p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Borneo Nursing Journal
Silvi Lailatul Mahfida
Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Pola Asuh Ibu Dalam Pemberian Makan Terhadap Kejadian Picky Eating Anak Usia Pra Sekolah Aninta Surgiyan Dini; Khoirun Nisa Alfitri; Silvi Lailatul Mahfida
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1228

Abstract

Pola asuh ibu dalam menyajikan makan merupakan salah satu faktor penting yang berperan dalam membentuk perilaku makan anak sejak dini. Penerapan pola asuh yang tidak tepat diduga berkontribusi terhadap munculnya perilaku pilih-pilih makan pada anak usia dini, yang selanjutnya dapat menyebabkan gangguan tumbuh kembang anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pola asuh ibu dalam memberikan makan dengan kejadian picky feeding anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional . Populasi penelitian mencakup seluruh ibu yang memiliki anak usia 2-6 tahun di wilayah kerja Puskesmas Gamping I. Sebanyak 99 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Kriteria inklusi meliputi ibu yang memiliki anak usia 2-6 tahun, berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Gamping I, mampu membaca dan menulis, serta bersedia berpartisipasi dalam penelitian dengan menandatangani informed consent . Kriteria eksklusi meliputi ibu dengan keterbatasan kesehatan fisik atau mental, anak dengan alergi makanan berat, anak dengan gangguan perkembangan, serta anak yang datang ke posyandu tidak bersama ibu. Pola asuh ibu dalam memberikan makan diukur dengan Caregiver's Feeding Styles Questionnaire (CFSQ), dan perilaku picky feeding diukur menggunakan Children's Eating Behavior Questionnaire (CEBQ). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu menerapkan pola pengasuhan demokratis (30,30%), pengabaian (25,25%), otoriter (23,23%), dan permisif (21,21%). Kejadian picky eater ditemukan pada 70,71% anak. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p-value sebesar 0,004 (p < 0,05) yang berarti terdapat hubungan yang bermakna antara pola asuh ibu dalam memberikan makan terhadap kejadian picky feeding anak usia dini. Tingginya prevalensi picky eater pada anak membuktikan bahwa perlunya edukasi kepada ibu tentang penerapan pola asuh yang seimbang antara kontrol dan tanggung jawab.
Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Siswa Tentang Gizi Seimbang Dengan Status Gizi Di SD Muhammadiyah Mertosanan Bantul Elin Mey Supadmiatin; Silvi Lailatul Mahfida; Ibtidau Niamilah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1470

Abstract

Nutritional problems among elementary school children remain a significant public health concern because they can adversely affectchildren's growth, development, health, and learning capacity. Knowledge and attitudes toward balanced nutrition are important factors that may influence children's dietary behaviors and nutritional status. The studu aims to determine the relationship between students' knowledge and attitudes toward balanced nutrition and their nutritional status at SD Muhammadiyah Mertosanan, Bantul.This quantitative study employed a cross-sectional design. The study sample consisted of all fourth- and fifth-grade students at Muhammadiyah Mertosanan Elementary School, Bantul, totaling 43 participants. Total sampling was used to recruit respondents. Data on knowledge and attitudes were collected using a structured questionnaire, while nutritional status was assessed using the BMI-for-age indicator based on WHO standards. Data were analyzed using Fisher's exact test with a 95% confidence level. The result showed that of the 43 fourth- and fifth-grade students, 62.5% of those with good knowledge had normal nutritional status, 88.9% of those with moderate knowledge had normal nutritional status, and 41.2% of those with poor knowledge were classified as overweight. Regarding attitudes, 92.3% of students with positive attitudes had normal nutritional status, 76.5% of those withmoderate attitudes had normal nutritional status, and 69.2% of those with poor attitudes were overweight. Statistical analysis revealed significant associations between knowledge of balanced nutrition and nutritional status (p < 0.05), as well as between attitudes toward balanced nutrition and nutritional status (p < 0.05). In conclusion, knowledge and positive attitudes toward balanced nutrition are significantly associated with better nutritional status among elementary school students.
Hubungan Pola Asuh Pemberian Makan dengan Konsumsi Junk Food pada Anak Usia Prasekolah di Wilayah Kecamatan Banguntapan Annisa Febrian Hadiyanti; Nor Eka Noviani; Silvi Lailatul Mahfida
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1518

Abstract

Meningkatnya konsumsi junk food pada anak usia prasekolah berisiko memicu masalah gizi dan gangguan tumbuh kembang, yang salah satunya dipengaruhi oleh pola asuh pemberian makan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pola asuh pemberian makan dengan konsumsi junk food pada anak usia prasekolah di wilayah Kecamatan Banguntapan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif observasional dengan desain korelasi menggunakan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 103 orang tua yang memiliki anak usia 4-6 tahun di tiga Taman Kanak-Kanak wilayah Kecamatan Banguntapan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Caregiver Feeding Style Questionnaire (CFSQ) modifikasi untuk mengukur pola asuh pemberian makan dan kuesioner Junk food Intake Measure (JFIM) modifikasi untuk mengukur konsumsi junk food. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Fisher’s Exact Test. Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa mayoritas responden menerapkan pola asuh demokratis yaitu sebanyak 39 orang tua (37,86%), diikuti pengabaian 35 orang tua (33,98%), otoriter 17 orang tua (16,50%), dan permisif 12 orang tua (11,65%). Kebiasaan konsumsi junk food anak sebagian besar berada pada kategori rendah sebanyak 53 anak (51,46%), kategori sedang 43 anak (41,75%), dan kategori tinggi 7 anak (6,80%). Hasil uji bivariat menunjukkan nilai p < 0,001, yang menyimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara pola asuh pemberian makan dengan konsumsi junk food pada anak usia prasekolah. Pola asuh demokratis cenderung menghasilkan tingkat konsumsi junk food yang lebih rendah dibandingkan pola asuh pengabaian maupun permisif.