Daun jambu biji (Psidium guajava L.) mengandung banyak senyawa bioaktif, termasuk flavonoid, tanin, saponin, dan lain-lain, yang dapat digunakan untuk membuat patch transdermal berbasis polimer. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental dan bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi karakteristik fisik patch transdermal ekstrak daun jambu biji dengan variasi polimer HPMC dan PVP. Metode maserasi digunakan untuk mengekstraksi daun jambu biji dengan etanol 96%. Kemudian, tiga formula dibuat: F1 dengan HPMC 0,6%, F2 dengan HPMC:PVP 3:1, dan F3 dengan HPMC:PVP 1:3. Organoleptis, ketebalan, pH, ketahanan lipatan, keseragaman bobot, susut pengeringan, dan daya serap kelembapan adalah faktor-faktor yang dievaluasi. Data dievaluasi dengan One Way ANOVA. Nilai pH F1 adalah 5,55 +/- 0,30; 5,54 +/- 0,02; dan 5,66 +/- 0,14, masing-masing. Ketahanan lipatan F1 tertinggi adalah 480,66 +/- 6,02, dan susut pengeringan terendah adalah 8,67%. Patch berbentuk persegi dan berwarna coklat dengan bau khas. Meskipun variasi polimer tidak memengaruhi pH atau daya serap kelembapan, variasi polimer sangat memengaruhi ketahanan lipatan, keseragaman bobot, dan susut pengeringan. Berdasarkan fleksibilitas dan stabilitas fisik, F1 adalah formula yang paling cocok.