p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JIKA
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Formulasi dan Evaluasi Fisik Patch Transdermal Ekstrak Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.) Muhammad Faruqi Perdana; Vonny Kurnia Utama; Lovera Anggraini; Vilda Tri Anisa
Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab Vol. 4 No. 1 (2026): Volume 4 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun jambu biji (Psidium guajava L.) mengandung banyak senyawa bioaktif, termasuk flavonoid, tanin, saponin, dan lain-lain, yang dapat digunakan untuk membuat patch transdermal berbasis polimer. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dan bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi karakteristik fisik patch transdermal ekstrak daun jambu biji dengan variasi polimer HPMC dan PVP. Metode maserasi digunakan untuk mengekstraksi daun jambu biji dengan etanol 96%. Kemudian, tiga formula dibuat: F1 dengan HPMC 0,6%, F2 dengan HPMC:PVP 3:1, dan F3 dengan HPMC:PVP 1:3. Organoleptis, ketebalan, pH, ketahanan lipatan, keseragaman bobot, susut pengeringan, dan daya serap kelembapan adalah faktor-faktor yang dievaluasi. Data dievaluasi dengan One Way ANOVA. Nilai pH F1 adalah 5,55 +/- 0,30; 5,54 +/- 0,02; dan 5,66 +/- 0,14, masing-masing. Ketahanan lipatan F1 tertinggi adalah 480,66 +/- 6,02, dan susut pengeringan terendah adalah 8,67%. Patch berbentuk persegi dan berwarna coklat dengan bau khas. Meskipun variasi polimer tidak memengaruhi pH atau daya serap kelembapan, variasi polimer sangat memengaruhi ketahanan lipatan, keseragaman bobot, dan susut pengeringan. Berdasarkan fleksibilitas dan stabilitas fisik, F1 adalah formula yang paling cocok.
Formulasi Gel Ekstrak Bonggol Nanas dan Aktivitas Antibakteri terhadap Staphylococcus aureus Muhammad Faruqi Perdana; Vonny Kurnia Utama; Kony Putriani; Ahridansyah
Jurnal Ilmu Kesehatan Abdurrab Vol. 4 No. 2 (2026): Volume 4 Nomor 2 Juni 2026
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bonggol nanas (Ananas comosus (L.) Merr.) mengandung bromelain dan metabolit lain yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan memformulasikan ekstrak bonggol nanas ke dalam sediaan topikal berbasis nanogel serta mengevaluasi karakteristik fisik dan aktivitas antibakterinya terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian menggunakan desain eksperimental laboratorium. Bonggol nanas diekstraksi dengan metode maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian diformulasikan menjadi empat sediaan, yaitu F0 tanpa ekstrak, FI ekstrak 1,5%, FII ekstrak 3%, dan FIII ekstrak 5%. Evaluasi meliputi organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, pengukuran ukuran partikel, stabilitas selama 28 hari, dan aktivitas antibakteri menggunakan metode difusi sumuran. Seluruh formula berbentuk semi padat, homogen, dengan pH awal F0, FI, FII, dan FIII berturut-turut 5,50; 5,42; 5,33; dan 5,38. Viskositas awal berada pada rentang 16.356-31.917 cPs dan masih sesuai rentang viskositas gel. Pengukuran ukuran partikel belum dapat mengonfirmasi pembentukan nanogel karena sistem terlalu viskos, sehingga sediaan dikategorikan sebagai gel. Formula FII menghasilkan zona hambat tertinggi sebesar 9,00 mm dengan kategori sedang. Ekstrak bonggol nanas berpotensi sebagai bahan antibakteri alami dalam sediaan gel topikal, tetapi optimasi formula diperlukan untuk menghasilkan sistem nanogel yang ideal.