Syifa Salsabilla Nurfauziah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS KADAR GLUKOSA PADA BEKATUL PADA BERAS KETAN HITAM Agnes Dewi Maria; Syifa Salsabilla Nurfauziah; Seftiani Suaida Mahfud; Himyatul Hidayah
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 9 No 1 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v9i1.411

Abstract

Pendahuluan: Ketan hitam memiliki potensi sebagai sumber energi, antioksidan, senyawa bioaktif, dan serat yang penting untuk kesehatan. Warna merah kehitaman pada ketan hitam berasal dari sel-sel epidermis yang mengandung antosianin. Antosianin memiliki berbagai fungsi, termasuk berperan sebagai antioksidan dalam tubuh, bertindak sebagai senyawa antiinflamasi, menghambat pertumbuhan sel tumor, serta memiliki kemampuan mencegah obesitas dan diabetes. Metode: Pada metode penelitian yang dilakukan basis data yang digunakan adalah pencarian artikel jurnal nasional maupun international. Durasi jurnal artikel yang digunakan sepuluh tahun terakhir tenggat dari 2013 sampai 2023. Artikel teks terkait dengan kandungan glukosa yang terdapat pada bektul beras ketan hitam. Hasil: Bekatul beras ketan hitam memiliki khasiat sebgai penurun kadar gula darah, gliserida dan kolesterol, rendah glukosa dibandingkan dengan glukosa lainnya Simpulan: Penelitian ini menunjukkan bahwa sifat fisikokimia berbeda secara signifikan di antara varietas beras hitam yang dianalisis. Penapisan sifat fisikokimia beras diperlukan untuk evaluasi kualitas dan kemungkinan penerapan industri makanan. Hasil Penelitian ini dapat memberikan apresiasi yang lebih baik terhadap beras hitam dan membantu menguragi dan pemnyembuhan dari berbagai penyakit misalnya diabetes dan kolesterol karena mengandung glukosa yang rendah.
PERBANDINGAN HASIL DARI SIMPLISIA TUMBUHAN OBAT PADA EKSTRAK TEMULAWAK DENGAN MENGGUNAKAN UJI KLT Agnes Dewi Maria; Yulianti Khasanah; Amalia Amalia; Syifa Salsabilla Nurfauziah; Seftiani Su’aida Mahfud; Lia Fikayuniar
Midwinerslion : Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng Vol 9 No 2 (2024): MIDWINERSLION Jurnal Kesehatan STIKes Buleleng
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/mjksb.v9i2.413

Abstract

Pendahuluan: Temulawak (Curcuma zanthorrhiza Roxb) merupakan salah satu tanaman rempah yang melimpah di Indonesia dan sejak dulu dikenal akan khasiat dan khasiatnya. Temurawak dikenal sebagai tanaman obat di Indonesia, khususnya di kalangan masyarakat Jawa. Temurawak termasuk dalam keluarga Zingiberaceae Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu literatur review, mencari beberapa jurnal yang telah diteliti sebelumnya dan membandingakan hasil yang didapat. Pencarian jurnal terkait dengan hasil uji KLT pada tanaman temulawak. Hasil: Hasil yang didapatkan pada uji coba ini adalah harga Rf yang sesuai dengan harga Rf yang baik Simpulan: Senyawa hasil isolasi yang diperoleh adalah senyawa kurkumin; hal ini terlihat dari nilai Rf senyawa yang diperoleh sama dengan nilai Rf senyawa kurkumin standar. Indikasi adanya kandungan kurkumin pada temulawak dapat dilihat pada puncak-puncak yang muncul pada temulawak identifikasi KLT. Namun masih ada puncak palsu yang merupakan pengotor. Rf yang didapatkan sesuai dengan ketentuan harga Rf yang baik.