Muhammad Iqbal Ardiansyah
Universitas Hayam Wuruk Perbanas

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Semiotika Komunikasi Visual pada Iklan Layanan Masyarakat tentang Tolak Politik Uang Karya TVRI Nasional Muhammad Iqbal Ardiansyah; Miftahul A di Sumianto
ARDVIS Vol. 2 No. 1 (2026): Ardvis: Jurnal Artistik Riset Desain Komunikasi Visual
Publisher : oleh Program Studi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Arsitektur dan Desain, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna yang terkandung dalam Iklan Layanan Masyarakat (ILM) “Tolak Politik Uang” yang diproduksi oleh TVRI Nasional. Fokus penelitian terletak pada pesan sosial mengenai penolakan praktik politik uang. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes untuk mengungkap makna denotatif dan konotatif dalam iklan. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan analisis 5W+1H untuk mengidentifikasi strategi komunikasi serta analisis framing model Robert N. Entman untuk melihat bagaimana realitas sosial dikonstruksi dalam media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ILM ini memanfaatkan elemen visual seperti ilustrasi, warna, tipografi, dan komposisi, serta elemen verbal berupa narasi dan teks untuk membangun pesan yang persuasif. Iklan ini berhasil merepresentasikan praktik politik uang sebagai masalah sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat serta membangun kesadaran moral untuk menolaknya. Penyampaian pesan masih cenderung menitikberatkan pada peran individu, sehingga belum sepenuhnya menggambarkan kompleksitas faktor yang memengaruhi praktik tersebut.
Pemberdayaan KTT Bina Makmur melalui Penguatan Tata Kelola Usaha, Branding, dan Digital Marketing di Desa Sambirejo, Wonosalam, Jombang Putri Wulandita; Chitra Laksmi Rithmaya; Ari Cahaya Puspitaningrum; Adam Amar Chabibi; Charysma Aulia Al Qoyiem; Muhammad Iqbal Ardiansyah; Alfiah Indasah; Eko Nurminato
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i3.12836

Abstract

The Bina Makmur Livestock Farmers Group (KTT) in Sambirejo Village, Wonosalam District, Jombang Regency has potential in developing dairy processed products, but still faces challenges in business management, bookkeeping, branding, and digital marketing. This community service activity aims to enhance the partners' capacity through an integrated empowerment approach. The method used is participatory empowerment carried out through three stages, namely socialization and Focus Group Discussion (FGD), bookkeeping and business management training, and branding and digital marketing training. The evaluation of the activities was conducted using pre-tests, post-tests, observations, and discussions. The results of the activity show that the program is capable of enhancing participants' understanding of business management and digital marketing. In the branding and digital marketing training, the average score of participants increased from 82.86 in the pre-test to 98.57 in the post-test, or an increase of 15.71 points (18.97%). In addition, participants acquired skills in preparing simple bookkeeping, calculating production costs, determining selling prices, and creating product brand identities. This program demonstrates that an empowerment approach that integrates needs identification, strengthening business governance, as well as branding and digital marketing can sustainably enhance the partners' capacity. The sustainability of the program needs to be supported through continued assistance, strengthening the legality of businesses and products, as well as optimizing digital marketing to enhance the competitiveness of dairy products.