p-Index From 2021 - 2026
1.084
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Teknik Silitek
Rahmawati
Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Parepare

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

KOMBINASI LIMBAH BETON DAN SUPERPLASTICIZER DALAM OPTIMALISASI SIFAT MEKANIS BETON MUTU TINGGI Ardita Febriana; Rahmawati; Hamsyah
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/ytcwfd69

Abstract

Superplasticizer Besmitell merupakan bahan yang dapat meningkatkan mutu beton dengan pengurangan pemakaian air sehingga faktor air semen menjadi lebih rendah. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh subtitusi limbah beton terhadap kuat tekan dan tarik belah beton akibat variasi dari penambahan superplasticizer besmittell. Metode penelitian ini menggunakan metode eksperimental. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa eksperimen kuat tekan dan kuat tarik belah beton terhadap beton normal variasi subtitusi limbah beton yaitu, 25%, 50%, dan 75%, maka didapatkan hasil eksperimen kuat tekan beton untuk umur 28 hari pada beton normal dengan rata-rata 22,640 Mpa mengalami kenaikan pada variasi 25% dengan rata-rata 18,110 Mpa, dan mengalami penurunan pada variasi 25%, dengan rata-rata 4,53Mpa,. Untuk variasi 50% limbah beton dengan rata rata 16,22 MPa. Serta untuk variasi 75 % limbah beton dengan rata rata 15,470 MPa .Sedangkan kuat tekan beton normal sebesar 25,38 MPa, BLB0 sebesar 21,89 MPa, BLB400 sebesar 25,10 MPa, dan BLB600 sebesar 20,76 MPa. Sedangkan kuat tarik belah beton normal sebesar 10,44 MPa, BLB0 sebesar 10 MPa, BLB400 sebesar 5,11 MPa dan BLB600 sebesar 4,22 MPa7,778 Mpa, 7,111 Mpa, 6,556 Mpa dan 5,889 Mpa. Menunjukkan bahwa subtitusi agregat kasar dengan menggunakan limbah beton pada penggunaan superplasticizer 400 ml lebih optimal digunakan dibandingkan penggunaan superplasticizer 600 ml dalam meningkatkan kualitas beton dengan tambahan 25% limbah beton.  
ANALISA CAMPURAN ASPAL PORUS MENGGUNAKAN MATERIAL DI DESA LIPUKASI KABUPATEN BARRU Imam Fadly; Rahmawati; Nurfahmil
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/d2sjfa14

Abstract

Aspal porus merupakan campuran bergradasi terbuka (open graded) Dengan presentase agregat kasar yang besar, presentase agregat halus yang kecil, sehingga menyediakan rongga udara yang besar. Aspal porus merupakan inovasi untuk mengurangi genangan air di atas permukaan jalan. Aspal porus memiliki nilai stabilitas yang rendah yang disebabkan oleh banyaknya rongga dalam campuran lapisan perkerasan. Aspal porus digunakan pada jalan lalu lintas yang rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai marshall dan kekuatan material berdasarkan kriteria marshall dengan agregat yang bersumber dari Desa Lipukasi Kabupaten Barru. Rancangan campuran berdasarkan komposisi agregat sesuai dengan persyaratan gradasi (Asphalt Concrete-Wearing Course) atau disingkat AC-WC. Kadar aspal ditetapkan menggunakan aspal penetrasi 60/70 sebagai bahan pengikat dan di buat benda uji marshall dengan 3 variasi tumbukan. Hasil penelitian menunjukkan pada campuran aspal porus didapat hasil yang baik pada variasi tumbukan 50 diperoleh nilai stabilitas 855 kg, flow 3,79 mm, VMA 24,12 %, VIM 23,8 %, MQ 360,12 %. Berdasarkan penelitian tersebut diperoleh bahwa campuran aspal porus dengan menggunakan material bersumber dari Lipukasi dengan menggunakan bahan pengikat aspal penetrasi 60/70 telah memenuhi spesifikasi dan layak digunakan dalam campuran aspal porus.
ANALISA RATING CURVE PASCA REHABILITASI JARINGAN IRIGASI D.I SADDANG SUB UNIT JAMPUE KABUPATEN PINRANG Andi Abdullah Mahmud; Rahmawati; Andi Bustan Didi; Hakzah; Kasmaida
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/0r7fb729

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan rating curve setelah rehabilitasi jaringan irigasi D.I. Saddang Sub Unit Jampue di Kabupaten Pinrang. Rehabilitasi bertujuan untuk meningkatkan efisiensi distribusi air, yang sangat penting untuk mendukung produktivitas pertanian. Metode yang digunakan meliputi pengukuran tinggi muka air dan debit aliran di beberapa titik strategis sebelum dan sesudah rehabilitasi. Data yang dikumpulkan dianalisis untuk menentukan hubungan antara tinggi muka air dan debit aliran. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam rating curve pasca rehabilitasi, yang mencerminkan peningkatan efisiensi sistem irigasi. Petani melaporkan peningkatan hasil panen berkat perbaikan distribusi air. Penelitian ini juga menegaskan bahwa penggunaan metode rating curve sangat efektif dalam mengevaluasi performa sistem irigasi dan dapat menjadi acuan bagi pengelolaan sumber daya air di masa depan. Berdasarkan hasil analisis, disarankan agar dilakukan pemantauan berkala terhadap kinerja sistem irigasi dan pengembangan infrastruktur lebih lanjut. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengelolaan irigasi di Kabupaten Pinrang, serta mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. 
ANALISIS KARAKTERISTIK BETON DENGAN VARIASI LIMBAH KACA SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS PADA BETON BERKELANJUTAN Masnur; Rahmawati; Hendro Widarto
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/mxckvc70

Abstract

Limbah kaca yang banyak dihasilkan di kota besar dapat mencemari lingkungan jika dibuang tanpa pengolahan. Sebagai solusinya, limbah kaca dapat didaur ulang dan digunakan sebagai pengganti sebagian agregat halus dalam beton, karena memiliki karakteristik yang mirip dengan pasir alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh limbah kaca pecah sebagai substitusi agregat halus terhadap kuat tekan dan kuat tarik beton, serta menentukan persentase optimal penggunaannya untuk hasil terbaik. Dengan menggunakan  perencanaan campuran metode SNI 7656:2012 pembuatan beton berjumlah 3 silinder ukuran 30 cm x 15 cm serta dengan rancangan penambahan limbah kaca 7,5%, 10%, dan 12,5% di Laboratorium Struktur dan Bahan Universitas Muhammadiyah Parepare. Hasil penelitian ini  menunjukkan bahwa penambahan limbah kaca dalam beton menurunkan kuat tekan secara signifikan, terutama pada variasi 12,5% yang mengalami penurunan hingga 51,50% pada umur 28 hari. Hal ini disebabkan oleh sifat kaca yang non-reaktif, permukaan licin, dan gradasi buruk yang melemahkan ikatan dengan pasta semen. Namun, pada variasi 7,5%, penurunan tidak terlalu signifikan. Semakin tinggi penggunaan limbah kaca, semakin besar penurunan kuat tekan beton.
PERBANDINGAN SIFAT MEKANIK PAVING BLOCK MENGGUNAKAN ZAT ADITIF BESTMITTEL DAN TANPA ZAT ADITIF BESTMITTEL Jumardin; Rahmawati; Abd Muis B
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/pevhpa32

Abstract

Paving block merupakan salah satu material konstruksi yang umum digunakan untuk perkerasan jalan dan area pejalan kaki. Kualitas paving block sangat dipengaruhi oleh komposisi material penyusunnya, termasuk penggunaan zat aditif. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan sifat mekanik paving block yang menggunakan zat aditif Bestmittel dengan paving block tanpa zat aditif. Uji yang dilakukan meliputi uji kuat tekan, keausan dan porositas sesuai dengan standar SNI. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental laboratorium dengan variasi campuran beton menggunakan Bestmittel dan tanpa Bestmittel, serta pengujian pada umur beton 7, 14, dan 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan zat aditif Bestmittel meningkatkan kuat tekan paving block secara signifikan dibandingkan dengan paving block tanpa zat aditif. Selain itu, paving block dengan Bestmittel menunjukkan tingkat penyerapan air yang lebih rendah, yang menandakan peningkatan kerapatan dan durabilitas material. Dengan demikian, penggunaan Bestmittel sebagai zat aditif dapat menjadi alternatif yang efektif untuk meningkatkan kualitas mekanik paving block.
ANALISIS NILAI EFISIENSI SALURAN DI DAERAH IRIGASI SADDANG UPT LANGNGA KABUPATEN PINRANG Andi Bustan Didi; Bustanul Arifin; Rahmawati
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 02 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/0jhc1y17

Abstract

Irigasi Saddang merupakan jaringan irigasi di Kelurahan Mattiro Sompe. Pengaliran air disaluran tidak efisien disebabkan adanya kerusakan yang terjadi pada kemiringan dasar saluran, sehingga kecepatan aliran tidak efesiensi akibat terjadi kekurangan air dihilir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efisiensi saluran primer, sekunder dan tersier. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif yaitu dapat dihitung atau diukur langsung yang dinyatakan dengan angka atau bilangan. Waktu penelitian pada bulan Februari 2025. Dari hasil analisis diperoleh nilai efisiensi rata-rata pada saluran primer Langnga 82,2%, dengan debit 22,45 m³/dtk, saluran sekunder Langnga 80,23%, dengan debit 1,26 m³/dtk, saluran tersier Langnga 73,81%, dengan debit 0,048 m³/dtk.
ANALISIS KUAT TEKAN DAN TARIK BELAH BETON MENGGUNAKAN AGREGAT KASAR DAN AGREGAT HALUS SUNGAI LANRAE KABUPATEN BARRU Adi Indra Nuradin; Rahmawati; Hamsyah
Jurnal Teknik SILITEK Vol. 5 No. 03 (2025)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pasifik Morotai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/50881p72

Abstract

Pasir sungai Lanrae yang berlokasi di kecamatan mallusetasi, Kabupaten Barru mempunyai deposit material cukup meliMPah, masyarakat seteMPat seringkali memilih menggunakan material agregat pasir sungai tersebut untuk perencanaan rumah tinggal karena dapat digunakan sebagai salah satu bahan campuran beton dan akses menuju lokasi mudah dijangkau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik agregat halus sungai Lanrae dan untuk mengetahui pengaruh pemakaian agregat halus sungai Lanrae terhadap kuat tekan dantarik belah beton. Metode peneltian ini  menggunakan  metode eksperimental yang dilakukan di laboratorium struktur dan bahan selama   Mei - Juli 2025. Hasil peneltian ini menunjukkan bahwa karakteristik pasir sungai Lanrae telah memenuhi spesifikasi untuk dijadikan bahan pengganti agregat pasir sungai pada campuran beton. Sedangkan hasil penelitian kuat tekan beton beton normal umur 7 hari dengan rata-rata 16,99 MPa, beton pengujian 14 hari 19,63 MPa dan pengujian 28 hari dengan rata-rata 25,10 MPa. Pada variasi 50% pasir sungai Lanrae umur 7 hari dengan rata-rata 15,57 MPa, beton pengujian umur 14 hari 18,12 MPa dan pengujian 28 hari dengan rata-rata 23,59 MPa. Pada variasi 100% pasir sungai Lanrae umur 7 hari dengan rata-rata 14,53 MPa. Beton pengujian umur 14 hari 17,55 MPa dan pada pengujian 28 hari dengan rata- rata 22,12 MPa. Berdasarkan hasil penelitian kuat tarik belah mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya presentasi variasi agregat pasir sungai Lanrae pada pengujian benton normal umur 28 hari 6,444 MPa, pada pengujian 50% pasir sungai Lanrae dengan rata-rata 6,222 MPa dan adapun pengujian pada 100% pasir sungai Lanrae dengan rata-rata 5,778 MPa.