Idola Dian Yoku Nebore
Universitas Papua

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN PRODUK BIOTEKNOLOGI UNTUK PENGUATAN LITERASI BIOTEKNOLOGI PESERTA DIDIK DI SMAN TARUNA KASUARI NUSANTARA Idola Dian Yoku Nebore; Nuryanti Rumalolas; Johanis Paulus Kilmaskossu; Silvia Hanna Kusuma Sirait; Saidah Rumatan; Pinike Injani Wambrauw; Barselina Novela Raunseror; Enggelin Anderi
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v5i2.14309

Abstract

Biotechnology literacy is one of the essential competencies that students need to develop in response to rapid advances in science and technology in the twenty-first century. However, biotechnology learning in schools is still predominantly theoretical, providing limited opportunities for students to experience its real-life applications. This community service program aimed to enhance students' biotechnology literacy through hands-on training in producing simple biotechnology-based products at SMAN Taruna Kasuari Nusantara, Manokwari. The activity was conducted on September 29, 2025, involving forty senior high school students. The implementation consisted of lectures, demonstrations, practical sessions, discussions, and reflection activities. The biotechnology products introduced were Virgin Coconut Oil (VCO) and kombucha tea as examples of conventional biotechnology utilizing locally available materials. The results indicated that students actively participated throughout the training, demonstrated a better understanding of basic biotechnology concepts, and successfully practiced the production procedures independently. Interactive discussions also revealed increased curiosity regarding fermentation processes, the role of microorganisms, and the entrepreneurial potential of biotechnology products. Practical-based learning provided meaningful learning experiences that strengthened students' understanding of biotechnology applications in everyday life. Therefore, this program can serve as an alternative learning strategy to improve scientific literacy and twenty-first-century skills among senior high school students. ABSTRAK Literasi bioteknologi merupakan kompetensi penting bagi peserta didik untuk memahami penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Namun, pembelajaran bioteknologi di sekolah masih cenderung berorientasi pada penguasaan konsep sehingga kesempatan peserta didik untuk memperoleh pengalaman praktis masih terbatas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar kontekstual melalui pelatihan pembuatan produk bioteknologi sekaligus memperkuat literasi bioteknologi peserta didik di SMAN Taruna Kasuari Nusantara, Manokwari. Kegiatan dilaksanakan pada 29 September 2025 dengan melibatkan 40 peserta didik. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, diskusi, dan refleksi. Produk yang diperkenalkan berupa Virgin Coconut Oil (VCO) dan teh fermentasi kombucha sebagai contoh penerapan bioteknologi konvensional dengan memanfaatkan bahan yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi keterlibatan peserta, tanya jawab, diskusi, praktik pembuatan produk, dan refleksi untuk mengidentifikasi pemahaman peserta terhadap konsep dasar bioteknologi, proses produksi, serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik terlibat aktif dalam seluruh tahapan pelatihan, mampu mengikuti prosedur pembuatan VCO dan kombucha, serta dapat menjelaskan konsep dasar fermentasi dan pemanfaatan mikroorganisme dalam proses bioteknologi. Kegiatan juga memberikan pengalaman kepada peserta didik untuk menghubungkan konsep bioteknologi dengan pemanfaatan sumber daya lokal dan potensi pengembangan produk bernilai ekonomi. Pelatihan berbasis praktik dapat menjadi alternatif kegiatan pembelajaran kontekstual untuk mendukung penguatan literasi bioteknologi, keterampilan praktis, kolaborasi, dan wawasan kewirausahaan peserta didik.
IMPLEMENTASI PELATIHAN ECOPRINT BERBASIS SUMBER DAYA ALAM LOKAL UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK Idola Dian Yoku Nebore; Jeni Jeni; Jan Hendriek Nunaki; Iwan Iwan; Nuryanti Rumalolas; Samuel Sander Erari; Suzlinawati Suzlinawati; Elisabeth S Saroi; Hosin Wabia; Naomi Oskalin Rumbiak
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v5i2.14339

Abstract

Creativity is an important competency that needs to be developed through active, contextual, and experiential learning activities. Utilizing local natural resources through the eco-print technique can provide students with opportunities to explore natural materials and produce creative artworks. This community service program aimed to implement eco-print training based on the utilization of local natural resources to support the development of students’ creativity at SMP Negeri 10 Anggori, Manokwari. The program was conducted on August 20, 2025, involving 20 students through preparation, material delivery, demonstration, hands-on practice, mentoring, and evaluation stages. Evaluation was conducted through process observation, product assessment, and discussion, focusing on student participation, understanding of work procedures, skills in utilizing natural materials, and creativity indicators consisting of originality, flexibility, and elaboration. The results showed that students actively participated throughout the training, were able to utilize leaves and flowers available in the school environment, and produced eco-print artworks with varied patterns and compositions. These findings indicate that the training provided opportunities for students to explore natural materials, express their ideas, and develop creativity through direct practical experience. The activity also increased students’ understanding of the responsible use of local natural resources and introduced eco-print products as artworks with aesthetic and economic potential. Local natural resource-based eco-print training can serve as an alternative community service activity to support students’ creativity, environmental literacy, and practical skills. ABSTRAK Kreativitas merupakan kompetensi penting yang perlu dikembangkan melalui kegiatan pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan berbasis pengalaman. Pemanfaatan sumber daya alam lokal melalui teknik eco-print dapat menjadi alternatif kegiatan yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk mengeksplorasi bahan alam dan menghasilkan karya kreatif. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan pelatihan eco-print berbasis pemanfaatan sumber daya alam lokal dalam mendukung pengembangan kreativitas peserta didik di SMP Negeri 10 Anggori, Manokwari. Kegiatan dilaksanakan pada 20 Agustus 2025 dengan melibatkan 20 peserta didik melalui tahapan persiapan, penyampaian materi, demonstrasi, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui observasi proses, penilaian hasil karya, dan diskusi dengan memperhatikan partisipasi, pemahaman tahapan kerja, keterampilan pemanfaatan bahan alami, serta indikator kreativitas berupa orisinalitas, keluwesan, dan elaborasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta didik terlibat aktif dalam seluruh tahapan pelatihan, mampu memanfaatkan daun dan bunga yang tersedia di lingkungan sekolah, serta menghasilkan karya eco-print dengan variasi motif dan komposisi. Temuan tersebut menunjukkan bahwa pelatihan memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengeksplorasi bahan, menuangkan gagasan, dan mengembangkan kreativitas melalui pengalaman praktik langsung. Kegiatan ini juga memberikan pemahaman mengenai pemanfaatan sumber daya alam lokal secara bijaksana serta memperkenalkan potensi produk eco-print sebagai karya bernilai estetika dan ekonomi. Pelatihan eco-print berbasis sumber daya alam lokal dapat menjadi alternatif kegiatan pengabdian yang mendukung pengembangan kreativitas, literasi lingkungan, dan keterampilan peserta didik.