Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : Vertex Elektro

ANALISIS TERHADAP ASUMSI GAS MURNI DENGAN PERBANDINGAN BAHAN BAKAR UDARA DALAM MENGHASILKAN DAYA LISTRIK Abrar, Muhammad; Sandi, Kurnia; Duyo, Rizal Ahdiyat; Nirwana, Hafsah; Ridwang, Ridwang; Khadijah, St
VERTEX ELEKTRO Vol 16, No 1 (2024): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v15i2.12406

Abstract

Untuk memenuhi kebutuhan listrik yang meningkat di Makassar dan wilayah sekitarnya, pemerintah fokus pada pembangunan Pembangkit Listrik berbahan gas (PLTG). Gas alam adalah fluida kerja PLTG ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman tentang proses produksi dan pengoperasian PLTG, menghitung jumlah energi yang dihasilkan oleh turbin gas, dan mengetahui jenis interferensi dan prinsip kerja sistem perlindungan kelistrikan yang digunakan pada PLTG. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan di Pembangkit Listrik Tenaga Gas pada unit produksi di Makassar. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah beberapa parameter hasilnya adalah perbandingan bahan bakar – udara (ASPR) adalah f =  0,0015 kg bb/kg udara; laju bakar – udara adalah 1379,9 kg/s. laju aliran pencampuran bahan bakar – udara adalah 1381,99 kg/s. Kerja turbin (WT) adalah 13,32 spesifik (SFC) adalah 0,447 kg/KWh, Efisiensi therman turbin gas ( thermal) adalah 18,273% dan daya turibn gas yang dihasilkan ialah 19099,2 k watt atau 190992 MW.Kata kunci: Gas, energi, generasi dan listrik.
ANALISA TENAGA SURYA TERKONSENTRASI PADA KONVERSI CAHAYA SINAR MATAHARI MENJADI ENERGI LISTRIK TERHADAP SUPLAI AIR Ihsan, Muh Alim; Al Anshari, Arsydin Sinatrya; Duyo, Rizal Ahdiyat; Nirwana, Hafsah
VERTEX ELEKTRO Vol 15, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v15i2.12323

Abstract

Saat ini, Teknologi Energi Surya (Solar Energy System) merupakan salah satu cara untuk mengatasi masalah pasokan air. Di daerah tropis, Anda bisa mendapatkan sinar matahari gratis sepanjang tahun, bahkan di daerah terpencil sekalipun. Oleh karena itu, bahkan di lokasi-lokasi terpencil di mana sulit untuk mendapatkan jaringan listrik PLN atau sudah memiliki generator tetapi sulit mendapatkan pasokan bahan bakar, penggunaan teknologi listrik tenaga surya untuk menggerakkan pompa air adalah pilihan yang ideal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki prosedur yang terlibat dalam pembangunan dan penggunaan pembangkit listrik tenaga surya sebagai sumber energi skala kecil untuk sistem pompa air, dan untuk menentukan cara memastikan ketersediaan pasokan air yang konsisten di dalam tangki. Pada penelitian ini kami menggunakan metode eksperimen. Metode eksperimental adalah pendekatan yang melibatkan pengumpulan data melalui percobaan yang di kendalikan secara sistematis. Berdasarkan hasil pengujian maka di dapatkan Lama Waktu Pemakaian Energi pada Beban yang rata –rata pemakaian tanpa penghisapan 26 menit 6 detik dan dengan penghisapan 17 menit 33 detik, yang Besar pemakaian Optimalnya tergantung pada Besarnya Daya Pada Panel Surya seta Besarnya Penyimpanan Energi tersebut dalam hal ini yaitu Battery atau ACCU. Dengan menggunakan water level control maka air dalam tangki air dapat terjaga ketersediaannya.
ANALISA PENGGUNAAN RECLOSER 3 PHASA 20 KV PENYULANG PAJALAU UNTUK PENGAMAN ARUS LEBIH PT. PLN (PERSERO) ULP KALEBAJENG Bayu, Mukti Ari; Arif, Nurhidayat; Suryani, Suryani; Nirwana, Hafsah
VERTEX ELEKTRO Vol 15, No 2 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v15i2.12335

Abstract

Salah satu penyulang yang dijaga keandalannya oleh PT PLN (Persero) ULP Kalebajeng adalah penyulang pajalau. Namun,untuk mencapai tingkat keandalan yang diinginkan cukup sulit menginngat peralatan proteksi arus lebih hanya berada dikubikel penyulang. Akibatnya, saat terjadi gangguan di jaringan,seluruh pelanggan pada penyulang pajalau akan mengalami pemadaman listrik. sehingga diperlukan setting proteksi yang mampu mengkoordinasikan recloser dengan penyulang Pajalau. Penilitian ini dilakukan untuk menghitung setting proteksi yang akan diterapkan di recloser agar mampu berkoordinasi dengan penyulang pajalau. Untuk data yang diperlukan dalam penelitian ini meliputi data trafo yang menggunakan merek Pauwels Trafo dengan daya 60 MVA bertegangan 150/20 kV dengan vektor grup YNyn0-d, data hubung singkat 3 fasa dan 1 fasa, data setting proteksi penyulang, data konduktor pada jaringan dengan luas penampang 240. Perhitungan tersebut mencakup evaluasi arus hubung singkat baik dalam kondisi 3 fasa maupun 1 fasa di setiap bagian sistem, pengaturan nilai-nilai seperti Overcurrent Relay (OCR), Ground Fault Relay (GFR), Time Multiplier Setting (TMS) untuk OCR dan GFR, serta pengaturan Instant Highset Recloser. Setelah itu, untuk memvalidasi hasil perhitungan tersebut, kami menjalankan simulasi gangguan menggunakan perangkat lunak ETAP.Pada aplikasi ETAP, kami melakukan simulasi hubung singkat dalam kondisi 3 fasa dan 1 fasa, serta melakukan simulasi urutan kerja peralatan perlindungan dalam jaringan. Kami juga mensimulasikan waktu respon relai perlindungan terhadap gangguan hubung singkat yang terjadi. Hasil simulasi menggunakan aplikasi ETAP menunjukkan bahwa pengaturan perlindungan pada recloser dapat berkoordinasi dengan penyulang Pajalau dengan baik.Hasil ini memberikan keyakinan bahwa sistem perlindungan yang diimplementasikan akan berfungsi secara efektif dalam melindungi jaringan listrik dari gangguan hubung singkat dan memastikan kontinuitas pasokan listrik ke penyulang Pajalau
ANALISA TENAGA SURYA TERKONSENTRASI PADA KONVERSI CAHAYA SINAR MATAHARI MENJADI ENERGI LISTRIK TERHADAP SUPLAI AIR Ihsan, Muh Alim; Al Anshari, Arsydin Sinatrya; Duyo, Rizal Ahdiyat; Nirwana, Hafsah
VERTEX ELEKTRO Vol. 15 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v15i2.12323

Abstract

Saat ini, Teknologi Energi Surya (Solar Energy System) merupakan salah satu cara untuk mengatasi masalah pasokan air. Di daerah tropis, Anda bisa mendapatkan sinar matahari gratis sepanjang tahun, bahkan di daerah terpencil sekalipun. Oleh karena itu, bahkan di lokasi-lokasi terpencil di mana sulit untuk mendapatkan jaringan listrik PLN atau sudah memiliki generator tetapi sulit mendapatkan pasokan bahan bakar, penggunaan teknologi listrik tenaga surya untuk menggerakkan pompa air adalah pilihan yang ideal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki prosedur yang terlibat dalam pembangunan dan penggunaan pembangkit listrik tenaga surya sebagai sumber energi skala kecil untuk sistem pompa air, dan untuk menentukan cara memastikan ketersediaan pasokan air yang konsisten di dalam tangki. Pada penelitian ini kami menggunakan metode eksperimen. Metode eksperimental adalah pendekatan yang melibatkan pengumpulan data melalui percobaan yang di kendalikan secara sistematis. Berdasarkan hasil pengujian maka di dapatkan Lama Waktu Pemakaian Energi pada Beban yang rata –rata pemakaian tanpa penghisapan 26 menit 6 detik dan dengan penghisapan 17 menit 33 detik, yang Besar pemakaian Optimalnya tergantung pada Besarnya Daya Pada Panel Surya seta Besarnya Penyimpanan Energi tersebut dalam hal ini yaitu Battery atau ACCU. Dengan menggunakan water level control maka air dalam tangki air dapat terjaga ketersediaannya.
ANALISA PENGGUNAAN RECLOSER 3 PHASA 20 KV PENYULANG PAJALAU UNTUK PENGAMAN ARUS LEBIH PT. PLN (PERSERO) ULP KALEBAJENG Bayu, Mukti Ari; Arif, Nurhidayat; Suryani, Suryani; Nirwana, Hafsah
VERTEX ELEKTRO Vol. 15 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v15i2.12335

Abstract

Salah satu penyulang yang dijaga keandalannya oleh PT PLN (Persero) ULP Kalebajeng adalah penyulang pajalau. Namun,untuk mencapai tingkat keandalan yang diinginkan cukup sulit menginngat peralatan proteksi arus lebih hanya berada dikubikel penyulang. Akibatnya, saat terjadi gangguan di jaringan,seluruh pelanggan pada penyulang pajalau akan mengalami pemadaman listrik. sehingga diperlukan setting proteksi yang mampu mengkoordinasikan recloser dengan penyulang Pajalau. Penilitian ini dilakukan untuk menghitung setting proteksi yang akan diterapkan di recloser agar mampu berkoordinasi dengan penyulang pajalau. Untuk data yang diperlukan dalam penelitian ini meliputi data trafo yang menggunakan merek Pauwels Trafo dengan daya 60 MVA bertegangan 150/20 kV dengan vektor grup YNyn0-d, data hubung singkat 3 fasa dan 1 fasa, data setting proteksi penyulang, data konduktor pada jaringan dengan luas penampang 240. Perhitungan tersebut mencakup evaluasi arus hubung singkat baik dalam kondisi 3 fasa maupun 1 fasa di setiap bagian sistem, pengaturan nilai-nilai seperti Overcurrent Relay (OCR), Ground Fault Relay (GFR), Time Multiplier Setting (TMS) untuk OCR dan GFR, serta pengaturan Instant Highset Recloser. Setelah itu, untuk memvalidasi hasil perhitungan tersebut, kami menjalankan simulasi gangguan menggunakan perangkat lunak ETAP.Pada aplikasi ETAP, kami melakukan simulasi hubung singkat dalam kondisi 3 fasa dan 1 fasa, serta melakukan simulasi urutan kerja peralatan perlindungan dalam jaringan. Kami juga mensimulasikan waktu respon relai perlindungan terhadap gangguan hubung singkat yang terjadi. Hasil simulasi menggunakan aplikasi ETAP menunjukkan bahwa pengaturan perlindungan pada recloser dapat berkoordinasi dengan penyulang Pajalau dengan baik.Hasil ini memberikan keyakinan bahwa sistem perlindungan yang diimplementasikan akan berfungsi secara efektif dalam melindungi jaringan listrik dari gangguan hubung singkat dan memastikan kontinuitas pasokan listrik ke penyulang Pajalau
ANALISIS TERHADAP ASUMSI GAS MURNI DENGAN PERBANDINGAN BAHAN BAKAR UDARA DALAM MENGHASILKAN DAYA LISTRIK Abrar, Muhammad; Sandi, Kurnia; Duyo, Rizal Ahdiyat; Nirwana, Hafsah; Ridwang, Ridwang; Khadijah, St
VERTEX ELEKTRO Vol. 16 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v15i2.12406

Abstract

Untuk memenuhi kebutuhan listrik yang meningkat di Makassar dan wilayah sekitarnya, pemerintah fokus pada pembangunan Pembangkit Listrik berbahan gas (PLTG). Gas alam adalah fluida kerja PLTG ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman tentang proses produksi dan pengoperasian PLTG, menghitung jumlah energi yang dihasilkan oleh turbin gas, dan mengetahui jenis interferensi dan prinsip kerja sistem perlindungan kelistrikan yang digunakan pada PLTG. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan di Pembangkit Listrik Tenaga Gas pada unit produksi di Makassar. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah beberapa parameter hasilnya adalah perbandingan bahan bakar – udara (ASPR) adalah f =  0,0015 kg bb/kg udara; laju bakar – udara adalah 1379,9 kg/s. laju aliran pencampuran bahan bakar – udara adalah 1381,99 kg/s. Kerja turbin (WT) adalah 13,32 spesifik (SFC) adalah 0,447 kg/KWh, Efisiensi therman turbin gas ( thermal) adalah 18,273% dan daya turibn gas yang dihasilkan ialah 19099,2 k watt atau 190992 MW.Kata kunci: Gas, energi, generasi dan listrik.