Perkembangan perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas akademik, tetapi juga membutuhkan landasan nilai yang mampu mengarahkan tujuan pendidikan agar tetap memberikan manfaat bagi masyarakat. Kajian ini secara khusus berfokus pada pemikiran Azyumardi Azra sebagai objek material, dengan aksiologi sebagai pisau analisis untuk mengkaji nilai, tujuan, dan kemanfaatan ilmu dalam pengembangan perguruan tinggi serta relevansinya terhadap manajemen pendidikan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan filsafat ilmu melalui penelaahan berbagai literatur yang berkaitan dengan pemikiran Azyumardi Azra, aksiologi pendidikan, dan manajemen perguruan tinggi. Hasil kajian menunjukkan bahwa Azyumardi Azra memandang perguruan tinggi sebagai institusi keilmuan yang tidak hanya berfungsi menghasilkan dan mengembangkan pengetahuan, tetapi juga membentuk manusia yang berintegritas, berkarakter, dan memiliki tanggung jawab sosial. Ditinjau dari perspektif aksiologi, pengembangan perguruan tinggi perlu diarahkan pada pemanfaatan ilmu yang berlandaskan nilai etika, moral, dan kemanusiaan serta berorientasi pada kemaslahatan masyarakat. Pemikiran tersebut memiliki relevansi terhadap manajemen pendidikan melalui penguatan tata kelola perguruan tinggi yang profesional dan berorientasi nilai, peningkatan mutu akademik, integrasi ilmu dan nilai keislaman, serta pengembangan budaya akademik yang bertanggung jawab secara sosial. Kontribusi orisinal kajian ini terletak pada perumusan keterkaitan antara pemikiran Azyumardi Azra dan perspektif aksiologi sebagai landasan konseptual bagi pengembangan manajemen pendidikan tinggi yang menempatkan keunggulan akademik, integritas moral, dan kemaslahatan sosial sebagai satu kesatuan. Dengan demikian, pemikiran Azyumardi Azra dapat menjadi pijakan dalam membangun paradigma manajemen pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara intelektual dan profesional, tetapi juga memiliki orientasi nilai, etika, dan tanggung jawab sosial.