Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Corpus Linguistics dalam Penulisan Akademik Bertema Lingkungan: Kolaborasi Pengabdian kepada Masyarakat Internasional Universitas Negeri Jakarta dan Kanda University Siti Drivoka Sulistyaningrum; Ifan Iskandar; Ratna Dewanti; David Moeljadi; Asti Ramadhani Endah Lestari; Muhammad Ali Hamdi; Rohana Jelita; Kholisha Amalia; Zahra Syifaun Nisa
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1187

Abstract

Pembelajaran Bahasa Inggris di perguruan tinggi yang mengangkat isu lingkungan global masih cenderung bersifat antroposentris, sementara mahasiswa pascasarjana yang terlibat dalam pertukaran akademik internasional kerap belum memiliki literasi corpus linguistics yang memadai untuk menyusun tulisan akademik berbasis data, khususnya pada bagian introduction. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menjawab kesenjangan tersebut bagi mahasiswa Kanda University of International Studies (KUIS), Jepang, melalui lokakarya daring kolaboratif bersama Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Indonesia. Lokakarya yang diselenggarakan melalui aplikasi Zoom pada 23 Juni 2026 memperkenalkan konsep corpus linguistics (frequency, concordance, collocation) beserta perangkat SkELL (Sketch Engine for Language Learning) kepada peserta, yang selanjutnya diterapkan dalam penyusunan bagian introduction melalui sembilan latihan menulis bertema lingkungan, antara lain pemantauan emisi karbon, energi terbarukan, konservasi mangrove, dan deforestasi. Kuesioner pascakegiatan (n = 7; skala Likert 1–5 dan skala kepuasan 1–10) digunakan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan. Peserta menilai peningkatan pemahaman dalam menggunakan alat korpus untuk menulis akademik dengan skor rata-rata 4,29 dari 5; konten dan tujuan lokakarya 4,40 dari 5; serta kualitas fasilitasi 4,43 dari 5, dengan tingkat kepuasan keseluruhan mencapai 8,71 dari 10. Temuan ini mengindikasikan bahwa lokakarya singkat berbasis korpus dan bertema lingkungan mampu menghasilkan peningkatan awal yang terukur pada literasi menulis akademik peserta, sekaligus memperkuat kesadaran lingkungan mereka. Kegiatan ini direncanakan berlanjut melalui lokakarya tambahan, pendampingan berkala, dan penyusunan modul ajar digital yang tervalidasi.