Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit gangguan metabolisme yang diakibatkan oleh hiperglikemia yaitu gangguan sekresi insulin. Tingkat pengetahuan merupakan faktor penting dalam membentuk perilaku dan karakter manusia. Pengetahuan yang rendah mengakibatkan pola makan yang salah. Pola makan di kota -kota telah bergeser dari pola makan tradisional yang mengandung banyak karbohidrat dan serat dari sayuran, ke pola makan kebarat - baratan, dengan komposisi makanan yang terlalu banyak mengandung protein, lemak, gula, garam dan mengandung sedikit serat. Tujuan : untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan pola makan dengan kejadian penyakit diabetes melitus di RW03 Pasar Baru. Metode Penelitian : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan menggunakan cross sectional dengan teknik pengambilan sampling purposive sampling yaitu dengan teknik pengambilan sampel dengan cara menetapkan ciri – ciri khusus sesuai dengan penelitian. populasi penelitian ini adalah masyarakat RW03 pasar baru yang berjumlah 106 responden. Teknik analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil : berdasarkan analisis bivariate dengan menggunakan uji chic-square bahwa p-value 0,031 < 0,05 maka dapat disimpulkan Ha diterima dan Ho ditolak sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang sidnifikan antara tingkat pengetahuan pola makan dengan kejadian penyakit diabetes melitus di RW03 pasar baru. Kesimpulan : Bahwa adanya pengetahuan seseorang sangat di dukung oleh tingkat pengetahuan yang baik. Baik dalam memiliki pengetahuan pola makan, life style seperti olahraga baik dalam kejadian penyakit atau kadar gula darah. Maka dari itu kita perlu mengetahui pentingnya pengetahuan pola makan agar terciptanya kesadaran masyarakat untuk menjaga pola makan. Oleh karena itu di harapkan pengetahuan pola makan diabetes melitus menjadi salah satu Upaya untuk menurunkan angka penderita diabetes melitus.
Hubungan Persepsi Masyarakat Tentang Vaksinasi Booster Covid-19 Terhadap Tingkat Kecemasan Pre-Vaksinasi Booster 2 Di RW 007 Kutabaru Amanda Putri; Solihati; Zahra Maulidia Septimar
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2023): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang : Persepsi adalah salah satu aspek psikologis terpenting bagi manusia, karena mereka bereaksi terhadap berbagai aspek dan gejala di sekitarnya. Persepsi masyarakat terhadap vaksinasi dapat mempengaruhi kecemasan dan partisipasi mereka dalam melakukan vaksinasi. Salah satu sumber kecemasan masyarakat terhadap vaksin COVID-19 adalah keamanan dan efektivitas vaksinasi, efek samping vaksin, kesalahpahaman kebutuhan akan vaksinasi, kurangnya kepercayaan pada sistem kesehatan, dan juga kurangnya informasi tentang penyakit COVID-19 yang dapat dicegah dengan vaksin. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan persepsi masyarakat tentang vaksinasi booster covid-19 terhadap tingkat kecemasan pre-vaksinasi booster 2 di rw 007 kutabaru. Metode : penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel penelitian ini menggunakan teknik probability sampling dengan cara simple random sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah masyarakat dewasa rw 007 Kutabaru Kab. Tangerang yang berjumlah 155 responden. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi-square. Hasil : hasil dari pengolahan data responden menggunkan chi-square menunjukkan Terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi kerentanan (p-value 0,000), persepsi keseriusan (p-value 0,006), persepsi manfaat (p-value 0,000), persepsi hambatan (p-value 0,000), isyarat untuk bertindak (p-value 0,000) dengan tingkat kecemasan pada masyarakat di RW 007 Kutabaru. Kesimpulan : hal ini dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara persepsi dengan tingkat kecemasan karena kecemasan saat mengikuti vaksinasi covid-19 dapat terjadi karena munculnya pikiran-pikiran yang ragu mengenai vaksin, dalam hal ini munculnya persepsi negatif terhadap vaksin dapat menimbulkan stress dan cemas. Sebaliknya, dengan terbentuknya persepsi yang positif terhadap vaksin akan mengurangi kemungkinan terjadinya kecemasan pada individu dalam mengikuti vaksinasi covid-19.
Hubungan Perilaku Life Style Dengan Kejadian Hipertensi Pada Pra Lansia Aisyah Nabilah; Solihati; Zahrah Maulidia Septimar
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v2i2.849

Abstract

Pendahuluan: Tekanan darah tinggi (Hipertensi) adalah suatu peningkatan tekanan darah didalam arteri dimana tekanan darah sistol dengan 140 mmHg atau tekanan diastole lebih atau sama 90 mmHg. Hipertensi disebut sebagai the silent killeer karena tidak menunjukan gejala. Tujuan : Untuk mengetahui apakah ada Hubungan perilaku life style Dengan kejadian Hipertensi pada pra lansia. Desain Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunkan desain analisis korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik Sampel : Teknik sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan teknik proposive sampling. Jumlah Sampel : Sampel berjumlah 89 responden. Analisis data : Menggunakan uji normalitas,analisis univariat,bivariat dan menggunkan uji chi square. Hasil Penelitian : Hasil penelitian yang dilaksanakan di desa tegal kunir kidul bahwa ada hubungan antara perilaku life style dengan kejadian hipertensi memiliki p-value sebesar (0,000). Kesimpulan dan Saran : sebagian responden mengalami perilaku life style dan mengalami hipertensi. Para pra lansia di sarankan untuk bisa menjaga life style dengan baik dengan melakukan aktivitas fisik berolahraga,hindari makan-makanan asin,menjaga pola tidur,dan merokok agar bisa mencegah terjadinya hipertensi dan diharapkan penelitian ini dapat menjadi bahan referensi dan menjadikan sumber informasi dasar bagi peneliti selanjutnya.
Pengaruh Edukasi Gizi Seimbang Melalui Media Poster Leaflet Dan Permainan Index Card Match Terhadap Perubahan Tingkat Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Gizi Seimbang Ahmad Yuda; Solihati; Zahrah Maulida Septimar
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2024): GJIK - AGUSTUS s/d JANUARI
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v2i2.850

Abstract

Pendahuluan: Anak-anak Indonesia belum menunjukkan sikap kritis dan hati-hati saat memilih makanan mereka. Oleh karena itu, anak-anak di sekolah dasar harus dididik lebih banyak tentang nutrisi melalui pendidikan Pedoman Gizi Seimbang (PGS). Tujuan: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi gizi seimbang dengan media poster, leaflet dan permainan index card match terhadap perubahan tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku gizi seimbang. Desain Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan menggunakan desain penelitian quasi eksperimental one grup pre-test post-test without control yaitu metode penelitian yang dalam pelaksanaannya menggunakan test awal (pre-test) dan tes akhir (post-test) tanpa adanya kelompok kontrol atau pembanding. Tehnik Sampel: Sampel jenuh atau total sampling. Jumlah Sampel: 50 orang. Analisa Data: Analisa data menggunakan Uji Wilcoxon. Hasil dan Kesimpulan: Berdasarkan dari hasil Uji Wilcoxon menunjukan gambaran pengetahuan (Asymp.sig = 0,000), sikap (Asymp.sig = 0,000) dan perilaku (Asymp.sig = 0,000) yang artinya bahwa ada pengaruh pendidikan gizi seimbang melalui media poster leaflet dan permainan index card match terhadap perubahan tingkat pengetahuan, sikap dan perilaku gizi seimbang.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Ketergantungan Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Prasekolah TK Taman Buah 1 & 2 Amalia Putri Ramadhan; Solihati; Zahrah Maulidia Septimar
Jurnal Dunia Ilmu Kesehatan (JURDIKES) Vol. 2 No. 1 (2024): JURDIKES - JUNI
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/jurdikes.v2i1.160

Abstract

Usia pra sekolah merupakan masa kritis bagi perkembangan anak dimana pada masa ini anak mampu menerima informasi dan menyerap ilmu pengetahuan dari berbagai media salah satunya melalui teknologi gadget Banyak manfaat positif yang diperoleh dari penggunaan gadget,namun penggunaan gadget secara continue akan berdampak buruk bagi pola perilaku anak dalam keseharian anak.Pengasuhan yang tepat dari orangtua sangatlah penting diberikan kepada anak,karena anak masih terlalu muda dan belum memiliki pengalaman untuk membimbing perkembangannya sendiri kearah kematangan. Untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan pola asuh orang tua dengan ketergantungan penggunaan gadget pada anak usia prasekolah di TK Taman Buah 1&2 Kabupaten Tangerang Metode Penelitian deskriptif korelasional dengan metode pendekatan cross sectional yang menggunakan data primer (kuesioner) Populasi yang diterapkan pada penelitian ini yaitu orang tua yang mempunyai anak usia prasekolah di TK Taman Buah 1& 2 Kabupaten Tangerang dengan sampel sebanyak 82 responden yang diambil dengan teknik total sampling  data diperoleh dengan cara membagikan  kuesioner yang telah valid dan reliabel analisa data secara univariat dan bivariate menggunakan uji chi-square. Hasil dari 82 anak prasekolah sebagian besar mengalami ketergantungan gadget sebanyak responden 51 ( 62,2% ) Terdapat hubungan antara  pola asuh dengan ketergantungan penggunaan gadget pada anak usia prasekolah.