Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Key Performance Indicator Analysis of LTE Indoor Network (Case Study : Mall Mtos Makassar) Kalaka, Melisah; Nirwana, Hafsah; Mahjud, Ichsan
Jurnal Teknologi Elekterika Vol. 21 No. 2 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Politeknik Negeri Ujung Pandang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31963/elekterika.v21i2.5109

Abstract

In today’s digital era, reliable and fast connectivity has become an important need for many people Long Term Evolution is a standard for high-speed wireless data communication for mobile phones and other data devices. This study aims to analyze the Key Performance Indicator of the LTE Indoor Network at Mall Mtos Makassar. The mall Mtos Makassar building is a shopping center, a place to watch, a place to play, etc. The Mall Mtos building has 3 large and complex floors. This measurement was carried out with 3 telecommunications operators, namely Telkomsel, Indosat Oredoo, and Xl Axiata. The parameters analyzed include Reference Signal Received Power, Reference Signal Received Quality, Signal to Interface Noise Ratio, Received Signal Strength Indicator, and Throughput Uplink Downlink. The research method used includes the walk test method with 3 floors of Mall Mtos Makassar with Idle and Dedicated mode measurements. The result of the analysis on measurement from the 1st to 3rd floors shows the signal performance between operators, thus the Telkomsel Operator shows a relatively better performance compared to the Indosat Oredoo and Xl Axiata Operators.
Analisis Uprating terhadap Transformator di PT. PLN (Persero) ULP Panakkukang Prambana, Saprijal; Aslam, Nur; Suryani, Suryani; Nirwana, Hafsah
MASALIQ Vol 3 No 6 (2023): NOVEMBER
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v3i6.1751

Abstract

Transformer Overload occurs in one of the distribution transformers at PT. PLN (Persero) UP3 South Makassar ULP Panakkukang, namely the GT.PTP001 Distribution transformator in Feeder Toddopuli with a loading amount of 84.43% exceeding the standard set by SLPN which is 80%. This study aims to find a way to overcome the problem of overload on the transformer GT.PTP001 in Feeder Toddopuli and also to get the load on the distribution transformer GT.PTP001 before and after Uprating the Transformer. Making this research using data collection method by taking data at ULP Panakkukang. Field supervisor interviews and literature studies that support problem solving on the GT.PTP001 transformer. Therefore, in overcoming the problem of overloading the GT.PTP001 transformer, improvements are made by looking at these conditions, one of which is by upgrading the transformer or adding a transformer with a larger capacity to 200 kVA from the previous 160 kVA. From the uprating results, the loading results obtained obtained the percentage value of transformer loading before uprating the transformer, namely 84.43% and after uprating the transformer, namely 68.18%, so that it decreased by 16.25%, which means that uprating the transformer is one of the methods that commonly used to overcome overload.
Sinkronisasi Pembebanan untuk Menecegah agar Generator tidak Berubah Fungsi sebagai Motor Aidillah; Ihzan, Muhammad Muhaimin; Duyo, Rizal A; Nirwana, Hafsah
Arus Jurnal Sains dan Teknologi Vol 2 No 2: Oktober (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajst.v2i2.736

Abstract

Dalam tulisan imi terhadap terhadap tujuannya akan dijelaskan sebaai berikut : Untuk tidak berubah fungsi sebagai motor mencegah agar generator berfungsi, Menentukan tiap-tiap harus relai nilai harus disett dengan relai terhadap generator, Skala dapat segera bekerja jika terjadi diperlukan agar relay gangguan setting yang dipakai pada relay untuk mendapatkan setting yang pada generator analisis data dilakukan sebagai berikut : litteratur, wawancara, tinjauan, membandingkkan analisis, Menarik rumusan masalah Mettode di atas akan di jelaskan lebih rincci sebagai untuk mengambbil data dari varibel berikut: Studi literatur, Wawanccara, Observasi, Dokumenntasi Hasil penelitian ini menunjukan performa dan pengaturan relay diferensial di Bagian Instalasi Tenaga Gardu (BITG) Tonasa. Temuan utama penelitian mencakup: Daya balik dan relay diferensial, termasuk relay tanah, relay hubung singkat, dan relay penguatan transversal diferensial yang ada di BITG Tonasa, menunjukkan bahwa sistem proteksi masih berfungsi optimal. Pengaturan relay stator motor disarankan untuk terhubung dengan tanah untuk keamanan tambahan. Arus tap pada relay yang mendekati nilai nominal menunjukkan bahwa pengaturan relay sebaiknya disesuaikan pada nilai arus nominal sebesar 3,57 A untuk menjaga keandalan sistem. Setting relay di BITG Tonasa tidak pernah mengalami kegagalan fungsi proteksi karena tetap memenuhi syarat keandalan sistem. Hal ini menunjukkan bahwa setting saat ini sudah efektif dalam mencegah kegagalan sistem proteksi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem proteksi pada BITG Tonasa telah berfungsi dengan baik dan dapat diandalkan dalam menjaga stabilitas jaringan listrik.
Perancangan Alat untuk Mengukur Akurasi dan Kesalahan pada KWh Meter 1 Fasa Riskayanti. M; Yulianto, Elsa; Adriani; Nirwana, Hafsah
Arus Jurnal Sains dan Teknologi Vol 3 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajst.v3i1.1099

Abstract

Kebutuhan energi listrik yang terus meningkat menuntut keakuratan pengukuran konsumsi energi oleh pelanggan. KWh meter 1 fasa menjadi komponen penting dalam sistem distribusi energi listrik, terutama untuk pelanggan rumah tangga dan industri kecil. Namun, seiring usia pemakaian akurasi kWh meter dapat menurun dan berpotensi menyebabkan kerugian bagi penyedia maupun konsumen. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengujian akurasi kWh meter guna mendukung pemeliharaan proaktif, seperti preventive dan predictive maintenance. Penelitian ini bertujuan untuk merancang alat yang mampu mengukur akurasi dan kesalahan (error) pembacaan kWh meter 1 fasa secara efisien. Metode penelitian yang digunakan bersifat kuantitatif dan korelatif, dengan teknik pengumpulan data melalui pengujian langsung di lapangan pada pelanggan listrik tegangan rendah PT. PLN (Persero) ULP Uloe. Alat dirancang menggunakan mikrokontroler Arduino Mega 2560, sensor tegangan, arus, dan infrared, serta dilengkapi tampilan LCD. Pengujian terhadap 30 pelanggan menunjukkan bahwa sebagian besar kWh meter mengalami deviasi pengukuran, dengan 23% meter memiliki deviasi lebih dari -5% (error minus). Sedangkan 20% menunjukkan deviasi lebih dari +5% (error plus), sisanya masih dalam batas toleransi. Dari penelitian ini adalah bahwa alat yang dirancang, mampu mendeteksi deviasi akurasi kWh meter secara efektif. Sehingga dapat digunakan sebagai alat bantu dalam proses kalibrasi dan pemeliharaan berkala, penerapan alat ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi distribusi listrik serta transparansi tagihan pelanggan
ANALISA TENAGA SURYA TERKONSENTRASI PADA KONVERSI CAHAYA SINAR MATAHARI MENJADI ENERGI LISTRIK TERHADAP SUPLAI AIR Ihsan, Muh Alim; Al Anshari, Arsydin Sinatrya; Duyo, Rizal Ahdiyat; Nirwana, Hafsah
VERTEX ELEKTRO Vol. 15 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v15i2.12323

Abstract

Saat ini, Teknologi Energi Surya (Solar Energy System) merupakan salah satu cara untuk mengatasi masalah pasokan air. Di daerah tropis, Anda bisa mendapatkan sinar matahari gratis sepanjang tahun, bahkan di daerah terpencil sekalipun. Oleh karena itu, bahkan di lokasi-lokasi terpencil di mana sulit untuk mendapatkan jaringan listrik PLN atau sudah memiliki generator tetapi sulit mendapatkan pasokan bahan bakar, penggunaan teknologi listrik tenaga surya untuk menggerakkan pompa air adalah pilihan yang ideal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki prosedur yang terlibat dalam pembangunan dan penggunaan pembangkit listrik tenaga surya sebagai sumber energi skala kecil untuk sistem pompa air, dan untuk menentukan cara memastikan ketersediaan pasokan air yang konsisten di dalam tangki. Pada penelitian ini kami menggunakan metode eksperimen. Metode eksperimental adalah pendekatan yang melibatkan pengumpulan data melalui percobaan yang di kendalikan secara sistematis. Berdasarkan hasil pengujian maka di dapatkan Lama Waktu Pemakaian Energi pada Beban yang rata –rata pemakaian tanpa penghisapan 26 menit 6 detik dan dengan penghisapan 17 menit 33 detik, yang Besar pemakaian Optimalnya tergantung pada Besarnya Daya Pada Panel Surya seta Besarnya Penyimpanan Energi tersebut dalam hal ini yaitu Battery atau ACCU. Dengan menggunakan water level control maka air dalam tangki air dapat terjaga ketersediaannya.
ANALISA PENGGUNAAN RECLOSER 3 PHASA 20 KV PENYULANG PAJALAU UNTUK PENGAMAN ARUS LEBIH PT. PLN (PERSERO) ULP KALEBAJENG Bayu, Mukti Ari; Arif, Nurhidayat; Suryani, Suryani; Nirwana, Hafsah
VERTEX ELEKTRO Vol. 15 No. 2 (2023): Agustus
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v15i2.12335

Abstract

Salah satu penyulang yang dijaga keandalannya oleh PT PLN (Persero) ULP Kalebajeng adalah penyulang pajalau. Namun,untuk mencapai tingkat keandalan yang diinginkan cukup sulit menginngat peralatan proteksi arus lebih hanya berada dikubikel penyulang. Akibatnya, saat terjadi gangguan di jaringan,seluruh pelanggan pada penyulang pajalau akan mengalami pemadaman listrik. sehingga diperlukan setting proteksi yang mampu mengkoordinasikan recloser dengan penyulang Pajalau. Penilitian ini dilakukan untuk menghitung setting proteksi yang akan diterapkan di recloser agar mampu berkoordinasi dengan penyulang pajalau. Untuk data yang diperlukan dalam penelitian ini meliputi data trafo yang menggunakan merek Pauwels Trafo dengan daya 60 MVA bertegangan 150/20 kV dengan vektor grup YNyn0-d, data hubung singkat 3 fasa dan 1 fasa, data setting proteksi penyulang, data konduktor pada jaringan dengan luas penampang 240. Perhitungan tersebut mencakup evaluasi arus hubung singkat baik dalam kondisi 3 fasa maupun 1 fasa di setiap bagian sistem, pengaturan nilai-nilai seperti Overcurrent Relay (OCR), Ground Fault Relay (GFR), Time Multiplier Setting (TMS) untuk OCR dan GFR, serta pengaturan Instant Highset Recloser. Setelah itu, untuk memvalidasi hasil perhitungan tersebut, kami menjalankan simulasi gangguan menggunakan perangkat lunak ETAP.Pada aplikasi ETAP, kami melakukan simulasi hubung singkat dalam kondisi 3 fasa dan 1 fasa, serta melakukan simulasi urutan kerja peralatan perlindungan dalam jaringan. Kami juga mensimulasikan waktu respon relai perlindungan terhadap gangguan hubung singkat yang terjadi. Hasil simulasi menggunakan aplikasi ETAP menunjukkan bahwa pengaturan perlindungan pada recloser dapat berkoordinasi dengan penyulang Pajalau dengan baik.Hasil ini memberikan keyakinan bahwa sistem perlindungan yang diimplementasikan akan berfungsi secara efektif dalam melindungi jaringan listrik dari gangguan hubung singkat dan memastikan kontinuitas pasokan listrik ke penyulang Pajalau
ANALISIS TERHADAP ASUMSI GAS MURNI DENGAN PERBANDINGAN BAHAN BAKAR UDARA DALAM MENGHASILKAN DAYA LISTRIK Abrar, Muhammad; Sandi, Kurnia; Duyo, Rizal Ahdiyat; Nirwana, Hafsah; Ridwang, Ridwang; Khadijah, St
VERTEX ELEKTRO Vol. 16 No. 1 (2024): Februari
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jte.v15i2.12406

Abstract

Untuk memenuhi kebutuhan listrik yang meningkat di Makassar dan wilayah sekitarnya, pemerintah fokus pada pembangunan Pembangkit Listrik berbahan gas (PLTG). Gas alam adalah fluida kerja PLTG ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman tentang proses produksi dan pengoperasian PLTG, menghitung jumlah energi yang dihasilkan oleh turbin gas, dan mengetahui jenis interferensi dan prinsip kerja sistem perlindungan kelistrikan yang digunakan pada PLTG. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dilakukan di Pembangkit Listrik Tenaga Gas pada unit produksi di Makassar. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini adalah beberapa parameter hasilnya adalah perbandingan bahan bakar – udara (ASPR) adalah f =  0,0015 kg bb/kg udara; laju bakar – udara adalah 1379,9 kg/s. laju aliran pencampuran bahan bakar – udara adalah 1381,99 kg/s. Kerja turbin (WT) adalah 13,32 spesifik (SFC) adalah 0,447 kg/KWh, Efisiensi therman turbin gas ( thermal) adalah 18,273% dan daya turibn gas yang dihasilkan ialah 19099,2 k watt atau 190992 MW.Kata kunci: Gas, energi, generasi dan listrik.