Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

THE INFLUENCE OF CO-CREATION, SERVICE QUALITY, AND QUALITY FUNCTION DEPLOYMENT ON SATISFACTION: EVIDENCE FROM APARTMENT HOUSING Alfiah Indasah; Yudi Sutarso
Jurnal Riset Manajemen Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Widya Wiwaha Program Magister Manajemen Vol. 13 No. 1 (2026): Jurnal Riset Manajemen
Publisher : Program Magister Manajemen STIE Widya Wiwaha Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/h8k23858

Abstract

This study aims to examine the influence of co-creation behavior, service quality, and the implementation of Quality Function Deployment (QFD) on resident satisfaction at Dian Regency Apartment Surabaya. The research employed a quantitative approach with an explanatory design. Data were collected through questionnaires distributed to 175 residents and analyzed using Partial Least Squares (PLS). The findings reveal that co-creation behavior has a positive effect on service quality and the implementation of QFD. Furthermore, both service quality and QFD implementation significantly affect resident satisfaction. These results highlight that active resident involvement in co-creation enhances service quality and strengthens the effectiveness of QFD implementation, ultimately leading to higher satisfaction among apartment residents. The study contributes theoretically by integrating co-creation theory, SERVQUAL, and QFD in the context of vertical housing, while also providing practical implications for apartment management in developing resident-based service improvement strategies.
Pemberdayaan KTT Bina Makmur melalui Penguatan Tata Kelola Usaha, Branding, dan Digital Marketing di Desa Sambirejo, Wonosalam, Jombang Putri Wulandita; Chitra Laksmi Rithmaya; Ari Cahaya Puspitaningrum; Adam Amar Chabibi; Charysma Aulia Al Qoyiem; Muhammad Iqbal Ardiansyah; Alfiah Indasah; Eko Nurminato
Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppm.v9i3.12836

Abstract

The Bina Makmur Livestock Farmers Group (KTT) in Sambirejo Village, Wonosalam District, Jombang Regency has potential in developing dairy processed products, but still faces challenges in business management, bookkeeping, branding, and digital marketing. This community service activity aims to enhance the partners' capacity through an integrated empowerment approach. The method used is participatory empowerment carried out through three stages, namely socialization and Focus Group Discussion (FGD), bookkeeping and business management training, and branding and digital marketing training. The evaluation of the activities was conducted using pre-tests, post-tests, observations, and discussions. The results of the activity show that the program is capable of enhancing participants' understanding of business management and digital marketing. In the branding and digital marketing training, the average score of participants increased from 82.86 in the pre-test to 98.57 in the post-test, or an increase of 15.71 points (18.97%). In addition, participants acquired skills in preparing simple bookkeeping, calculating production costs, determining selling prices, and creating product brand identities. This program demonstrates that an empowerment approach that integrates needs identification, strengthening business governance, as well as branding and digital marketing can sustainably enhance the partners' capacity. The sustainability of the program needs to be supported through continued assistance, strengthening the legality of businesses and products, as well as optimizing digital marketing to enhance the competitiveness of dairy products.
Ergonomi dan Pemasaran Daring pada Industri Produk Kerajinan Kulit melalui Intervensi Analytic Hierarchy Process Eko Nurmianto; Yudi Sutarso; Arif Z. Djuned; Yudha Delonix Renzina; Alfiah Indasah; Dimas Panji Satrio; Ida Bagus Made Khrisna Dharma Laksana; Priyatama Febrian Nurachman; Fikri Nurfauzan Nurmianto; Fahmia Nur Fauziah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/0mt1rx44

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat pada industri kerajinan kulit CV CMP dan UD DJA di Kabupaten Sidoarjo bertujuan meningkatkan kapasitas ergonomi, kesehatan keselamatan kerja, dan pemasaran daring guna mendukung ekspansi pasar ekspor. Kegiatan diawali dengan identifikasi permasalahan mitra yang meliputi pemasaran konvensional, rendahnya kesadaran keselamatan kerja, keterbatasan bahasa Inggris, dan minimnya pemanfaatan media daring. Empat pelatihan dilaksanakan, yaitu pemasaran daring, kesehatan keselamatan kerja, bahasa Inggris praktis, dan pendampingan pembuatan situs web. Untuk menentukan prioritas pelaksanaan program secara sistematis, diterapkan metode Analytic Hierarchy Process yang menyusun lima kriteria dan empat alternatif strategi berdasarkan penilaian pemangku kepentingan. Hasil pengabdian menunjukkan kriteria keberlanjutan program memperoleh bobot tertinggi (0,482), sedangkan alternatif perbaikan ergonomi dan keselamatan kerja menjadi prioritas utama (0,456) dengan rasio inkonsistensi 0,03. Setelah program berjalan, kedua mitra menunjukkan peningkatan kemampuan berbahasa Inggris, tersedianya situs web sebagai media promosi, serta tumbuhnya kesadaran keselamatan kerja dibandingkan kondisi sebelum program. Kegiatan ini memberikan model prioritas intervensi yang dapat direplikasi pada program pendampingan UKM kerajinan sejenis.
Penentuan Prioritas Pelatihan Berbasis Analytical Hierarchy Process (AHP) dalam Pengembangan Mesin Pengering Hary Sudjono; Eko Nurmianto; Judiono Judiono; Ida Bagus Made Khrisna Dharma Laksana; Priyatama Febrian Nurachman; Dimas Panji Satrio; Fikri Nurfauzan Nurmianto; Alfiah Indasah; Fahmia Nur Fauziah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/v38z4955

Abstract

Dalam meningkatkan pemanfaatan komoditas porang, diperlukan strategi pemberdayaan masyarakat yang tepat melalui pelatihan atau penyuluhan yang efektif. Desa Cupak, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang memiliki potensi besar dalam budidaya porang, namun masyarakat masih menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan kemampuan dalam pengolahan, pengemasan, manajemen keuangan, dan pemasaran produk porang. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas bentuk pelatihan yang paling efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat berbasis usaha porang. Metode yang digunakan adalah Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk menganalisis dan menentukan prioritas pelatihan berdasarkan empat kriteria utama: pelatihan pengolahan porang, pelatihan pengemasan, pelatihan keuangan, dan pelatihan pemasaran. Alternatif bentuk pelatihan yang dianalisis meliputi pelatihan langsung, pelatihan online, pendampingan usaha, dan pelatihan berbasis kelompok. Hasil akhir dari penelitian ini adalah penetapan bentuk pelatihan prioritas yang paling sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat Desa Cupak. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi acuan dalam perumusan strategi pemberdayaan yang berkelanjutan dan berdampak nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lokal.