Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Educational Applications for Enhancing Learning Effectiveness in Early Childhood Kursih Sulastriningsih; Zakia Hary Nisa; Eka Dawn Avery; Ayu Rimanda
Jurnal MENTARI: Manajemen, Pendidikan dan Teknologi Informasi Vol 5 No 1 (2026): September
Publisher : Pandawan Sejahtera Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33050/mentari.v5i1.1197

Abstract

The rapid advancement of digital technology has transformed educational practices, including early childhood education, through the integration of educational applications that support interactive and engaging learning experiences. However, empirical evidence regarding the contribution of these applications to learning effectiveness among young learners remains limited. Therefore, this study aims to examine the role of educational applications in enhancing learning effectiveness by investigating their relationship with learning engagement and outcomes. This study employed a quantitative approach using a survey method involving 188 early childhood education teachers who actively utilize educational applications in classroom learning. Data were collected through structured questionnaires and analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) to evaluate the measurement and structural models. The findings indicate that the use of educational applications significantly enhances learning effectiveness by increasing student engagement, supporting interactive learning activities, and facilitating more efficient instructional delivery. Educational applications also positively influence children’s motivation and participation, which contribute to improved learning outcomes and classroom experiences. These findings suggest that technology-supported learning environments can effectively complement conventional teaching approaches in early childhood education. In conclusion, educational applications represent valuable instructional tools for improving learning effectiveness and supporting the quality of early childhood education. The findings provide practical implications for educators, school administrators, and policymakers in promoting effective educational technology integration to create engaging and sustainable learning environments for young children
Hubungan Pemberian Asi Eksklusif Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Di Wilayah Pmb Bidan R Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 Erma Herdyana; Betristasia Puspitasari; Zakia Hary Nisa; Widi Sagita; Fitri Handayani; Alda Agriyanti
Indonesian Journal of Innovation Science and Knowledge Vol. 3 No. 4 (2026): IJISK 2026
Publisher : Fakultas Pendidikan Ilmu Keguruan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/ijisk.v3i4.559

Abstract

Stunting merupakan masalah gizi kronis pada balita akibat kekurangan gizi dalam jangka waktu lama, terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Salah satu faktor penting pencegahan stunting adalah pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan. Prevalensi stunting yang masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat memerlukan penanganan serius melalui intervensi gizi spesifik. Penelitan ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita usia 6-12 bulan di wilayah Praktik Mandiri Bidan (PMB) Bidan R Kabupaten Sukabumi Tahun 2026. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional study. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 6-12 bulan di wilayah PMB Bidan R sebanyak 75 orang. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik simple random sampling dengan rumus Slovin sehingga diperoleh 63 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran tinggi/panjang badan balita. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi-Square (lpha = 0,05). Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas ibu memberikan ASI eksklusif yaitu sebanyak 46 responden (73,0%), dan sebagian besar balita memiliki pertumbuhan yang baik/tidak stunting yaitu sebanyak 47 balita (74,6%). Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa pada kelompok ASI eksklusif, sebagian besar balita tumbuh baik (87,0%) dan hanya 13,0% yang stunting. Sebaliknya, pada kelompok tidak ASI eksklusif, mayoritas balita mengalami stunting (59,0%). Uji statistik Chi-Square menghasilkan nilai pvalue < 0,001 (p < 0,05). Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian stunting pada balita di wilayah PMB Bidan R Kabupaten Sukabumi. Diharapkan fasilitas kesehatan dan tenaga bidan terus meningkatkan edukasi serta pendampingan pemberian ASI eksklusif guna menekan angka kejadian stunting.